
06.10 wib kota amerika.
cahaya sinar matahari yang menembus kaca jendela membangunkan pooja dari tidur lelapnya,pooja membuka matanya dan melihat raj yang ada disampingnya masih tertidur,perlahan-lahan pooja menyingkirkan tangan raj dari tubuhnya lalu pooja pergi untuk kekamar mandi.
20 menit kemudian pooja sudah selesai dengan rutinitas mandinya,dia keluar dengan masih menggunakan handuk serta handuk yang ditangannya untuk mengeringkan rambutnya,pooja masih melihat raj tertidur fia mendekat kearah raj berniat untuk membangunkannya.
"raj bangun ini udah pagi"ucap pooja sambil menggoyangkan tubuh raj tapi raj belum juga terbangun
"by bangunlah kau hampir telat kekantor" ucap pooja masih berusaha
"hhmm,5 menit lagi"ucap raj yang masih engan untuk membuka matanya.
pooja kesal tidak ada pilihan lain,pooja mencium bibir raj siapa sangkah bahwa cara ini berhasil membangunkan raj,rajpun tidak tinggal diam,raj ******* bibir pooja lembut tapi saat raj ingin memperdalam ciumannya pooja melepas ciumannya membuat raj kesal.
"kenapa kau melepaskannya"keluh raj
"aku mencium untuk membangunkan saja,lihat ini sudah hampir jam 7,kau harus bekerja bukan,cepatlah mandi aku juga sudah menyiapkan air untukmu"ucap pooja sambil menyingkirkan selimut dari tubuh raj
"cih,padahal masih ingin berciuman tapi malah disuruh mandi"gerutu raj,pooja yang mendengarkan hanya tersenyum.
pooja memakai pakaiannya lalu mengeringkan rambutnya dengan hair dryer setelah itu dia turun menuju dapur untuk menyiapkan sarapan untuk mereka,pooja hanya membuat dua sandwish dan susu untuk sarapan pagi mereka,tak lama raj sudah turun menuju kedapur dengan pakaian formalnya.
"kau sudah selesai,ini makanlah aku sudah membuatkan sandwish untukmu"ucap pooja sambil menyodorkan piring bagian raj
"terima kasih by"ucap raj lalu dia langsung melahap sandwishnya
"sama-sama,oh ya raj hari ini aku mau keluar boleh ya"ucap pooja meminta izin
"mau keluar,dengan siapa?"tanya raj
"itu aku sudah janjian dengan raina dan tina mau ketemuan,boleh?"ucap pooja
"boleh,memangnya janjian mau ngapain?"tanya raj penasaran
"ini urusan wanita,kau tidak akan mengerti"ucap pooja lalu melanjutkan sarapannya.
selesai sarapan raj bergegas pergi kekantor,raj mencium kening pooja lalu dirinya pergi keparkiran karna dirinya sudah ditunggu oleh rohit,sedangkan pooja dia tengah siap-siap pergi untuk bertemu dengan teman-temannya, terdengar ponsel pooja berbunyi menandakan ada pesan yang masuk.
"kak aku sudah ada dibawah cepatlah turun"isi pesan tersebut itu dari raina.
pooja mengambil tasnya dan pergi kebawah,disana raina membunyikan klakson mobilnya agar pooja mudah menemukannya,pooja segera naik kedalam dan mereka pergi menuju kerumah tina untuk menjemput tina.
setelah menempuh perjalanan akhirnya mereka sudah sampai didepan rumahnya tina,pooja menghubungi tina untuk memberitahunya bahwa dirinya dan raina sudah didepan,tak lama kemudian tampak tinak keluar dari rumahnya dan langsung menuju kemobil.
"maaf,kalian sudah nunggu lama ya"ucap tina setelah memasuki mobil raina
"enggak juga kok,kita juga baru sesaat sampai disini"ucap pooja
"memang kita mau kemana?"tanya tina
"gini loh kak,kak poojakan bentar lagi mau nikah jadi harus menjalani perawatan,nah kita sebagai teman yang baik harus menemaninya perawat bukan begitu"ucap raina berlagak
"bukannya kamu yang mau perawatan kenapa malah bawa-bawa aku"keluh pooja
"sama sajakan,yaudah waktunya kita have fun let's goo"ucap raina antusias,mobilpun pergi melaju.
mereka memilih menjalanan perawatan disalon ternama,perawatan yang full dengan ruang vvip karna mereka tidak mau diganggu,wanita mana yang tidak mau merawat diri mereka sendiri tentu saja wanita harus merawat diri,terutama pooja dan tina yang hanya merasakan sekali menjalani perawatan,justru mereka malah ketagihan,saat ada rejeki tidak baik menolak bukan pikir mereka.
saat ini mereka sedang melakukan luluran untuk kulit mereka agar kulit-kulit ditubuh mereka licin dan bersih,apalagi wangi terapinya sangat wangi dan pelayan mereka sangat baik membuat mereka betah tinggal didalam salon.
"pooja apa kau sudah tau tentang berita yang viral disosmed?"tanya tina
"maksudmu tentang aku,iya aku tau tadi malam sungguh aku tidak menduga kalau itu sangat viral"ucap pooja
"iya pasti kau sangat kesulitan untuk keluar"ucap tina kasihan
"tidak,raj sudah mengurusnya"ucap pooja
"tapi aku heran,rainakan bebas keluar kemana-kemana,sedangkan kakaknya sangat sulit"ucap tina keheranan
"soalnya kakak menyuruh untuk merahasiakan identitasku,jadi aku aman"ucap raina.
saking asyiknya mengobrol dan lupa waktu hingga tidak terasa hari sudah siang mereka sedikit melewatkan makan siang,selesai perawatan dan membayar mereka memutuskan untuk mampir kerestoran untuk mengisi perut mereka.
PERUSAHAAN SALVATRUCHA.
diperusahaan raj baru saja selesai meeting dengan kliennya membahas tentang kerja sama mereka,raj berjalan menuju keruangannya diikuti oleh rohit.
"rohit apa masih sisa jadwalku hari ini?"tanya raj sambil duduk dikursinya
"tidak ada tuan,cuman ada beberapa berkas yang harus tuan kerjakan"jelas rohit,raj hanya membalas deheman.
rajpun berlanjut kerja karna dia tipe orang yang tidak suka menunda apapun apalagi soal pekerjaan,rohit meninggalkan ruangan raj karna dirinya juga mempunyai banyak pekerjaan.
waktu semakin berlalu,jam terus berputar hingga menunjukkan pukul 05 sore,raj membereskan berkas-berkas yang sudah dia kerjakan,lalu dia bangun dari duduk dan ingin segera pulang untuk bertemu dengan kekasihnya pooja.
APARTEMEN.
diapartemen pooja baru saja pulang dari perjalanannya,pooja masuk kedalam kamar dan langsung melemparkan tubuhnya kekasur karna dirinya sangat lelah,tapi tiba-tiba pooja mendengar suara pintu terbuka,pooja mengarahkan pandangan dan mendapati raj yang baru saja pulang.
"raj kau sudah pulang tumben cepet" ucap pooja membenarkan posisinya
"aku cepat menyelesaikan pekerjaanku jadi aku pulang tepat waktu"ucap raj sambil mendekat kearah pooja
"oh ya,aku juga baru saja sampai"ucap pooja membalas pelukan raj
"hhm,by kau wangi sekali hari ini"ucap raj terus menghirup wangi tubuh pooja
"tentu saja,akukan habis perawatan sama raina dan tina wangilah"ucap pooja
raj tidak mengubris pooja,dia hanya terus menghirup ceruk leher pooja,pooja merasa ada yang aneh dengan tingkah raj,raj semakin mempererat pelukannya dan terus mencium aroma leher pooja hingga pooja terdorong terbaring dikasur.
oh tidak raj hilang kendali pikir pooja,pooja berusaha mendorong tubuh raj tapi sia-sia, sedangkan raj dia semakin hilang kendali dirinya sudah gila hanya karna menghirup aroma pooja.
"raj stop"pinta pooja terus berusaha mendorong tubuh kekar raj
"aaahh,kau membuat aku gila by,aaahh jangan hentikan aku"nafas raj sudah tidak beraturan karna hilang kendali.
pooja terus berusaha mendorong raj hingga akhirnya raj terhenti,pooja bisa melihat tatapan raj yang sangat aneh dimata,raj hanya menatap pooja dalam.
"raj kita tidak bisa melakukan itu sekarang,kau harus mengendalikan dirimu"ucap pooja
"sampai kapan,aku sudah tidak bisa menahannya lagi,ini sungguh sangat menyiksaku by"keluh raj
"bersabarlah,setelah kita menikah baru kau boleh melakukan apapun kepadaku"ucap pooja,raj mengalihkan pandangannya,dia sedang kesal
"jangan ngambek donk,sudah sekarang kau mandilah,aku akan menyiapkan sarapan untuk kita"bujuk pooja.
rajpun berdiri dari atas tubuh pooja dia berjalan kearah kamar mandi dengan kesal,mau tidak mau dia harus melakukan solo dikamar mandi pooja hanya tersenyum melihat raj wajah lucu raj,bukannya tidak mau tapi pooja ingin mereka melakukan itu setelah mereka sudah sah menjadi suami istri.
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE