Cold Ceo Fell In Love

Cold Ceo Fell In Love
EPISODE 78



19.55 WIB KOTA AMERIKA.


kini tina tengah berkutat dengan cucian piring kotor bekas mereka,usai beberapa menit cucian piring sudah selesai,tina melangkah menuju kekamarnya untuk berbicara hal-hal penting dengan alex.


sedari sore tadi saat alex pulang kantor mereka sama sekali tidak bicara,tina sebenarnya ingin langsung bicara tapi melihat raut wajah alex yang masih marah membuat keberaniannya menciut.


sesampainya dikamar tina melihat alex tengah bersandar dikasur dengan buku ditangannya,dengan keberanian penuh tina melangkah mendekat dan duduk didekatnya,alex menyadari keberadaan tina tapi dia tetap mengabaikan tina.


"alex bisa kita bicara sebentar"ucap tina merasa gugup,alex melirik tina sejenak


"ada apa?"tanya alex terkesan dingin


"aku ingin mendiskusikan soal masalah kita kemari"ucap tina memberitahu


alex terlihat mulai tertarik dengan apa yang tina katakan,dia menaruh bukunya lalu menghadap kearah tina fokus untuk mendengar tina,alex berharap kalau tina telah mengambil keputusan yang tepat.


"katakan apa keputusanmu,apa kau masih kekeh tetap bekerja?"tanya alex tidak sabar,tina terdiam tidak menjawab


"apa kau tergila bekerja hingga tidak rela jika berhenti"omel alex,tina tetap diam


"tina coba pikirkanlah sekali lagi,saat ini kau sedang hamil tina,terlalu banyak bergerak itu tidak baik untukmu,jika kau memikirkan soal uang aku sangat mampu untuk menafkahimu percuma aku menjadi suami dan bekerja keras jika istriku saja masih mencari uang sendiri apa yang akan orang-orang pikirkan diluar sana"omel alex panjang lebar.


tina menatap mata alex dalam,dapat tina lihat dimatanya terpancar rasa kecewa yang begitu dalam yang ia rasakan,tina menghembus nafas kasar,bagaimanalun alex adalah suaminya dan tina harus menghormati keinginan suaminya itu.


"alex kau adalah suamiku,menghormati keinginanmu adalah kewajibanku,jadi jika kau ingin aku berhenti bekerja aku akan melakukannya"ucap tina,alex tertegun


"sungguh,kau sudah yakin?"tanya alex memastikan,tina mengangguk kepala.


alex tersenyum senang,dia memeluk tina dengan sangat erat,tinapun dengan senang hati membalasnya,alex bukan mau menentang keinginan tina hanya saja dia ingin lebih waspada saat tina hamil,apalagi hamilnya makin membesar


"akhirnya kau mengerti juga,kenapa tidak dari kemarin saja jadikan kita tidak perlu berantem honey"ucap alex kegirangan


"maaf honey"ucap tina merasa bersalah.


alex tersenyum menatap wajah tina yang memelas membuat alex sangat gemas, alexpun langsung melahap bibir tina,tina senang hati membalas ******* alex.


hasrat alex tiba-tiba bergemu,ciuman yang awalnya lembut menjadi agresif, spontan alex mendorong tubuh tina berbaring dan menindih,alex melepas ciumannya lalu menatap dalam tina.


"aku merindukanmu dan juga bayi kita" ucap alex sambil menatap nafsu tina


"aku juga"ucap tiba mengerti akan alex.


mendapat persetujuan alex kembali menjalankan apa yang tadi tertunda, keduanya hanyut dalam permainan panas yang menggairahkan itu,tubuh mereka seakan melayang tanpa sayap.


*


*


*


09.00 WIB KOTA LONDON.


raj dan rohit baru saja sampai ditempat pertemuan selanjutnya,dengan elegan raj dan rohit menjelahi korodor hotel untuk sampai diruangan pertemuan khusus dengan patner-patner khusus kerjanya.


"tuan raj"panggil seseorang,raj dan rohit menghentikan langkahnya,mereka noleh kebelakang dan mendapati windi yang tengah berlari pelan mendekati mereka.


"selamar pagi tuan raj,tuan rohit"sapa windi raj dan rohit balas mengangguk.


"anda baru sampai,kebetulan sekali bertemu disini"ucap windi basa-basi


"kenapa kau ada disini?"tanya raj datar


"itu,saya kesini mengantar papa saya eh malah ketemu tuan raj disini"ucap windi


"jika tidak ada apa-apa saya pamit dulu" ucap rah hendak pergi tapi dicegah


"begini,saya berniat ingin mengajak anda mengelilingi beberapa tempat dilondon jika tuan raj tidak keberatan"ucap windi


"maaf,tapi saya sudah ada urusan lain" tolak halus raj,windi sedikit kecewa


"kalau boleh tau urusan apa yang lebih penting tuan?"tanya windi penasaran


"urusan pribadi,jika tidak ada hal lain saya pamit dulu,ayo rohit"ucap raj


"mari tuan"ucap rohit lalu mereka pergi.


raj melangkah panjang,pergi begitu saja meninggalkan windi dikoridor,raj bisa mengerti tujuan basa-basi windi itu apa jadi raj langsung menolak tanpa berpikir,windi menatap nanar punggung raj yang semakin jauh menghilang.


"dia menolakku hanya karna urusan pribadi,ini pertama kalinya ada pria yang berani menolakku"batinnya windi geram


"lihat saja,akan kubuat kau bertekuk lutut dihadapanku raj salvatrucha"batin windi.


sejak pertama kali bertemu raj windi langsung jatuh cinta padanya,dan windi termasuk tipe wanita,jika menginginkan sesuatu maka dia harus dengan cara apapun akan dia dapatkan,termasuk raj.


sore hari raj baru kelar bekerja,raj pergi langsung kehotel untuk menghindar dari nyamuk yang menganggunya,raj melempar jas,tas,dasinya sembarang arah lalu dirinya berbaring keatas kasur.


raj beristirahat sejenak,dia menutup matanya rapat,seketika bayangan pooja terlintas diotaknya,sekarang rindunya makin menjadi kepooja,raj berinisiatif menghubungi pooja lewat video call.


pooja:"hai by"


raj. :"hai by,rambutmu basah apa kau baru selesai mandi?"


pooja:"iya aku habis mandi tadi"


raj. :"aah aku jadi makin merindukanmu kau terlihat sangat sexy dengan rambut basah seperti itu"


pooja:"benarkah,kalau begitu cepatlah pulang,aku juga sudah sangat merindukanmu raj"


raj. :"sabar by,urusanku disini hampir selesai sebentar lagi aku akan kembali"


pooja:"sungguh?"


raj. :"iya,bagaimana keadaan bayi kita apa dia nakal didalam sana?"


pooja:"iya dia sering aktif menendang mungkin dia kangen dielus olehmu"


raj. :"benarkah,sabar ya sikecil daddy akan pulang sebentar lagi".


mereka terus saja berbincang-bincang dengan waktu yang sangat lama,saling tukar cerita tentang keseharian mereka masing-masing,raj yang awalnya lelah kini kembali segar setelah berbincang dengan istrinya dan calon bayi mereka.


rasa rindu diantara keduanya semakin besar,penyakit rindu memang sangat menyiksa batin,keduanya sama-sama berharap akan segera bertemu kembali.


*


*


*


*


*


SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA


DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA


VOTE+KOMEN+LIKE