Cold Ceo Fell In Love

Cold Ceo Fell In Love
EPISODE 26



08.00 wib kota amerika.


pagi hari semua keluarga raj sedang berkumpul diruang tengah,mereka ingin mendiskusikan pernikahan raj dan pooja yang akan segera dilaksanakan.


"jadi sebulan dari sekarang kita akan menyiapkan pernikahan kalian,pooja kamu mau pernikahan seperti apa?"tanya shinta,pooja tampak kebingungan untuk menjawab pertanyaa dari shanti


"pooja juga gak tau tante,pooja ikut aja" ucap pooja karna diapun kurang ngerti


"tentu saja pernikahan ini harus digelar dengan sangat mewah,ini adalah pernikahan pertama dikeluarga salvatrucha jadi harus diistimewahkan"usul kakek fahri


"aku setuju dengan ayah,dipesta pasti akan banyak pengusaha-pengusaha yang akan datang jadi kita harus membuat pesta yang meriah"ucap daren setuju


"tapi kakek,paman apa semua itu tidak berlebihan,inikan hanya pernikahan"ucap pooja tidak enak hati


"apanya yang berlebihan kak,pernikahan itu sekali seumur hidup jadi kita harus memeriahkannya agar selalu dikenang,aku jadi tidak sabar menanti pernikahan kakak dan kak raj"ucap raina antusias,pooja hanya tersenyum.


pooja hanya menuruti semua permintaan dari keluarga raj,dia sadar kalau raj bukanlah orang biasa jadi mau tidak mau dia harus setuju dengan pesta yang diusulkan oleh kakek fahri meski sebenarnya dia merasa tidak enak karna dirinya tidak menyumbang apapun.


*


*


*


jam 02 siang raj dan pooja sedang menyelusuri jalan dengan disupiri oleh rohit,shanti menyuruh mereka cepat-cepat memesan gaun pengantin untuk pernikahan mereka,karna raj menginginkan pernikahan yang cepat jadi mereka harus cepat-cepat segera menyiapkan semuanya.


rohit yang mendengar bahwa tuannya akan segera menikah sangat bahagia dia berjanji kepada dirinya sendiri bahwa dirinya akan ikut serta untuk menyiapkan segala keperluan tuannya dengan senang hati.


diperjalana pooja melihat disekeliling mencari sebuah butik yang akan membuatkannya sebuah gaun,karna tadi sangat mendadak hingga mereka tidak tau harus menuju kebutik mana hingga mata pooja tertuju kesalah satu butik.


"sekretaris rohit berhenti"pinta pooja,rohitpun segera berhenti mendadak mendengar perintah pooja.


"ada apa beb?"tanya raj penasaran


"raj kita kebutik itu aja yuk,aku dengar butik itu sangat terkenal,kita lihat dulu yuk"ajak pooja,raj melihat toko butik itu


"tidak,sebaiknya kita kebutik yang lain saja"ucap raj tidak suka dengan butik itu


"ayolah raj,kitakan hanya melihat-lihat saja siapa tau ada yang cocokkan"paksa pooja,mau tidak mau raj terpaksa ikut.


raj dan pooja masuk kedalam butik tersebut,ini adalah kali pertama pooja memasuki sebuah butik pooja sangat kagum melihat begitu banyak pakaian-pakaian bermerk tersusun rapi pooja sudah menyimpulkan bahwa semua baju disini tidaklah murah.


"selamat datang dibutik kami tuan raj dan nona"sapa pengawai itu ramah,siapa yang tidak mengenal raj,orang orang tau siapa raj itu tentu saja jika raj memasuki sebuah toko akan dilayani dengan ramah karna itu adalah sebuah kehormatan.


"bagaimana orang itu tau kau,apa kau mengenalinya?"tanya pooja penasaran


"tidak,lagipula siapa yang tidak tau aku didunia ini"ucap raj,pooja ingat bahwa raj adalah orang yang istimewah tentu orang akan cepat mengenalinya.


pooja melihat-lihat pakaian yang tersusun rapi beberapa kali pooja syok ketika melihat harga satu pakaian saja bisa membuatnya membeli ribuan baju ditoko biasa mungkin bisa membeli rumah rumah pikir pooja,saking fokusnya pooja tidak sengaja menyenggol bahu seseorang.


"maaf nona saya tidak sengaja"ucap pooja,pooja melihat wajah orang tersebut dia begitu kaget melihat wajah yang sangat familiar baginya dia adalah dita mantan kekasih raj


"yoo,sijalang ada disini sedang apa kau disini"ucap sinis dita,pooja hanya diam hingga sesaat raj menghampirinya


"baby kau ad...."ucapan raj terhenti melihat dita,sedangkan dita sangat senang melihat raj dia mendekati raj dan merangkul tangan raj didepan pooja


"kau pasti datang kesini karna merindukanku kan,butik ini kan tempat langganan kita dulu,jadi kau juga sering datang kesini"ucap dita percaya diri,raj menghempaskan tangannya dari dita dan mendekat merangkul pooja


"sepertinya kau salah paham,aku kesini karna kekasihku yang memintanya"ucap raj membuat dita murka tidak suka


"jadi ini tempat mereka dulu,pantes saja raj tidak ingin datang kebutik ini"batinnya


"baby sepertinya disini kurang bagus lebih baik kita ketempat lain saja"mereka hendak pergi tapi terhenti oleh seseorang


"waw siapa yang aku lihat ini,tuan raj terhormat ada disini"ucap orang tersebut tersenyum ejek kepada raj.


dia adalah krish musuh bebuyutan raj,sejak dulu krish selalu memusuhi raj karna dia selalu lebih unggul darinya,maupun disekolah dan didunia bisnis,merebut dita dari raj masih belum bisa memuaskannya untuk menghancurkan raj.


krish datang bersama dengan dita kebutik itu,dia tadi mendengar suara keributan jadi dia menghampiri dita taoi siapa sangkah bahwa dia akan bertemu dengan musuhnya,krish melihat pooja yang sedang dirangkul oleh raj.


"yoo siapa gadis ini,apa dia mainan barumu"ucap krish menatap pooja


"apa urusannya denganmu,kau tidak perlu mencampuri urusanku"ucap raj


"santai saja,tapi jika dilihat-lihat dia lumayan juga"ucap krish menatap pooja dengan aneh membuat pooja risih


"jaga matamu itu,ayo kita pergi"ucap raj lalu mereka pergi meninggalkan butik itu.


krish terus menatap mereka hingga hilang dari pandangannya entah apa yang dia pikirkan hanya dirinyalah yang tau,dita melihat kearah krish yang tampak tidak berkedip menatap kepergian raj dan pooja.


"kenapa kau menatap mereka seperti itu"ucap dita merasa tidak senang


"memangnya kenapa,aku punya mata jadi aku bisa melihat siapapun yang aku mau"ucap krish santai


"apa,jangan bilang kau tertarik dengan gadis itu, apa bagusnya gadis itu,aku lebih baik darinya"ucap dita,krish tersenyum hina


"apa kau tidak bisa melihat,dia jauh lebih cantik darimu,tubuhmu memang bagus tapi aku yakin tubuhnya jauh lebih bagus darimu"ucap krish menghina dita


"apa kau bilang,berani sekali kau bicara seperti itu"ucap dita marah karna merasa telah dihina oleh perkataan krish.


krish tidak memperdulikan omongan dita dia pergi keluar meninggalkan dita begitu saja,sungguh dita merasa dihina sebagai wanita apa krish hanya mencintai tubuhnya saja pikir dita.


"dasar brengsek"guman umpat dita,baru kali ini dia merasa hina menjadi wanita,apa semua laki-laki hanya mencintai tubuhnya saja,krish sudah merebut mahkotanya dan dengan teganya dia berpikir akan membuangnya.


*


*


*


*


*


SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YAA


DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA


VOTE+KOMEN+LIKE