Cold Ceo Fell In Love

Cold Ceo Fell In Love
EPISODE 14



06.30 kota amerika.


seorang pria terbangun dari tidur panjangnya akibat ternganggu oleh sinar matahari,raj bangun dan pergi kekamar mandi untuk memulai aktifitasnya dikantor.


selesai mandi raj pergi kewardrobe dan memilih kemeja berwarna putih disertai dengan jas berwarna biru tua dan dasi yang senada membuat dirinya semakin tampan.


raj pergi kemeja yang ada didekat kasurnya dan mengambil ponselnya berniat untuk menghubungi seseorang,raj mencari kontak seseorang setelah ketemu dia langsung menghubungi orang tersebut.


raj. :"hallo beb"


pooja:hallo raj,ada apa?"


raj. :"tidak ada,hanya kangen saja"


pooja:"modus☺️"


raj. :hhhhh,oh ya apa kau tidak mau kekantor lagi?"


pooja:"memang kenapa?"


raj. :"tidak ada hanya ingin bertanya saja"


pooja:"hhmm🤔,kayaknya iya deh,lagian dirumah aku juga gak ngapa-ngapain"


raj. :"benarkah,baiklah kalau begitu aku tunggu dikantor,apa kau mau dijemput saja?"


pooja:"tidak usah raj,aku bisa naik taxi"


raj. :"baiklah kalau begitu aku tutup dulu bye"


panggilanpun terputus.


ting,tong,ting,tong.


suara bel pintu apartemen raj berbunyi,raj menaruh ponselnya disaku,menuruni anak tangga dan menuju kepintu utama.


ceklek.


pintu terbuka,terdapat seorang pria sedang berdiri didepan pintu,dia adalah sekretaris rohit yang sedang menunggu raj untuk berangkat kekantor bersama.


"selamat pagi tuan"sapa rohit menunduk


"hm,kita langsung berangkat sekarang"ucap raj


"baik tuan"ucap rohit dan merekapun pergi menuju kelift untuk turun kebawah.


ting.


lift terbuka,mereka keluar dari dalam dan menuju kemobil,rohit membukakan pintu untuk raj barulah dirinya masuk duduk didepan mengemudi,rohit menyalakan mesin mobilnya dan mobilpun berlaju pergi.


*


*


*


KONTRAKAN.


11.30 kota amerika.


pooja kini sedang menyiapkan makanan untuk dibawah kekantor raj,pooja memasukkan makanan serta buah-buahan untuk pencuci mulut.


selesai menyiapkan makanan,pooja keluar dari kontrakan mengunci pintunya dan menunggu pesanan taxi datang,tak lama kemudian taxi pesanan pooja sudah datang dia masuk dan taxi segera melaju keperusahaan raj.


*


*


*


PERUSAHAAN SALVATRUCHA.


29 menit kemudian,pooja sudah sampai dikantor raj,usai membayar taxi pooja melangkahkan kakinya masuk dan pooja bisa melihat didalam sedang ada keributan.


"maaf nona,tuan saat ini tidak bisa dinganggu" ucap resepsionis kepada seorang wanita


"berani sekali kamu melarangku,kau tidak tau aku siapa"ucap seorang wanita sedikit berteriak


mereka masih berdebat hingga suara pooja menghentikan perdebat mereka.


"maaf selamat siang bak,apa tuan raj ada?"tanya pooja


"oh nona pooja,silahkan nona tuan sudah menunggu anda didalam"ucap resepsionis


"baiklah terima kasih"ucap pooja


pooja melangkahkan kakinya tapi langkahnya terhenti oleh seseorang yang memanggilnya, pooja berbalik menghadap keorang tersebut, pooja terkejut karna yang memanggilnya adalah dita mantan kekasih raj.


"hey kau berani kau mendekati raj ku"ucap dita


"maaf nona saya sedang buru-buru"ucap pooja ingin melangkahkan kakinya tapi tertahan


"cih,kau hanya wanita kampungan yang sedang mengincar harta raj kan"ucap dita mengejek


"maaf nona mungkin anda salah paham terhadap saya"ucap pooja masih sopan


"kau tidak usah sok polos,kau sudah merebut raj dari aku,apa kau tau aku ini kekasihnya"ucap dita penuh percaya


"maaf,bukannya nona sendiri yang mengkhiati dan meninggalkan raj untuk pria lain dan sekarang nona dan raj tidak punya hubungan apapun"ucap pooja yang membuat dita marah


dita menampar pooja lalu menjambak rambut pooja hingga makanan yang pooja bawah jatuh, semua karyawan berusaha melepaskan tangan dita dari pooja tapi dita terus saja menjambak rambut pooja dan memaki-makinya.


disisi lain


raj dan rohit yang kini sedang berada diruangan utama mereka baru saja selesai meeting dengan karyawan kantor.


tok,tok,tok


pintu ruangan raj diketuk,raj menyuruh orang yang mengetuk pintunya masuk dan masuklah seorang wanita berpakaian kantor dia adalah sekretaris dari rohit yang biasa dipanggil lia


"maaf tuan mengganggu waktunya"ucap lia


"ada apa?"tanya raj dengan wajah dinginnya


"tuan dibawah sedang ada keributan nona pooja dan nona dita bertengkar"jelas lia


"Apa"ucap raj kaget


"kenapa kalia tidak memisahkan mereka"ucap raj dengan emosi yang ditahan


"kami sudah berusaha tuan tapi nona dita..." ucap lia ragu untuk mengatakannya


"kenapa dengan nona dita?"tanya rohit


"no...nona dita menjambak rambut nona pooja bahkan nona dita menampar nona pooja tuan" jelas dita sedikit kemeteran


"KURANG AJAR"teriak raj.


raj keluar dan diikuti oleh rohit dibelakangnya, mereka menaiki lift dan menekan tombol bawah,didalam lift raj sedang menahan amarahnya karna mendengar kekasihnya sedang dianiaya oleh mantan kekasihnya


ting


lift terbuka,raj segera keluar dari dalam lift,saat sudah sampai dideoan keributan rahang raj mengeras melihat pooja dijambak oleh dita sampai pooja menangis tersedu-sedu.


"dasar jalang tidak punya malu,beraninya kau merebut raj dariku"maki dita


"DITA"teriak raj dari kejauhan


mendengar teriak raj semua orang terkejut dan langsung terdiam,apa lagi dengan dita yang tak kalah kejutnya dia segera melepaskan tangannya dari rambut pooja,raj berjalan kearah mereka dengan rohit dibelakangkanya.


"kau tidak apa-apa?"tanya raj kepada pooja


pooja menganggukan kepalanya sambil terisak


"ra...raj a...aku"ucap dita terbata-bata


"berani sekali kau melukai kekasihku"ucap raj marah


raj menghampiri dita dan PLAK tamparan keras raj mengenai pipi dita hingga membuatnya bengkak,semua orang tersebut kaget terutama dita karna selama ini raj tidak pernah menamparnya.


"raj kau."ucap dita tak percaya raj menamparnya


"aku sudah memperingatimu untuk tidak menganggu pooja tapi kau melukainya"ucap raj penuh dengan kemarahan


"raj dia sudah merebutmu dariku"ucap dita


"CUKUP DITA,diantara kita sudah tidak ada apa-apa lagi"tegas raj


"kau membela wanita jalang itu dari pada aku" ucap dita meminta iba


"dia adalah kekasihku bahkan dia tidak rendahan sepertimu"ucap raj


dita merasa malu karna hinaan dari raj,dia menatap pooja yang masih terisak dengan tatapan tajamnya membuat pooja menundukkan kepalanya.


"SATPAM"teriak raj


"i...ya tuan"ucap dua satpam tersebut


"bagaimana kalian bekerja ah,aku sudah menyuruh kalian untuk tidak membiarkan dia datang lagi kesini"omel raj kepada satpam


"ma...maafkan kami tuan"ucap satpam takut


"seret dia keluar dan jangan biarkan dia kesini lagi"ucap raj penuh dengan peringatan.


kedua satpam itu langsung menjalankan perintah tuannya,mereka menyeret dita yang memberontak untuk dilepaskan dan membawanya keluar dari kantor.


semua karyawan bubar,termasuk raj,pooja dan rohit mereka membawa pooja keruangan raj untuk menenangkannnya.



( dita delano umur 25 tahun)


*


*


*


*


*


SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YAA


DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA


VOTE+KOMEN+LIKE