
06.30 wib kota jakarta.
matahari terbit begitu indah,sinar mentarinya menembus disela-sela jendela membuat sepasang kekasih terbangun dari tidurnya.pooja terbangun dia melihat raj yang masih tertidur pulas.
"raj bangun,ini sudah pagi"ucap pooja
"hhm,sebentar lagi"ucap raj malas
"yasudah kalau begitu aku mandi dulu,setrlah itu kau harus bangun ya"ucap pooja,raj tidak menjawabnya karna dia sudah kembali tidur,pooja pergi kekamar mandi untuk membersihkan dirinya.
15 menit kemudian pooja sudah selesai dengan aktivitasnya,dia sudah berpakaian rapi dengan pakaian yang dia pinjam keraina,pooja masih melihat raj tidak bergerak dari kasur,dia menghampiri raj dan berusaha untuk membangunnya lagi.
"raj bangunlah,aku sudah selesai kau juga harus kekantor bukan"ucap pooja,pooja terus menggoyangkan badan raj,merasa ternganggu raj akhirnya bangun
"aiis,kau ini mengganggu tidurku saja" keluh raj dengan mata masih terpejam
"ini sudah pagi,cepat mandi kau harus berangkat kerjakan"ucap pooja,dengan langkah malas raj pergi kekamar mandi.
usai menyiapkan pakaian kantor raj,pooja turun kebawah untuk membantu didapur, pooja masih sadar kalau dirinya hanya menumpang dan akan terlihat tidak sopan jika tidak melakukan apapun,itu sebabnya pooja berinisiatif membantu didapur.
"pagi bi yuli"sapa pooja ramah,inah adalah ART terpercaya dikeluarga salvatrucha
"pagi nona"ucap yuli sopan
"bi ina sedang buat apa?"tanya pooja
"ini non bibi sedang membuat sandwich dan chicken wings karna nona raina memintanya "ucap yuli
"yaudah kalau gitu pooja aja yang bikin sandwichnya bibi masak chickennya saja"tawar pooja
"tidak usah non biar art lainnya saja yang melakukannya"tolak yuli
"tidak apa-apa bi"ucap pooja,diapun membuat sandwich untuk semua orang.
tak lama kemudian semua makanan sudah siap,bahkan semua orang sudah berdatangan berkumpul dimeja makan,pooja menyajikan makanannya kepada semua orang,mereka msksn dengan sangat tenang dan damai.
*
*
*
DISEBUAH CAFE COFFE.
saat ini raj dan pooja berada didepan cafe tapi pooja tidak turun dari mobil karena raj menahannya untuk pergi bekerja,pooja berusaha menyakinkan raj bahwa dirinya akan baik-baik saja,seperti bayi yang akan ditinggal ibunya raj terus saja merengek.
"raj percayalah aku baik-baik saja,aku harus bekerja sekarang raj"ucap pooja
"apa kau tidak bisa libur dulu,bagaimana jika sesuatu terjadi padamu"rengek raj
"kalungku ini yang akan menjagaku,jadi kau tidak perlu khawatir ya"ucap pooja
"baiklah,jika kau dalam masalah segera hubungi aku mengerti"ucap raj serius
"kalau begitu aku pergi dulu,kau berhati-hatilah hmm"ucap pooja.
sebelum keluar raj mencium pipi pooja dahulu baru setelah raj mengizinkannya pergi,pipi pooja merah merona karena malu dilihat oleh rohit,rohit yang melihat itu hanya menampilkan wajah biasanya tapi yakinlah didalam hatinya raj sedang menertawai sikap raj yang seperti bayi.
mobil raj berlaju pergi meninggalkan area cafe,setelah melihat mobil raj pergi menjauh pooja masuk kedalam,tina yang melihat sahabatnya datang langsung berhambur memeluknya,jujur tina sangat khawatir dengan keadaan pooja apalagi pooja tidak memberinya kabar sekali.
"kau,apa kau baik-baik saja?"tanya tina khawatir,sambil memeriksa tubuh pooja
"aku baik-baik saja tina"ucap pooja
"syukurlah,kau tau aku sangat takut saat kau dibawa oleh preman itu"ucap tina
"bagaimana kau tau itu?"tanya pooja
"kemarin aku melihatnya,lalu aku segera menghubungi tuan raj lewat ponselmu,untung saja tuan raj menyelamatkanmu"jelas tina
"jadi kau yang memberitahu raj tentang keculikanku"ucap pooja
"iya,oh ya dan ini ponselmu"ucap tina menyerahkan ponsel pooja,poojapun menerimannya lalu dia berterima kasih.
setelah perdebatan yang panjang itu, merekapun mulai kembali bekerja, pelanggan mulai berdatangan satu-persatu hingga membuat cafe itu lumayan ramai,cafe itu memang selali ramai karna tempatnya yang memang bagus yang cocok buat anak-anak remaja.
*
*
*
PERUSAHAAN SALVATRUCHA.
diperusahaan raj tengah duduk dikursi kebesarannya dengan wajah dingin, sedangkan rohit tengah berkutat dengan laptopnya seperti sedang melakukan hal yang serius,terlihat jelas diraut wajahnya.
"bagaiman?"tanya raj
"tuan,dugaan kita memang benar,nona ditalah dalang dibalik peculikkan itu"jelas rohit
"hee sudah kuduga,dia tidak akan tinggal diam"ucap raj dengan nada seraknya
"apa kita harus memberinya pelajaran tuan?"tanya rohit
"untuk saat biarkan saja dulu,jika dia bertindak lebih lagi,kau tau apa yang kau lakukan bukan" ucap raj,rohit mengangguk mengerti maksud dari raj.
selesai mendiskusikan menculikkan pooja,mereka kembali membahas tentang bisnis,raj mulai membuka satu-persatu dokumen yang ada dimejanya,sedangkan rohit kembali keruangannya untuk mengerjakan tugasnya sendiri.
saking fokusnya bekerja raj sampai lupa waktu,dia tidak menyadari hsri sudah sore,dia bahkan sampai melewatkan makan siangnya, rohit mengetuk pintu setelah mendapatkan izin rohit masuk.
"tuan waktunya untuk pulang,"ucap rohit, raj mengecek jamnya diapun menghela nafas karena lagi-lagi dia lupa waktu
"kita ketempat pooja dulu"ucap raj
"baik tuan"merekapun pergi keluar dari perusahaan pergi kearea parkir,memasuki mobil dan berlalu pergi.
*
*
*
DISEBUAH CAFE COFFE.
dicafe,pooja sedang berdiri sendiri depan cafe,dia sedang menunggu raj karena raj tadi memberitahunya bahwa dia akan dijemput,sialnya 3 pemuda datang menghampiri pooja,mereka sedang berusaha menggoda pooja.
"ciiut,sendirian aja cantik"godanya,pooja mengabaikannya meski dirinya takut
"kok diam sih,malu ya sama kita"mereka terus menggoda pooja bahwa mencolek bahu pooja,pooja berusaha menghindar tapi pemuda itu terus mendekatinya.
dari kejauhan mobil raj sudah mulai dekat dengan pooja,raj bisa melihat apa yang pemuda itu lakukan kepada pooja,rak kesal melihat tingkah kurang ajar mereka, raj segera turun lalu menghampiri pooja.
"baby"ucap raj merangkul pooja
"raj"pooja senang akhirnya raj datang
"apa yang sedang kalian lakukan dengan kekasihku"ucap raj menatap tajam
"ti...tidak kami hanya sekedar lewat saja"ucap pemuda itu,lalu berlari pergi
"kau baik-baik saja?"tanya raj,pooja mengangguk lalu mereka masuk mobil dan segera berlalu pergi.
*
*
APARTEMEN.
raj dan pooja kini sudah berada diapartemen raj,pooja begitu kagum dengan kemewahan apartemen itu,dia bisa mengiri bahwa ukurannya dengan kontrakannya berkali-kali lipat lebis besar dari kontrakannya sederhanannya itu.
"raj,ini tempat apa?"tanya pooja
"apartemenku,tempat tinggalku"ucap raj
"jadi kau tinggal disini"ucap pooja
"lebih baik kau mandi dulu saja,aku akan memesan makanan dulu"ucap raj
"tapi aku tidak membawa pakaian ganti" ucap pooja
"pakai kemejaku dulu saja,tuh ada dilemari ambil saja "ucap raj,pooja mengambil kemeja putih raj lalu pergi kekamar mandi.
15 menit kemudian pooja sudah selesai dengan mandinya dia keluar hanya dengan menggunakan kemeja kebesaran.raj yang hanya sampai pahanya saja,raj melihat keseksian pooja hanya bisa menelan salivanya saja.
pooja berjalan kearah raj dengan menunduk malu,sampai didepan raj,raj langsung menarik pooja hingga membuatnya jatuh kekasur,raj langsung menindih tubuh pooja.raj ******* bibir pooja,yang semulanya lembit kini ciuman raj semakin menuntut bahkan kini ciumannya berahli keleher pooja.
"aah raj"panggil pooja membuat raj menghentikan aktivitasnya
"kenapa,apa kau masih meragukanku?" tanya raj menatap dalam mata pooja
"bukan begitu,aku hanya takut saja"ucap pooja pelan membuat raj tersenyum
"kau tenang saja,aku akan bermain pelan"ucap raj dengan suara godanya.
raj melanjutkan aksinya,raj membuat banyak tanda dileher pooja,tangannya tidak tinggal diam,raj mulai membuka kancing pooja,tapi sayang raj tidak beruntung dia harus menghentikan aksinya karna suara bel yang berbunyi.
"aais siapa yang berani menggangguku" guman raj kesal tapi masih didengar pooja
"siapa yang datang?"tanya pooja
"tidak tau"raj acuh dia ingin kembali melanjutkannya tapi dicehah pooja
"iish raj,buka dulu siapa tau itu orang penting"ucap pooja,dengan kesal raj berdiri dan pergi arah pintu.
raj membuka pintunya,kekesalan semakin bertambah mengetahui itu adalah delivery yang sedang mengantar pesanannya,raj mengambil pesanannya lalu langsung menutup pintunya dengan sedikit kasar membuat orang itu keheranan.
"siapa yang datang raj?"tanya pooja menuruni tangga menghampiri raj
"hanya pengantar makanan saja"ucap raj, pooja tersenyum mengetahui raj kesal
"kalau begitu kau mandilah,aku akan menyiapkan makanannya"ucap pooja,rajpun pergi kekamar mandi.
kini sepasang kekasih tengan menonton film romantis,selesai makan mereka memutuskan untuk menonton film karna tidak ada kerjaan lainnya,meski raj tidak begitu menyukai film tapi demi kekasihnya dia rela menemani kekasih nonton sambil memeluk pinggangnya.
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YAA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE