Cold Ceo Fell In Love

Cold Ceo Fell In Love
EPISODE 132



07.00 WIB KOTA AMERIKA.


pagi ini raj dan pooja berniat ingin pergi kerumah sakit,mereka ingin mengecek kehamilan pooja,sejak pooja hamil dia belum pernah cek kedokter,dikarenakan raj selalu sibuk dengan pekerjaannya.


karna sekarang raj memiliki waktu luang makanya raj mengajak pooja untuk pergi periksa kehamilan,selesai bersiap-siap mereka keluar dari kamar,diruang tengah tidak sengaja mereka bertemu vanes.


"mom dan dad mau pergi?"tanya vanes


"iya sayang,daddy sama mommy mau kedokter mau periksa dedek bayi,vanes mau ikut?"tanya pooja mengajak vanes


"mau mom"ucap vanes begitu antusias


"baiklah ayo berangkat sekarang"ucap raj


mereka bertiga pergi keluar apartemen menuju parkiran,hari ini raj akan menyetir sendiri,mereka semua masuk dalam mobil,merasa sudah siap semua rajpun melajukan mobilnya ketempat tujuan.


menempuh jalanan pagi memang harus sabar,karena akan banyak mobil yang berlalu lalang sehingga macet,actually raj tidak suka dijebak macet,tapi karena raj ingat sedang membawa ibu hamil dan anaknya yang berusaha untuk bersabar.


setelah berusaha untuk melewati macet akhirnya raj berasil menempuhnya,raj melajukan mobilnya hingga mereka tiba dirumah sakit,mereka keluar dari mobil dan melangkah masuk kerumah sakit.


mereka berjalan menuju ruangan dokter kandungan,karena raj sudah membuat janji lebih dulu jadi mereka bisa langsung masuk kedalam ruangan disana sudah ada dokter yang akan menangani pooja.


sesampainya didalam pooja langsung dibawa periksa oleh dokter,dokter mulai mengoleskan gel dan memutar alatnya diperut pooja,terlihat dilayar komputer ada sesuatu diperut pooja seperti biji.


"apa tuan dan nona bisa melihat sesuatu yang seperti biji,itulah bayi kalian" ucap dokter,pooja tersenyum melihat bayinya.


"kenapa biji yang tumbuh diperut,mom lagi hamil tentu yang muncul bayi bukan biji kecil itu"ucap vanes sedikit protes


"adek,usia kehamilan mommymu masih 8minggu tentu bayinya masih sekecil biji nanti kalau perut mommu sudah besar baru berbentuk seperti bayi"jelas dokter


"tak perlu dijelaskan dok,dia masih kecil tidak akan paham"ucap pooja canggung


"aku mengerti mom"ucap vanes serius


"sepertinya putra nona dan tuan sangat pintar ya"ucap dokter memuji vanes


"apa suara jantungnya bisa didengar?" tanya raj penasaran,dokter tersenyum.


"bisa tuan"ucap dokter memberitahu.


dokter itu memencet salah satu tombol seketika ada suara detakan jantung yang terdengar,pooja dan raj tersenyum haru mendengar suara detak jantung bayinya.


"kau dengar,itu adalah suara detakan jantung adikmu"ucap raj beritahu vanes


"dia ternyata hidup"guman vanes takjub


"hey bocah,apa kau sedang menyumpahi adikmu"ucap raj kesal mendengarnya


"aku hanya kagum saja dad"ucap vanes.


saking takjubnya vanes sampai bicara yang aneh-aneh hingga membuat raj kesal dengan ucapannya,sedang dokter dan pooja hanya bisa tersenyum gemas melihat perdebatan sang ayah dan anak.


selesai diperiksa dokter memberi pooja resep vitamin untuk menguatkan janin, selesai konsultasi pooja raj dan vanes pamit pergi,saat berjalan dikoridor rumah sakit mereka tidak sengaja berpasasan.


"oh nona pooja"sapa seseorang pooja yang merasa dipanggil noleh keorang itu.


"tuan wilson"ucap pooja yang ternyata wilson,terlihat jelas wajah raj tidak suka.


"nona ngapain ada disini,apa nona pooja sakit?"tanya wilson pura-pura cemas


"istri saya tidak sakit,kami kesini mau mengecek kandungan"ucap raj sengaja


"kandungan,anda hamil?"tanya wilson


"iya tuan,saya sedang hamil anak kedua kami"ucap pooja tersenyum canggung


"mommy ayo pulang,serigala dirumah sedang marah"ucap vanes mengejek raj


"ah iya,tuan wilson kami permisi dulu" ucap pooja mengerti maksud putranya.


mereka bertigapun lanjut berjalan pergi, mungkin karena kesal atau cemburu raj tidak menyadari kalau sedang diejek oleh anaknya,mereka terus berjalan sampai menghilang dipandangan wilson/krish.


"jadi sedang hamil,wah keberuntungan memihak kepadaku,permainan makin seru saja"guman wilson bisa jadi krish.


rencana untuk mengganggu keluarga raj dengan cara mendekati orang tercinta raj semakin menarik menurut krish,apalagi krish mendapat kabar tentang kehamilan pooja,entah apa yang akan krish lakukan.


disisi lain kini pooja raj dan vanes sudah pergi meninggalkan area rumah sakit,raj tidak ingin berlama-lama berada dirumah sakit takut istrinya digoda cowok lain makannya raj membawanya kekantor.


*


*


*


sore menjelang malam,dirumah raina kini sedang memasak untuk makan malam nanti,raina sangat fokus dan teliti dengan masakan,raina tidak ingin makanannya nanti jadi gosong dan dibuang sia-sia.


"uuhm,kenapa perutku mualku sekali rasanya"keluh raina merasa mual,raina tidak ambil pusing dia kembali lanjut memasak,raina tidak ingin membuat riyaz merasa lapar saat pulang nanti.


diiing.....


suara bel rumah raina berbunyi,raina yang mendengar segera bergegas pergi menuju pintu masuk,raina membuka pintunya ternyata riyaz sudah pulang raina menyambut kepulangan suaminya.


"kukira kau akan pulang telat lagi"ucap raina sambil melepas pelukannya


"pasienku tadi hanya sedikit,pekerjaanku juga sudah selesai semua,jadi aku cepat pulang agar bertemu istriku"ucap riyaz


"kau mandilah dulu,aku akan menyiapkan makan malam untukmu"ucap raina


"baiklah,terima kasih istriku"ucap riyaz.


riyazpun masuk kedalam kamar menuju kekamar mandi untuk menghilangkan kuman yang menempel pada tubuhnya, sedangkan raina dia lanjut menyiapkan hidangan makan malam untuk mereka.


beberapa menit kemudian riyaz sudah selesai mandi dan berganti baju,riyaz melangkah menuju meja makan,disana raina sudah siaga menunggunya,riyaz mendekat dan duduk disamping raina.


mereka mulai sarapan bersama,mereka seperti sangat menikmati hidangan yang dimasak raina,tapi ditengah asyik makan malam,tiba-tiba perutnya raina kembali merasa mual,riyaz yang melihat cemas.


"sayang kau kenapa?"tanya riyaz cemas


"aku sangat mual mencium bau ikan itu" ucap raina menutup hidung dan mulut.


raina berlari kearah wastafel,riyaz ikut menyusul raina,raina ingin sekali muntah mengeluarkan semua isi perutnya tapi tidak ada yang keluar,riyaz membantu raina dengan memijat-mijat tekuknya.


"sayang apa kau sakit,kita kedokter ya" ucap riyaz merasa khawatir pada raina


"tidak perlu yang,mungkin aku ini hanya masuk angin saja karena bergadang" ucap raina lemas menolak ajakan riyaz


"aku sudah bilangkan kau jangan terlalu memaksakan diri,lihatlah sekarang kau masuk anginkan"ucap riyaz mengomel


"iya maaf"ucap raina merasa bersalah


"yasudah kau istirahat saja atau kau mau lanjut makan?"ucap riyaz tanya pendapat


"no,aku mau istirahat saja aku sudah tidak nafsu makan,kau lanjutkan saja makanmu"ucap raina menolak keras


"hm,istirahatlah aku akan segera kembali untuk menemanimu"ucap riyaz tulus.


raina mengangguk lalu dia pergi menuju kamarnya,rainapun beristirahat sedang riyaz dia membereskan semuanya yang ada dimeja makan,nafsu makan riyaz juga hilang karena khawatir pada raina.


usai berberes riyaz pergi menuju kamar menghampiri raina,riyaz ikut berbaring disamping raina,memeluknya sambil menemani raina istirahat,raina sungguh beruntung dapat suami yang perhatian seperti riyaz,suamia idaman para wanita.


*


*


*


*


*


SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA


DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA


VOTE+KOMEN+LIKE