
2 BULAN KEMUDIAN.
dua bulan pasca hari kelulusan raina hari yang dilalui tampak lebih menyenangkan kebahagiaan selalu melanda dikeluarga salvatrucha,semoga kebahagiaan selalu menyertai didalam keluarga salvatrucha.
pagi ini pooja bangun dari tidur pulasnya karena mendengar suara tangisan bayi yang berasal dari anaknya vanes,pooja segera bangun dan segera menghampiri vanes yang sedang menangis kencang.
"sayang ada apa,kenapa kau menangis" lirih pooja sambil mengambil vanes lalu menggendongnya,dahi pooja mengkerut karena merasakan hangat ditubuh vanes
"yaampun vanes badan kamu panas apa kau sedang sakit"ucap pooja cemas.
rasa kekhawatiran terlihat jelas diwajah pooja saat mengetahui anaknya sedang sakit,pooja melangkah keranjang kasur mendekati raj yang masih tertidur pulas.
"raj bangun"panggil pooja sambil terus mengguncang tubuh raj agar terbangun
"hhm ada apa by"ucap raj bernada malas
"raj badan vanes sangat panas,dia sakit raj"ucap pooja memberitahu kepada raj
"apa"seru raj kaget,raj bangun,melihat kevanes yang sedang digendong pooja
"bagaimana bisa dia sakit?"tanya raj cemas,dia memeriksan tubuh vanes
"yaampun tubuhnya sangat panas,baby kita pergi kedokter sekarang"ucap raj.
mereka bersiap-siap untuk membawa pergi vanes periksa kerumah sakit,usai selesai bersiap mereka segera bergegas pergi masuk kedalam mobil,raj menyetir dengan cukup cepat karna sangat cemas
tak butuh waktu lama mereka sudah tiba disalah satu rumah sakit,pooja dan raj langsung masuk kedalam ruangan anak kerena ditengah perjalanan tadi mereka sudah janjian jadi mereka bisa masuk.
didalam vanes langsung ditangani oleh dokter khusus anak-anak,terlihat sekali pooja sangat khawatir,mencemaskan kondisi vanes,ini pertama kalinya vanes sakit demam jadi pooja sangat gelisah.
beberapa menit kemudian dokter sudah selesai memeriksa kondisi vanes,pooja menggendong vanes kembali lalu dokter menyuruh mereka untuk duduk untuk mendengarkan penjelasan kondisi vanes.
"gimana dok,anak saya sakit apa?"tanya raj langsung kedokter tanpa basa-basi
"anak tuan dan nona sedang demam,apa dia baru diimunisasi?"tanya dokter balik
"iya,dia baru saja menjalankan imunisasi pertamanya,kenapa dok?"tanya pooja
beberapa hari yang lalu vanes memang menjalankan imunisasi pertamannya,raj melakukan imunisasi vanes tepat waktu karena tidak ingin anaknya nanti mudah sakit,tapi sekarang vanes sakit demam.
"tidak papa nona,ini sudah biasa terjadi saat bayi demam setelah diimunisasi" ucap dokter menjelaskan pada mereka.
"lalu kami harus bagaimana?"tanya raj
"tuan tenang saja,cukup berikan dia asi atau susu formulin yang cukup,pakaikan baju yang nyaman untuknya,nanti saya akan memberikan resep obat penurun panas untuk anak anda"jelas dokter
"syukurlah,terima kasih dok"ucap pooja.
selesai berkonsultasi dengan dokter dan membelikan obat untuk vanes mereka memutuskan untuk pulang agar vanes bisa istirahat dengan tenang,mobilpun melaju pergi dari parkiran rumah sakit.
setelah menempuh perjalanan akhirnya mereka sampai diapartemen,mereka turun dari mobil lalu masuk kedalam apartemen,pooja perlahan menaruh vanes kebox bayi karena vanes tertidur.
"bagaimana kondisinya?"tanya raj cemas
"panasnya masih belum turun,nanti saja dia minum obatnya,kasian dianya kalau dibangunkan"ucap pooja tidak tega
"iya,biarkan dia tidur dulu"ucap raj setuju
"yasudah kalau gitu aku pergi masak ya kaukan belum sarapan pagi,kau jaga dulu vanes"pinta pooja,raj mengangguk.
poojapun pergi keluar menuju kedapur, sedang raj menjaga vanes yang sedang tertidur,pooja dengan lihai memasak semua bahan-bahan masakan,pooja hanya membuat makanan sederhana.
tak butuh waktu lama masakan pooja sudah siap disajikan,pooja membawa dua piring kekamarnya,raj pooja makan berdua dikamar sambil menjaga vanes takutnya vanes tiba-tiba menangis lagi.
siang menjelang sore shinta dan raina pergi mampir keapartemen raj,tadi raj mengabari kekeluarga kalau vanes kini sedang sakit,karena khawatir dan cemas shinta minta raina untuk mengantarnya.
dan disinilah raina dan shinta sekarang mereka berkumpul diruang tengah,shinta sedang menggendong vanes yang habis saja selesai meminum obat,shinta dan raina berkunjung menjenguk vanes kecil.
"keponakanku yang malang,kenapa bisa sampai sakit hm,apa kau tahu aunty tadi sangat cemas"ucap raina bicara kevanes
"maaf sudah bikin kalian khawatir"ucap pooja merasa tidak enak pada mereka
"tidak apa-apa pooja,apa kata dokter tadi mengenai kondisi vanes?"tanya shinta
"katanya itu akibat imunisasi mami,nanti katanya akan sembuh kalau minum obat" ucap raj menjelaskan kondisi sivanes
"syukurlah kalau begitu,semoga cucuku cepat sembuh ya sayang"ucap shinta mencium wajah imut cucunya sivanes.
mereka semuan bermain cukup lama dengan vanes kecil hingga tidak terasa waktu cepat berlalu,rasa khawatir dan cemas yang mereka rasakan seketika hilang saat melihat wajah damai vanes.
sore menjelang malam shinta dan raina berpamitan untuk pulang,sebenarnya raj ingin mengantar mereka tapi mereka menolaknya,raina dan shinta keluar dari apartemen raj dan pulang kemansion.
malam hari sekitar pukul 20.00 wib,usai makan malam,pooja menyusui vanes untuk menidurkannya,beberapa menit terlihat vanes sudah berhenti menghisap pertanda kalau dirinya sudah tidur pulas.
"syukurlah,panasnya sudah mulai turun" ucap pooja usai memeriksa tubuh vanes
"semoga cepat sembuh ya sayang"seru pooja sambil mecium wajah imut vanes.
pooja dengan perlahan menaruh sivanes kebox bayi agar vanes tidur lebih nyaman raj yang selesai mandi keluar dari kamar mandi,raj mendekati pooja yang berada disamping box bayi,raj memeluk pooja.
"dia tidur dengan nyenyak sekali"ucap raj memandangi wajah damai vanes
"iya,panasnya juga sudah mulai turun semoga besok dia sudah sembuh"ucap pooja berharap kesembuhan sivanes
"jangan khawatir,dia akan sembuh"ucap raj memberi keyakinan kepada pooja.
raj memeluk tubuh pooja dari belakang sambil terus menatap anaknya vanes yang sedang tertidur pulas,raj perlahan melepaskan pelukannya lalu membalik tubuh pooja agar menghadap kearahnya.
"ini sudah malam by,lebih baik kau juga tidur jangan bergadang,yang ada nanti kau juga ikut sakit"ucap raj memperingati
"baiklah,kau juga tidur,seharian ini kau juga terus menjaga vanes kau pasti juga lelah"ucap pooja menyuruh balik raj
"tentu saja ayo"ucap raj menyetujuinya.
seharian ini mereka full menjaga sivanes tadi vanes sempat rewel saat minum obat dan itu sudah biasa terjadi bagi bayi yang sakit,pooja dan raj dengan sabar menenangkan sivanes yang rewel tadi.
mereka melangkah keranjang kasur lalu membaringkan tubuh mereka,mereka mulai memejamkan mata mereka,tidur sambil berpelukan sudah menjadi hal biasa bagi suami istri,merekapun juga.
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE