
kedua pengantin baru kini sudah didepan kamar mereka,alex membuka pintunya tina masuk kedalam,tina sangat terpana melihat kamar yang begitu luas,kasur yang dihiasi dengan bunga serta ada dua angsa ditengahnya begitu romantis,alex memeluk tina tubuh dari belakang.
"apa kau menyukai kamar ini?"tanya alex
"iya,kamarnya begitu romantis"ucap tina
"baiklah sekarang aku ingin mandi dulu tubuhku sangat gerah"ucap alex
"iya,aku juga ingin membersihkan make upku kau mandilah dulu"ucap tina.
alexpun masuk kekamar mandi,sambil menunggu alex tina membersihkan wajahnya yang penuh dengan make up, beberapa menit kemudian alex sudah selesai,mengetahui alex susah selesai kini gilirannya,tina masuk kekamar mandi
beberapa menit kemudian tina selesai mandi,tina memakai handuk dililitkannya ditubuhnya,tina baru sadar kalau dirinya lupa bawa baju ganti,pikiran tina mulai kemana-mana,selesai berperang dengan pikiran dan hati tina memutuskan minta bantuan alex,karna dirinya sudah dingin.
"kak alex"panggil tina sambil sedikit mengintipkan kepalanya dipintu
"ada apa honey?"tanya alex kebingungan
"hhm itu,bisakah kak alex bawakan baju ganti tina,tjna lupa membawanya please" ucap tina memohon,alex terdiam sejenak
alex berjalan menuju lemari mengambil salah satu baju untuk tina,alex mendekat kearah tina lalu menyerahkan baju tina, saat tina akan mengambilnya tiba-tiba alex nyelonong masuk kedalam dan menutup pintunya membuat tina terkejut
"kak alex kenapa kakak tiba-tiba masuk akukan belum selesai"ucap tina sambil membelakangi alex,jujur tina sangatlah gugup,alex diam sambil terus menatap wajah tina dipantulan cermin,alex makin mendekat,tina memeluk dari belakang.
"kenapa kau masih memanggilku kakak aku ini suami panggil aku honey"ucap alex,tina memandangi wajah alex dari cermin yang kini juga menatapnya,saat ini jantung keduanya sudah tidak karuan.
alex menyembunyikan wajahnha diceruk leher tina sambil mencium lembut leher tina,alex menghirup dalam aroma wangi tubuh tina,tina menutup mata menikmati sensasi yang baru dia rasakan,suasana suhu dikamar mandi tiba-tiba jadi panas.
"mmp honey"desaha tina tertahan saat alex menggigit nakal leher tina,tangan alex menyelusuri tubuh tina,hingga alex menemukan lilitan handuk tina,dengan sengaja alex melepas handuk yang tina pakai,tina terkejut karna dirinya telanjang
"honey,kenapa handukku kau lepas"keluh tina ingin mengambil handuknya lagi tapi dicegah,alex membalikkan tubuh tina
"jangan ditutupi lagi,aku berhak tau tubuh istriku"ucap alex terus menatap intens tina,tina berusaha menutup tubuhnya
alex mengangkat dagu tina lalu mencium lembut bibir tina,tina membalas ciuman alex,lama-kelamaan alex ciuman alex menjadi agresif hingga tina susah untuk menyeimbangi,alex sudah disuluti nafsu alex mengandong tina tanpa melepaskan tautannya,dibaringkan tubuh tina dikasur
ciuman itu terus berlanjut hingga tina sudah kehabisan nafas,alex melepas ciuman itu,mereka saling menatap penuh cinta,alex memgelus lembut pipi tina.
"aku sangat mencintaimu"ucap alex tulus
"aku juga sangat mencintaimu"ucap tina
"aku ingin menjadikanmu seutuhnya jadi milikku apa aku boleh melakukannya?" izin alex tina diam mematung sejenak
"tapi aku mohon lakukanlah pelan-pelan" ucap tina,ada rasa ketakutan dimatanya
"akan aku usahakan"ucap alex setuju,tina pasrah dia mengangguk kepala setuju.
dapat izin alex kembali mencium bibir tina tina membalasnya,ciuman itu turun keleher tina alex begitu banyak membuat kissmark dileher tina,bukan hanya dileher bahkan didada tina sudah dibanjiri penuh kepemilikannya,ciuman itu terus turun.
"aahmm alex mmp"******* tina sudah tidak tertahan saat alex dengan lihai bermain dimissnya,tina meremas rambut alex tubuhnya mengeliat kenjang merasa sensasi yang sangat aneh dia rasakan.
puas bermain lidah dimiss tina,alex tidak ingin membuang waktu lagi karna dirinya susah tidak tahan,alex melepas boxernya pipi tina memerah saat melihat juniornya alex begitu besar,alex memposisikan tubuhnya,juniornya sudah siap menyerah tina,alex sedikit memasukkan juniornya.
"mmhp alex saaakit"keluh tina merasa sakit saat junior alex mulai masuk
"maaf honey,tahan sebentar ya"ucap alex alex berusaha mendorong juniornya dan akhirnya masuk sempurnah kemiss tina dan bersamaan dengan darah keluar.
"aaahmp alex saakit"ucap tina air mata tina keluar karna merasa amat sakit
"maaf honey maaf"ucap alex,bibir tina dicium alex agar tina tenang,merasa tina sudah tenang alex menggerakan juniornya pelan tapi pasti agar tina tidak merasa kesakitan lagi tapi kenikmatan
"aaah honey kaau saangat nikmat"desah alex merasa kenikmatan karna tubuh tina
"aaahg alex mmphg"******* tina keluar
lama kelamaan alex bergerak dengan cepat alex sudah tidak bisa dikendalikan membuat tina terus-terusan mendesah mereka sama-sama hanyut kenikmatan.
sudah lama mereka melakukannya hingga sudah berkali-kali pelepasan tapi alex tidak melepaskan tina dia terus menyerang tina hingga tidak kehabisan nafas,gerakan alex makin cepat hingga dirinya hampir klimas untuk sekian kali
"aaaah stop aaah"nafas mereka sudah tidak beraturan,alex ambruk disamping tina alex tersenyum puas tapi tidak dengan tina bahkan saat ini tina sangat susah membuka matanya karna lelah.
"honey kau baik-baik saja?"tanya raj tina hanya mengangguk sebagai jawaban
"terima kasih karna kau sudah memberi kesucianmu padaku"ucap alex lalu dia mencium kening tina yang penuh peluh
"sekarang istirahatlah,kau pasti lelah tidurlah"ucap alex memeluk tina
tinapun tidur dipelukan alex,alex juga ikut tidur karna dirinya juga lelah habis bermain,malam ini adalah malam tidak terlupakan bagi setiap pengantin baru begitu juga dengan alex dan tina malam indah ini akan terus diingat oleh mereka.
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE