Cold Ceo Fell In Love

Cold Ceo Fell In Love
EPISODE 48



hari terus berlalu,seperti biasa setiap pagi pooja akan memasak sarapan untuk suaminya raj,tak butuh waktu lama masakan pooja sudah siap disajikan, pooja menata makanan kemeja makan, bersamaan dengan itu raj sudah siap.


"baby tolong pasangkan dasiku"pinta raj pooja dengan senang hati memasang dasinya raj karna itu sudah jadi tugasnya


"terima kasih by"ucap raj setelah pooja selesai memakaikan dasi keleher raj


"sama-sama,ayo kita makan"ajak pooja merekapun makan pagi bersama-sama.


selesai makan rajpun pamit untuk pergi bekerja raj mencium kening pooja lalu setelah itu diapergi parkiran menuju mobiln yang sudah ada rohit menunggu, raj masuk kedalam dan mobilpun melaju pergi menuju keperusahaan salvatrucha.


*


*


*


PERUSAHAAN SALVATRUCHA.


saat ini raj sedang mengadakan rapat dengan beberapa karyawan terpenting karna rapat ini menyangkut masalah pribadi perusahaan dan hanya beberapa karyawan terpercaya yang boleh hadir.


"rohit mulai rapatnya sekarang"pinta raj rohit mengangguk mengerti,akhirnya rapat dimulai salah satu karyawan maju menjelaskan beberapa materi-materi.


rapat berjalan selama 1jam lamanya tapi saat dipertengahan rapat ponsel raj berbunyi raj sangat kesal,dia mematikan ponselnya tanpa melihat siapa yang menghubunginya tak lama kemudian kini ponsel rahit yang berbunyi,rohit melihat sekilas siapa yang menghubunginya.


"nyonya besar menghubungiku tidak biasanya beliau menghubungi"guman rahit,dia merasa curiga karna mami raj.


tak lama kemudian ponsel rohit kembali berdering dan yang menghubunginya tetap orang sama,kini kecurigaan rohit begitu besar alhasil dia berniat ingin memberitahu raj tentang maminya.


"tuan sepertinya ada masalah dimansion nyonya besar sedari tadi menelfon saya" bisik rohit,raj menghela nafasnya kasar


"angkat lewat speaker"ucap raj,rohitpun menurutinya,rapat tertunda sesaat.


shinta:"hallo rohit apa raj ada disana?"


raj. :"ada mi,kenapa mami menelfon?"


shinta:"raj kenapa kau tidak menjawab telfon dari mami raj"


raj. :"aku lagi rapat mi,ada apa?"


shinta:"raj grandad dia sakit"


raj. :"apa grandad sakit,kok bisa?"


shinta:"mami juga tidak tahu,semalam penyakit grandad kambuh,raj cepatlah kemari mami takut terjadi sesuatu raj"


raj. :"aku akan segera kesana"


panggilanpun terputus,raj langsung berlari keluar ruangan sungguh dia sangat terkejut mendengar kakeknya sakit,bukan cuma raj saja semua orang yang ada disana juga ikut terkejut dan prihatin kepada keluarga salvatrucha.


"rapat selesai,kalian semua boleh kembali bekerja"ucap rohit lalu dia segera menyusul raj dengan berlari.


semua karyawan yang ikut rapat kembali keruang kerja mereka masing-masing, sedangkan raj dan rohit mereka sudah melaju pergi dengan kecepatan penuh.


*


*


*


KEDIAMAN KELUARGA SALVATRUCHA.


raj baru saja sampai dimansion,raj langsung pergi masuk berlari kekamar kakek fahri,disana sudah ada shinta, daren dan juga dokter pribadi keluarga salvatrucha gerry yang kini sedang memeriksa keadaan kakek fahri.


"raj kau sudah datang nak"ucap shinta


"bagaimana kondisi grandad?"tanya raj


"dia masih diperiksa sama dokter"ucap daren sambil menenangkan putranya.


dokter gerry adalah teman lama daren mereka teman sekelas dari smp,sma bahkan sampai kuliah tapi berbeda fakultas dan jurusan tapi mereka masih berteman hingga sekarang,gerry juga merupakan ayah riyaz teman dekat raj


"bagaimana kondisinya ger?"tanya daren saat melihat gerry sudah selesai meriksa


"penyakit paru-parunya kambuh lagi,aku sarankan sebaiknya dia dirawat kerumah sakit"ucap gerry memberi saran


"tapi ayah tidak akan mau kalau dirawat dirumah sakit"ucap shinta


"nanti setelah ayah sadar kita akan berusaha membujuknya"ucap daren


"biar raj nanti coba bujuk grandad sapa tahu dia akan mau"ucap raj.


"tuan,nona pooja menelfon anda"bisik rohit memberitahu raj kalau istrinya terus menghubunginya,raj mengambil ponselnya ditangan rohit lalu dia mengangkat panggilan istrinya.


pooja:"hallo raj,kau sedang apa?"


rak. :"hai by,aku lagi kerja ada apa?"


pooja:"tidak,aku hanya mau mengingat kanmu jangan lupa makan siang ya"


raj. :"iya by,nanti aku akan makan siang terima kasih sudah mengingatkanku"


pooja:"sama-sama,yaudah kalau begitu aku tutup dulu ya bye baby".


panggilanpun terputus,raj tidak berniat ingin memberitahukan kondisi kakek fahri karna tidak ingin pooja cemas dan berujung sakit juga,raj menunggu disofa sambil menunggu kakek fahri siuman.


*


*


*


20.10 wib kota amerika.


hari sudah gelap tapi raj tidak kunjung pulang keapartemen,pooja saat ini mondar-mandir terus kepikiran raj, bahkan dia tidak sempat sarapan meski hidangan sudah siap,pooja ingin menunggu raj pulang dan makan sama.


"raj kemana sih,jam segini belum pulang juga inikan sudah malam"guman pooja.


tak lama kemudian pooja mendengar suara pintu terbuka,pooja mengadakan pandangannya kearah pintu berharap itu raj,dan benar saja itu raj,raj bingung melihat pooja berada didepan pintu.


"loh by,kamu kenapa kok ada didepan pintu"ucap raj kebingungan


"kau sudah pulang,kenapa pulang malam begini,kau juga tidak mengabariku aku khawatir tau"keluh pooja kepada raj


"maaf by,tadi aku sedang rapat dan tugasku banyak sekali jadi aku tidak mengabarimu"ucap raj menyesal


"hhm,aku mengerti,kau pasti lelahkan seharia bekerja"ucap pooja kasian


"tidak terlalu,apa kau sudah makan?" tanya raj pooja menggeleng kepala


"kenapa kau tidak makan,nanti kalau kamu sakit gimana"ucap raj khawatir


"bagaimana aku bisa makan kalau kau belum pulang,aku ingin makan denganmu"ucap pooja memelas


"yaampun by,seharusnya kau makan saja tidak usah menunggu,yaudah ayo sekarang kita makan"ajak raj


"tidak mandi dulu?"tanya pooja


"nanti saja,kita makan dulu lagipula aku sudah lapar"ucap raj,lalu mereka pergi kemeja makan dan makan bersama.


usai itu raj pergi kekamar untuk mandi sedangkan pooja mencuci piring kotor belas mereka makan,setelah itu dia masuk kekamar,dikamar pooja melihat raj yang sedang memakai baju tidur.


"sudah selesai mandi"ucap pooja sambil berjalan kekasur,diikuti oleh raj


"hhm,kau mau tidur"ucap raj dan ikut berbaring dan memeluk tubuh pooja


"iya aku sangat mengantuk"ucap pooja


"tidurlah,aku juga akan tidur"ucap raj.


pooja dan raj memejamkan mata mereka tak lama terdengar nafas pooja yang teratur menandakan dia sudah tidur,raj yang belum tidur membuka matanya menantap wajah istirnya yang damai, tangan raj mengelus pipi mulus pooja.


"maafkan aku by sudah membuatmu khawatir,aku tidak bermaksud untuk membohongimu,aku hanya tidak ingin kau cemas dan nantinya kau sakit"batin raj merasa bersalah telah membunyikan sesuatu dari poojanya.


*


*


*


*


*


SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA


DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA


VOTE+KOMEN+LIKE