Cold Ceo Fell In Love

Cold Ceo Fell In Love
EPISODE 21



05.45 wib,kota amerika.


matahari sudah menunjukkan dirinya,tapi sepasang kekasih itu masih setia menutup matanya,hingga salah satu dari mereka membuka matanya,raj yang biasanya harus dibangunkan kini dia terbangun sendiri,dia menatap wajah kekasihnya yang tertidur lelap dipelukannya.


"by,bangun udah pagi"ucap raj sambil memainkan hidung pooja,pooja yang terganggu segera membuka matanya


"hhm,raj ada apa?"ucap pooja


"sudah pagi,kau tidak ingin bekerja, kalau tidak ingin bekerja tidur saja"ucap raj


"tidak aku masih ingin bekerja"ucap pooja


"kalau begitu mandilah dulu,rohit akan membawa pakaian untukmu"ucap raj.


poojapun pergi kekamar mandi,sedangkan raj menelpon rohit untuk menyiapkan pakaian pooja,beberapa menit kemudia pooja keluar menggunakan handuk kimono,rajpun masuk kekamar mandi.


sambil menunggu pakaiannya sampai, pooja pergi kedapur untuk menyiapkan sarapan agar lebih cepat,pooja hanya membuat sandwish dan susu karna itu memang kebiasaan raj setiap pagi harus memakan sandwish dan susu.


TIIING.


suara bel mengalihkan pooja,pooja melangkah kepintu dan membukannya, disana terdapat rohit yang sedang berdiri, pooja mempersilahkan rohit untuk masuk


"sekretaris rohit anda mau minum apa?" tanya pooja menawarkan


"tidak perlu nona,dan ini pakaian anda"ucap rohit memberikan paper bag


"terima kasih sekretaris rohit,maaf ngerepotin"ucap pooja tidak enak hati


"tidak masalah nona"ucap rizal


"sekretaris rohit silahkan duduk dulu,saya akan panggilkan raj"ucap pooja diapun pergi melangkah kekamar.


rohit duduk disofs sambil menunggu tuannya, dia sedang mengecek file yang masuk diponselnya,tak lama kemudian raj dan pooja sudah turun kebawah dengan pakaian mereka yang sudah rapi.


"kita langsung berangkat"ucap raj


"baik tuan"ucap rohit


"tunggu,sarapannya gimana?"tanya pooja


"kita makan dimobil saja"ucap raj


"baiklah,tunggu akan aku siapkan dulu"ucap pooja,diapun membungkus sandwish dan membawa 2susu kota setelah itu mereka pergi keluar.


dalam perjalanan pooja dan raj asyik dengan sarapan mereka tapi tidak dengan rohit karna dia sudah sarapan terlebih dulu,mereka menuju ketempat kerja pooja dahulu untuk mengantar pooja,dan kini mereka sudah sampai dicafe pooja.


"aku pergi dulu bye"ucap pooja hendak pergi tapi dicegah oleh raj


"tunggu,nanti aku akan balik kerumah, kau mau ikut denganku?"tanya raj


"tidak usah deh,lagian aku sudah lama ninggalin kontrakan kan sayang udah dibayar,mendingan hari ini aku tidur dikontrakan saja ya" ucap pooja


"baiklah,jaga dirimu baik-baik"ucap raj


"hhm,aku pergi ya bye"pamit pooja lalu dia keluar mobilpun berlaju pergi.


*


*


*


PERUSAHAAN SALVATRUCHA.


raj sudah memasuki area perusahaan, berjalan dengan gaya cool dengan wajah dinginnya membuat semua karyawan wanita tidak berkedip menatapnya,raj hanya acuh saja dia tidak perduli dengan tatapan mereka karna itu sudah terbiasa baginya,raj selalu memancarkan auranya.


raj membuka pintu ruangannya,disana tampak seorang wanita paruh baya sedang duduk disofa,dia adalah shanti mami raj, menyadari kedatangan putranya shanti melihat kearah raj yang sedang berjalan kearahnya.raj duduk disamping shanti.


"kenapa mami datang kesini?"tanya raj


"apa salahnya,mami hanya ingin bertemu dengan putra mami"ucap shanti


"kenapa kau baru datang?"tanya shanti


"raj tadi nganterin pooja dulu baru datang kesini"jelas raj


"raj kapan kau akan menikahi pooja?" tanya shanti terang-terangan


"kenapa tiba-tiba mi?"tanya raj


"raj mami dan papi sudah tua,grandmanpun sudah kepengen cicit, kau mau menunda berapa lagi"ucap shanti


"mi raj dan pooja baru saja pacaran,belum kepikiran untuk kesitu"ucap raj


"apapun alasannya setidaknya kau harus memiliki inisiatif untuk menikah,kau sudah cukup umur raj"ucap shanti


"jika kau benar-benar serius,mami yakin pooja pasti setuju"ucap shanti


"mami sudah mengatakan apa yang harus dikatakan semua tergantung padamu, mami pergi dulu,jangan lupa nanti malam kau harus pulang ya"ucap shanti


"biarkan rohit pengantar mami"ucap raj


"tidak usah,mami sudah ada supir"ucap shanti lalu dia berlalu pergi.


setelah kepergian shanti raj menjadi tidak fokus,kata-kata maminya selalu tergiang diotaknya,jujur raj ingin sekali memiliki pooja seutuhnya,tapi di takut pooja akan menolaknya, jika orang lain tau bahwa seorang raj salvatrucha memiliki rasa takut seperti ini,mereka pasti akan menertawakannya habis-habisan.


*


*


*


DISEBUAH CAFE COFFE.


kini pooja dan rekan-rekan lainnya sedang beristirahat,mereka sedang menghabiskan waktu makan siang mereka dengan rekan kerja,seperti biasa pooja akan selalu makan siang bersama tina sahabatnya.


"pooja gimana hubungan kamu sama tuan raj itu udah sampai mana?"tanya tina


"maksudmu,aku gak ngerti hubungan kita baik-baik saja kok"ucap pooja


"iish kau ini polos sekali,maksudku apa sudah lebih dari ciuman"ucap tina membuat pooja batuk karna terkejut


"huhuk,tina kamu ngomong apaan sih" ucap pooja salah tingkah


"apa salahnya aku hanya bertanya saja"ucap tina tanpa rasa bersalah


"oh,jangan-jangan kalian udah.."ucap tina


"jangan mikir yang aneh-aneh,kita belum melakukan apapun"ucap pooja


"benarkah,sayang sekali"ucap tina


"kau ini,cepat habiskan makanannya, waktu istirahat hampir habis"ucap pooja


"iya,iya"ucap tina merekapun kembali makan dalam keadaan hening.


pooja sungguh salah tingkah ketika tina tiba-tiba bertanya seperti itu,seketika ingatan pooja kembali dimana mereka hampir mau melakukannya,pipi pooja merah merona,selesai makan semua pelayan cafe kembali bekerja.


*


*


*


malampun sudah tiba,semua karyawan sudah berpulangan,begitu juga dengan raj dan rohit mereka berjalan menuju kemobil mereka,rohit membuka pintu untuk raj setelah itu dia masuk kedalam dan melajukan mobilnya kemansion.


beberapa menit kemudian,mobil sudah sampai dimansion salvatrucha,raj turun dan langsung masuk kedalam,sedangkan rohit kembali mengendarai mobilnya menuju keapartemennya.


"raj kau sudah datang"ucap shanti


"kakak,kenapa pulang kesini?"tanya raina


"memang kalau kakak kesini,ini juga rumah kakak kan"ucap raj


"bukan begitu,tumben aja gitu kakak kesini biasanya diapartemen"ucap raina


"mami yang nyuruh kakak kesini"ucap raj


"raj kau mandilah dulu,setelah itu baru kita makan bersama"ucap shanti,rajpun pergi kekamarnya untuk mandi.


selang beberapa menit raj sudah selesai mandi dia juga sudah berganti memakai piyama,raj turun kebawah menuju kemeja makan,disana semua orang sudah berkumpul,makan malam keluargapun dimulai,mereka makan dalam keheningan.


usai makan malam satu-persatu orang berpergian kekamar mereka,begitu pula dengan raj,dia pergi kekamarnya,sebelum tidur dia menghubungi pooja,berbicara beberapa menit kemudia dia mematikan lampunya dan terlelap tidur.


*


*


*


*


*


SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA


DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA.


VOTE+KOMEN+LIKE