
pagi hari diapartemen alex,tampak sitina tengah buru-buru bersiap.tadi subuh tina ditelfon oleh tetangga ibunya,memberi kabar kalau ibunya masuk rumah sakit karena ditemukan pingsan dijalanan.
mendengar kabar itu tentu tina syok dan merasa sangat khawatir,maka itu tina langsung putuskan untuk pergi kerumah sakit berniat menjenguk ibunya,karena tina takut ibunya kenapa-kenapa disana.
"alex ayo cepat aku sudah siap"ucap tina
"sabar honey,bagaimana dengan jason apa kita bawa saja dia?"tanya alex kikuk
"iya kita bawa saja,kasian dia sendirian nanti disini"ucap tina buru-buru sekali.
setelah berdiskusi dan jason menyetujui untuk ikut,merekapun keluar menuju tempat parkiran,mereka bertiga masuk kedalam mobil,merasa sudah siap alex melajukan mobilnya ketempat tujuannya.
untung jalanan masih sepi karena masih terbilang cukup pagi,alex mengumudi dengan kecepatan sedang,meski begitu mereka akhirnya sampai disalah satu kerumah sakit tempat ibu tina dirawat.
tina langsung keluar dan berlari menuju kamar inap ibunya,jason dan alex ikut berlari dibelakang tina,sesampai tina masuk dan melihat ibunya dan ada dua orang tetangga yang menemani ibunya.
"ibu"seru tina,dia berlari kearah ibunya
"ibu,kau tidak papa?"tanya tina cemas
"ibu baik-baik saja,tidak perlu cemas" ucap sonia ssth menyakinkan tina
"syukurlah kalau begitu"ucap tina lega.
sonia tadi sempat pingsan saat hendak pergi mengantar pesanan deliverynya, untung saja ada tetangganya yang tahu jadi sonia bisa segera dibawah kerumah sakit oleh tetangganya,lalu tetangganya itu segera memberitahunya kepada tina.
"terima kasih karena telah membawa ibu mertua saya kesini"ucap alex sungkan
"tidak perlu sungkan begitu,baiklah karna kalian sudah datang,kami pamit dulu kalau begitu" ucap tetangga sonia ramah
"sekali terima ibu,sudah menjaga ibu saya"ucap tina merasa berhutang budi.
setelah berpamitan tetangga itu pergi dan kini tersisa mereka berempat,tina merawat ibunya dengan telatin,dari mulai sarapan,memberinya obat dan mandi lalu berganti baju,semuanya diurus tina.
"oma,kenapa oma sakit?"tanya jason
"oma tidak sakit sayang,oma hanya capek saja"ucap sonia tersenyum gemas
"ibu,kalau ibu butuh apa-apa bilang saja, biar alex yang mengurusnya"ucap alex
"iya nak alex"ucap sonia tersenyum haru
"kenapa ibu masih bekerja,tinakan sudah bilang tidak usah,kesehatan ibu sudah sangat lemah"ucap tina mengomeli sonia
"ibu bosan kalau tidak kerja,meski kalian ngasih uang yang cukup untuk ibu,tetap saja ibu bosan jika tidak kerja"ucap sonia
"ibu keras kepala"ucap tina cemberut.
tina memang menyuruh ibunya berhenti bekerja karena tidak ada yang membantu sebagai gantinya tina dan alex selalu mengirimkan uang pada sonia,tapi sonia tetap saja bekerja meski sudah dilarang.
"honey kita jangan ganggu ibu ya,biarkan ibu istirahat dulu"ucap alex mengalihkan
"iya,kalian pulang saja,ibu tidak apa-apa disini sendiri"ucap sonia mengusir pelan
"tidak aku akan menjaga ibu disini,aku tidak tenang jika ninggalin ibu"tolak tina
"baiklah,kau akan bersamamu"ucap alex
"no alex,kau sebaiknya bekerja saja,kau ada meetingkan hari ini"ucap tina ingat
"iya nak alex,biar tina saja yang menjaga ibu,kau pergilah bekerja nak"ucap sonia
"baik kalau begitu,aku akan membawa jason juga,tidak baik kalau dia disini,aku akan membawanya keibu"ucap alex usul
"baiklah,jason kau tinggal dirumah nenek dulu ya sayang,gak papakan?"tanya tina
"tidak papa mi"ucap jason menyetujui
"kalau begitu kami pergi dulu,aku akan kembali lagi nanti"ucap alex berpamit.
selesai berpamit jason dan alexpun pergi dari rumah sakit,kini hanya tinggal tina dan ibunya yang tersisa,hari ini tina akan menginap dan menjaga ibunya dirumah sakit,mungkin sampai sonia sembuh.
*
*
*
PERUSAHAAN SALVATRUCHA.
sejak tadi raj kepikiran dengan seseorang raj merasa ada seseorang yang sedang mengawasinya akhir-akhir ini,raj merasa ada seseorang yang sedang mengincar keluarga dan itu membuat raj terganggu.
"rohit minta anak buahku untuk menjaga istri dan anakku selama 24jam"pinta raj
"kenapa tuan,apa sesuatu terjadi pada istri dan anak tuan?"tanya rohit waspada
"aku merasa sedang diawasi orang,maka itu aku harua waspada"ucap raj serius
"baik tuan,saya akan menyuruh bawahan tuan untuk menjaga nona"ucap rohit
"ohya dan tolong cari informasi tentang wilson,dia sangat mencurigakan"ucap raj
"wilson,siapa tuan?"tanya rohit tak tahu
"jika aku tahu,aku tak akan menyuruhmu untuk mencari tentangnya"ucap raj datar
"ah baik tuan,saya mengerti"ucap rohit.
rohit tidak berani bertanya lagi jika nada suara raj berubah dingin,mereka kembali melanjutkan membahas proyek mereka yang sempat tertunda lagi,kali ini rajpun mencoba untuk fikus pada pekerjaannya.
rajpun bukanlah orang bodoh yang tidak mengerti situasinya sekarang,raj sadar kalau dirinya sedang diincar seseorang karena raj berkali-kali bertemu dengan orang aneh yang ketahuan dia sedang mengendap-endap memata-matainya.
jangan ditanya dari mana raj tahu adalah seorang mata-mata,dari penampilan saja raj sudah tahu kalau dia orang suruhan yang disuruh memata-matai keluarganya
raj tidak memberitahu soal itu kepooja atau vanes,raj takut istri dan anaknya menjadi takut dan panik,biarkan raj saja yang menangani musuhnya itu sendiri.
sore hari raj dan rohitpun bergegas pergi pulang,raj ingin cepat-cepat pulang karna khawatir meninggalkannya keluarganya terlalu lama,raj tidak ingin mata-mata itu melukai atau menyakiti anak dan istrinya.
tak butuh lama raj sudah sampai,ia turun dan bergegas menuju apartemennya,dan rohit dia langsung pulang ketempatnya, sesampainya diapartemen raj melihat ada orang berdiri didepan apartemennya
"siapa kau?"tanya raj penuh intimidasi
"saya kurir tuan,saya ingin mengantar pesanan ini"ucap kurir menyerahkan paket misterius keraj,raj menatap datar
"buang paket itu"ucap raj tidak suka
"tapi tu...."ucapan kurir terpotong
"tenang saja kau tetap dibayar,sana kau pergi"ucap raj mengusir sedikit kasar.
tukang kurir itupun pergi,raj membuka pintu dan masuk kedalam,disana tanpa sengaja raj berpapasan dengan pooja yang baru saja turun dari tangga atas.
"oh ternyata kau,aku kira siapa tadi yang memencet bel"ucap pooja mendekati raj
"by apa kau memesan sesuatu?"tanya raj
"tidak,aku sama sekali tidak memesan apapun,kenapa"tanya pooja balik heran
"tadi ada kurir yang mengantar paket,aku pikir kau memesan sesuatu"ucap raj
"paket aneh lagi"ucap pooja tak menduga
"hm,by mulai sekarang kau jalan keluar sendirian,jika ada sesuatu kau harus cepat-cepat memberitahuku"pinta raj
"kenapa?"tanya pooja tidak mengerti
"tidak ada hanya untuk berjaga-jaga saja"ucap raj berbohing kepada pooja
"baiklah"ucap pooja menurut saja.
pooja hanya menurut saja karena pooja percaya ada sesuatu dibalik kata-kata raj,sebenarnya raj tadi curiga dengan kurir itu dan dugaan raj benar,sesuatu yang tidak beres terjadi pada keluargax, raj harus cepat menyelidikinya pikirnya.
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN-LIKE