
pagi ini seperti biasa pooja melakukan aktivitas sebagai seorang istri,saat ini pooja tengah membantu raj mengikatkan dasi,ini sudah menjadi rutinitas setiap harinya,usai ikat dasi pooja membantu pakaikan jas,merapikan penampilan raj.
"terima kasih by"ucap raj saat pooja selesai mengurusnya,pooja tersenyum
"oh iya raj,nanti siang aku dan raina mau pergi keluar boleh ya"izin pooja
"mau kemana emang?"tanya raj serius
"besokkan tina dan tuan alex mau nikah, jadi aku dan raina mau nemenin tina buat fitting gaun pengantin"jelas pooja
"ooohh"ucap rah senyum-senyum sendiri
"kenapa senyum-senyum?"tanya pooja
"ini aku gak nyangka aja kalau alex bakal nikah sama sahabat kamu itu"ucap raj
"aku juga gak nyangka kalau sahabat kita bakal disatuin"ucap pooja tersenyum
"yasudah kamu boleh pergi,tapi setelah itu langsung pulang mengerti"ucap raj
"siap suami"ucap pooja hormat pada raj
"yaudah kita keluar,pasti semua orang sudah nungguin"ucap raj pooja setuju, merekapun pergi keluar dari kamar.
dimeja makan semua orang sudah pada berkumpul,pooja dan raj ikut bergabung mereka sarapan pagi bersama,selesai sarapan raj pamit pergi,dia mencium kening pooja lalu diapun pergi kekantor.
sementara pooja kini membantu shinta mengurus kakek fahri,sebagai menantu tentu juga kewajiban pooja membantu mertuanya apalagi pooja sedang berada dirumah mertua tentu akan tidak enak jika pooja tidak melakukan apapun.
*
*
*
siang hari seperti rencana pooja saat ini pooja,raina,tina sedang berada dibutik, tina fitting gaun penganti ditemanin oleh sahabatnya dan juga kedua ibunya bella dan sonia,semua persiapan pernikahan sudah siap diterjamini oleh pihak pria.
tak lama kemudian tirai terbuka,terlihat seorang wanita yang anggun dan cantik dengan menggunakan gaun pengantin berwarna putih,tina terlihat sangat canti semuanya terpaku melihat tina,mereka mendekati tina,memperhatikan intens.
"wah tina kau sangat cantik"puji pooja
"iya,kak tina sangat cocok kalau pakai gaun pengantin ini"timpal puji raina
"menantu sangat cantik alexku sangat beruntung memilik istri secantik dirimu" puji bella sambil membelai rambut tina
"aku juga beruntung memiliki putri secantik dirinya"puji sonia tersenyum
"terima kasih"ucap tina salting karna mereka terus-terusan memujinya.
selesai fitting baju,mereka mampir untuk makan siang,mereka ditraktir oleh bella karna dirinya yang memaksa akhirnya mereka mau tidak mau mengikuti bella.
usai makan pooja dan raina pamit untuk pulang dulu kepada bella,sonia dan tina selesai pamitan pooja dan raina masuk kemobil raina,sebenarnya mereka ingin menuju kemall untuk membeli hadiah pernikahan tina sekalian membeli gaun.
merekapun sudah sampai disalah satu mall ternama,selesai memarkir mereka bergegas masuk kedalam,disana pooja berhenti disebuah toko perhiasan dia ingin memberi perhiasan kepada tina sahabatnya sebagai hadiah pernikahan.
"raina menurutmu perhiasan mana yang cocok untuk tina?"tanya pooja kepada raina,karna dirinya memang bingun kalau tentang perhiasan,rainapun membantu pooja memilih perhiasan yang cocok.
"kak bagaimana kalau yang ini"ucap raina menunjuk salah satu set perhiasan, pooja melihat perhiasan pilihan raina
"bagus juga,mbak saya mau lihat yang ini"ucap pooja,karyawan mengambil perhiasannya dan menunjukkannya
"indah sekali,kita pilih yang ini aja gimana?"tanya pooja,raina mengangguk
"mbak saya ambil yang ini"ucap pooja
"baik tunggu sebentar nona"ucapnya karyawan itu menyiapkan pesana pooja
usai itu kini giliran raina yang memilih hadiah,pilihan raina yaitu tas dan sepatu karna tadi pooja memilih perhiasan jadi raina ingin yang lain,selesai memilih hadiah kini giliran untuk mereka,mereka akan membeli gaun untuk menghadiri pernikahan tina,mereka pergi ketoko baju
setelah hampir mencoba beberapa gaun akhirnya mereka punya pilihan,selesai membayar mereka cepat pulang karna hari sudah mulai sore,mereka masuk kedalam mobil,mobilpun melaju pergi.
*
*
*
kini mereka baru saja sampai dimansion, raina dan pooja turun dari mobil lalu masuk kedalam saat diruang tengah terlihat sally yang sedang berbincang dengan raj yang sedang fokus kelaptop.
"dia masih saja usaha untuk menggoda rajku dasar teh hijau"batin pooja,pooja berjalan mendekati mereka sedangkan raina langsung masuk kedalam kamar.
"raj"sapa pooja,raj yang mendengar suara pooja segera melihat kepooja
"by kau sudah pulang"ucap raj senang
"hhm,aku capek sekali"ucap pooja sengaja merangkul lengan raj manja
"memang dari habis dari mana saja kok capek banget kayaknya?"tanya raj
"tadi selesai fitting gaun aku dan raina mampir dulu kemall untuk beli hadiah,oh aku juga tadi membeli 1set jas untukmu dan jas itu cocok disandingkan dengan gaunku"ucap pooja,raj tersenyum senang
"oh ya,apa itu artinya sedari tadi kau terus memikirkan aku iya kan"goda raj
"cih gak juga tuh"ucap pooja cemberut raj mencubit pipi gemas pooja
"baby jujur saja,apa susahnya tinggal bilang kalau kau selalu merindukan aku itu sebabnya kau selalu memikirkan aku" ucap raj terus-terusan menggoda pooja.
mereka terus saja bercanda sampai lupa kalau diantara mereka ada orang lain yang sedang menatap tidak suka kearah mereka,sally sangat geram dibuatnya.
"baru pertama kali lihat kak raj tertawa lepas seperti itu,tadi denganku sangat cuek,apasih bagusnya wanita ini"batin sally,saat ini dirinya sangat cemburu.
malam hari semu keluarga salvatrucha kini sedang makan malan bersama,raj dan pooja memang masih menginap disana agar bisa membantu mengurus kakek fahri,selesai makan semua orang pergi kekamar mereka masing-masing.
pooja dan raj berada dikamar,saat ini pooja tengah bersandar didada bidang raj karna mereka sedang menonton dikamar,sebenarnya hanya pooja yang ingin nonton raj hanya menemaninya.
"raj kau merasa ada yang aneh gak sih dengan sally?"tanya pooja hati-hati
"aneh gimana maksudmu?"tanya balik raj
"ya aku ngerasa kalau sally suka sama dia itu selalu caper kekamu"jelas pooja
"ya tapikan aku gak meladeninya,biarkan saja nanti juga dia capek sendiri"ucap raj santai,pooja menatap raj heran
"kamu tau kalau dia suka sama kamu?" tanya pooja sambil menatap raj serius
"tentu saja,dia itu terlalu menunjukkan sifatnya tentu saja aku tau"ucap raj
"terus kenapa kamu gak menjauh darinya kalau kamu udah tau"ucap pooja kesal
"kalau aku bersikap seperti itu aku jadi gak enak by sama mami,ntar mami mikirnya yang gak-gak,tapi kamu tenang saja kamu taukan wanita yang kusuka itu cuma kamu tidak ada yang lain"rayu raj
"halla gombal"ucap pooja menahan malu
"sudahlah lupakan itu,lebih baik kita tidur ini susah malam yuk"ucap raj.
mereka membaringkan tubuh mereka kekasur,seperti biasa raj akan memeluk pooja karna dia tidak bisa tidur jika tidak memeluknya,pooja tidak masalah karna dirinya juga senang dipeluk raj,mereka sudah terlelap tidur pergi kealam mimpi.
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA
DUKUMG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE