Cold Ceo Fell In Love

Cold Ceo Fell In Love
EPISODE 88



hari ini sepasang suami istri berencana untuk pergi kemall membeli pelengkapan bayi,karena usia kandungan pooja sudah memasuki 7bulan jadi raj dan pooja kini tengah mempersiapkan kebutuhan bayi.


raj sengaja tidak masuk kerja karena dia ingin menemani sekaligus membantu pooja mencari peralatan bayi,mereka pergi kemall berdua tidak dengan rohit karna rohit sedang bekerja dikantornya.


mereka menelusuri toko-toko mall hingga berhenti kesalah satu toko yang menjual semua peralatan bayi,merekapun masuk ketoko tersebut,terlihat dari raut wajah pooja kalau dirinya sangat berantusias.


"lihatlah raj,semua baju,sepatu dan yang lainnya lucu banget"ucap pooja gemas


"iya,pilihlah apa yang kau cari"ucap raj.


pooja melangkah mendekat kebaju-baju untuk bayi,ini adalah pertama kali pooja belanja pakaian untuk bayi,dia bingung harus pilih yang mana,karena baju bayi semuanya lucu-lucu pooja jadi bingung.


"raj,kita ambil baju yang seperti ini dan ini ya,lihat lucu kan"ucap pooja memperlihat dua model baju pilihannya kepada raj.


"kenapa hanya dua model by,ambillah lebih banyak lagi"ucap raj kurang puas


"nanti kita cari lagi raj,kan masih banyak lagi yang harus kita beli raj"ucap pooja.


merekapun berlanjut mencari barang yang lainnya,kali ini mereka berhenti disepatu bayi,pooja begitu antusiasnya mencari sepatu yang cocok untuk sibayi nanti,sedangkan raj dia hanya mengikuti.


"raj lihat sepatu ini sangat lucukan"ucap pooja memperlihatkan sepasang sepatu


"tidak by,jangan ambil yang itu,anak kita pria by masak pakai sepatu kayak gitu" ucap raj menolak barang pilihan pooja


"raj ini tuh sepatu untuk bayi pria,emang kenapa kalau pakai ini?"tanya pooja


"by kalau pria harus pakai sepatu yang keren contohnya sepatu bola,basket seperti itu"ucap raj memberitahu pooja.


pooja ternganga mendengar perkataan raj,apa raj sudah kehilangan akal telah menyuruh anaknya memakai sepatu seperti itu saat masih bayi,pooja hanya menggeleng kepala dengar ucapan raj.


"tunggu disini,soal sepatu biar aku saja yang mencarinya"ucap raj,raj memulai menyelusuri mencari sesuatu yang menurutnya cocok untuk dipakai sibayi.


"memang sepatu apa yang ingin kau cari raj?"tanya pooja penasaran dengan raj


"sepatu bola basket"ucap raj sambil matanya terus mencari sepasang sepatu


"ya ampun raj iih"ucap pooja memukul lengan raj,raj terkejut karna dipukul pooja


"kok dipukul,ada apa?"tanya raj bingung


"anak kita masih kecil raj dan kau sudah menyuruhnya untuk pakai sepatu seperti itu,kau gila"ucap pooja mengomeli raj


"loh emang kenapa,kan biar keren by anak kita kalau diliat orang"ucap raj


"gak,kita hanya beli barang yang penting penting saja jangan yang aneh aneh ya raj,sudah kita beli sepatu yang biasa saja dulu"ucap pooja memberi pengertian raj.


usai perdebatan kecil,pooja sudah milih beberapa sepasang sepatu yang cocok untuk dipakai sehari-hari,raj hanya bisa pasrah dan mengikuti semua perkataan istrinya dari pada nanti kena omel lagi.


selesai memilih baju dan sepatu mereka pergi berahli ketoko lain,mereka masuk ketoko yang juga menjual peralatan bayi pooja masuk terlebih dulu sedangkan raj berada dibelakangnya dengan trollynya.


"sekarang kita cari apa lagi?"tanya raj


"kita butuh box bayi,dimana ya kira-kira bix bayinya"ucap pooja mencari-cari


"selamat siang nona tuan,ada yang bisa saya bantu?"tanya pengawai mall itu


"ah ini mbak kita lagi cari box bayi kira kira dimana ya?"tanya pooja ramah


"ooh box bayi,mari ikuti saya nona,saya akan menunjukkan koleksi box bayi kami mari"ucap pengawai menuntun mereka.


pooja dan raj mengikuti langkah perginya pengawai itu,mereka terus melangkah sampai mereka sampai ditempat box bayi,disana ada beberapa box bayi yang tersusun rapi dan tentu semua itu mahal.


"raj menurutmu bagusan yang mana aku bingung milihnya?"tanya pooja,raj intens melihat kebox bayi didepannya,dirinya juga bingung dan tidak mengerti sama sekali tentang hal ini,raj dalam masalah.


"kita ambil yang ini sama yang itu saja by"ucap raj menunjuk dua box bayi


"loh kok dua,kitakan cuma butuh satu raj" ucap pooja kebingungan+keheranan


"biar gak bosen by,udah nurut aja kita ambil yang dua itu"ucap raj tetap kekeh.


pooja hanya pasrah saat raj seperti itu, artinya raj tidak ingin dibantah hal hasil mereka membeli dua box bayi,satunya box bayi untuk tidur dan satunya box bayi gantung untuk bersantai-santai sibayi.


selesai mengurus semuanya,merekapun pergi makan untuk mengisi tenaga mereka yang sudah terkuras habis akibat keliling mencari kesana kemari tentang kebutuhan dibayi,mereka ingin ngasih yang terbaik untuk anak mereka nanti.


sore menjelamg malam mereka baru saja keluar dari mall,selesai mengurus kebutuhan sibayi mereka berniat pulang balik keapartemen,terlihat raut wajah mereka merasa puas selesai berbelanja.


*


*


*


20.00 WIB KOTA AMERIKA.


hari semakin gelap malam tiba,sepasang dua insan yang sedang kasmaran,pooja mengelus rambut raj yang sedang tidur dipahannya sedangkan raj asik berbicara dengan sibayi yang masih diperut pooja.


"membeli peralatan dan kebutuhan dibayi sudah,tinggal menunggu hari lahiran saja aku jadi tidak sabar menunggu anak kita lahir"ucap raj mendongak menatap pooja yang juga sedang menatap dirinya.


"aku juga,kira-kira saat anak kita lahir lebih mirip aku atau kau?"tanya pooja sambil membayangkan wajah anaknya


"tentu saja lebih mirip denganku karna aku yang menanam benih disini"ucap raj


"tapi aku yang mengandung dan nanti aku juga yang melahirkan tentu saja mirip denganku"ucap pooja tak terima


"tapi anak kita pria by,tentu mirip aku kalau anak kita wanita baru mirip denganmu"ucap raj tidak mau kalah.


"gak gitu ding konsepnya raj"keluh pooja


"sudahlah tidak perlu berdebat,mau seperti apa rupa anak kita bagiku tidak masalah,asalkan saat lahiran nanti kau dan bayi kita selamat itu cukup bagiku" ucap raj mengelus perut buncit pooja.


pooja tersenyum manis,raj mempunyai sifat manis yang kebanyakan orang tidak tahu karna raj hanya menunjukkannya pada orang yang dia sayang,beruntung sekali pooja memiliki suamj seperti raj.


"ini sudah malam sebaiknya kita tidur,ibu hamil tidak baik begadang"ucap raj mengingati pooja hanya mengangguk.


rajpun mengubah posisinya menjadi berbaring disamping istrinya,pooja langsung masuk kedalam dekapan raj menyembunyikan wajahnya didada bidang raj mencari kehangatan,rajpun membalas pelukan pooja lebih erat.


*


*


*


*


*


SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA


DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA


VOTE+KOMEN+LIKE