Cold Ceo Fell In Love

Cold Ceo Fell In Love
EPISODE 69



2 hari kemudian.


setelah 3hari dirawat dirumah sakit hari pooja kondisi pooja sudah membaik dan sekarang telah izinkan untuk,mendengar itu pooja merasa lega karena dirinya sudah tidak betah apalagi pooja sudah strees karna sikap posesifnya raj.


suster membantu pooja melepas selang infus pooja,lain halnya dengan raj yang sibuk mengurus membereskan barang bawaan mereka,usai melakukan tugas suster pergi meninggalkan raj dan pooja.


"raj apa kau perlu bantuan?"tanya pooja.


"tidak perlu by,infusmu baru saja dilepas jadi kau tidak boleh melakukan pekerjaan apapun"ucap raj menolak tegas.


penolakan tegas raj berhasil membuat pooja diam,pooja hanya memerhatikan gerak-gerik raj yang sibuk memasukan barang kesemua tas,beberapa menit kemudian raj sudah menyelesaikannya.


"sudah beres,ayo kita pulang,sini aku kau jalan"ucap raj hendak memapah pooja.


"hei raj aku bisa jalan sendiri,tanganmu sudah sibuk dengan tas besar itu,sudah tidak perlu memapahku"tolak pooja.


pooja berjalan dulu didepan raj,namun bukan raj namanya kalau mau ditolak,raj paling tidak suka penolakan jadi dia tak mendenagr perkataan pooja,dia tetap merangkul pooja,meski pooja sedikit risih karna dilihat semua orang pooja pasrah.


didepan sudah ada mobil raj serta supir yang selalu ada untuk raj dialah rohit,dia membantu membawakan tas raj lalu menaruhnya dibagasi,lalu dirinya juga masuk,merasa sudah siap rohitpun menyalah mobilnya ketempat tujuan.


setelah menempuh perjalanan mereka sudah sampai diapartemen,raj memapah pooja masuk kedalam sedangkan rohit membantu membawakan tas bawaan.


"tuan,nona tasnya akan saya simpan disini"ucap rohit menarus tasnya.


"terima kasih sekretaris rohit"ucap pooja.


"sama-sama nona,kalau begitu saya pamit dulu,permisi"pamit rohit.


rohitpun pergi meninggal pooja dan raj kini hanya tinggal mereka berdua saja, mereka melangkah masuk kedalam kamar,pooja membaringkan tubuhnya dikasur yang empuk dari rumah sakit.


"jika kau masih lelah istirahatlah"pinta raj


"lalu kau,kau mau kemana?"tanya pooja.


"tidak kemana-mana by,aku akan disini menemanimu"ucap raj mengelus pooja.


pooja mulai memecamkan mata karna dirinya masih mengantuk,mungkin masih ada efek obat dirinya,raj menyelimuti tubuh pooja dengan selimut lalu dirinya duduk disamping pooja menemaninya sambil berkutat dengan laptopnya itu.


*


*


*


dilain sisi rohit tidak langsung pulang dia pergi ketempat kerja istrinya karin, mumpung dirinya tidak lumayan sibuk jadi dia ingin mengambil kesempatan dengan berkencan dengan istrinya.


disalah satu tempat rumah psikolog karin tengah menanti kedatangan rohit, rohit tadi mengirimkan pesan untuk mengajak keluar karna karin juga tidak terlalu sibuk jadi dia mengiakan ajakan sebuah mobil berhenti didepan karin.


"sayang ayo masuk"ucap rohit setelah menurunkan kaca mobilnya,mengetahui siapa itu karin langsung kedalam mobil.


"tumben kau mengajak aku jalan,kau tidak sibuk?"tanya karin memastikan


"tidak,tadi aku baru saja mengantar tuan balik keapartemen karna nona pooja sudah pulang jadi tuan hari tidak masuk kerja dan aku juga tidak terlalu sibuk jadi aku ingin mengajakmu keluar"jelas rohit


"akhirnya kita bisa menikmati waktu kita tanpa memikirkan pekerjaan"ucap karin.


karin merasa sangat senang karna akan bersenang-senang bersama rohit,mereka memang jarang menghabiskan waktu bersama karna pekerjaan rohit yang selalu menumpuk melebihi seorang bos.


rohit memutuskan untuk membawa karin kemall,hari ini rohit akan memanjakan karin dengan membiarkan dia menguras uangnya,meskipun rohit hanya seorang sekretaris tapi penghasilannya gajinya yang lumayan tidak perlu diragukan lagi.


"ayo kita turun"ajak rohit saat sudah tiba.


"kau mengajakku kemall,apa kau tidak akan menyesal"ucap karin menantang


"tidak,hari ini kau bebas belanja apapun yang kau inginkan"ucap rohit lembut.


"baiklah,bersiaplah untuk kukiras habis uangmu tuan"ucap karin antusias.


melihat keantusiasan karin membuat rohit sangat senang,jujur dirinya merasa bersalah karna jarang menghabiskan waktu bersama karin,meski karin tidak mempermasalahkannya tetap sedih,tapi apa daya rohit yang tidak bisa apa-apa.


karin terus bebelanja,kadang belanja tas sepatu dan beberapa baju,rohit hanya mengikuti dari belakang,puas bebelanja dan merasa letih mereka memutuskan istirahat disalah satu restoran dimall.


"kau senang sekarang?"tanya rohit


"hm sangat,sudah lama aku tidak belanja sekarang aku puas menghabiskan waktu bersama suamiku"ucap karin bahagia


"maaf sayang,karna pekerjaanku kita jadi jarang menghabiskan waktu berdua,tapi aku janji akan diusahakan lagi"ucap rohit serius memegang erat tangan karin


"sudah tidak perlu dipikirkan,aku ngerti kalau pekerjaanmu sangat banyak aku tidak papa,kau berada disisiku itu sudah cukup untukku"ucap karin sangat tulus.


inilah yang disukai rohit dari karin,karin sangat mengerti kondisi rohit dan karin sama sekali tidak mengeluh,sungguh rohit merasa beruntung mendapatkan istri seperti karin yang terus mengertinya


tak lama seorang pelayan mengantarkan pesanan mereka,belanjan seharian telah membuat perut mereka kelaparan,jadi mereka memutuskan mengisi tenaga dulu sebelum balik pulang keapartemen.


*


*


*


17.10 wib kota amerika.


hari sudah mulai malam,pooja baru saja selesai mandi,tapi dia tidak menemukan raj dikamar,selesai berganti baju pooja melangkah menuruni tangan untuk mencari keberadaan suaminya raj.


pooja melangkah kedapur,dia mendapati raj yang tengah sibuk memasak dengan ponsel yang ada disampingnya,pooja sangat senang melihat ini,dia melangkah mendekati raj dan memeluknya dari belakang membuat raj sangat terkejut.


"apa yang sedang kau masak hari ini hm"?"tanya pooja melirik kemasakan raj.


"hari ini aku membuat nasi goreng ikan salmon khusus untukmu baby"ucap raj


"oh ya pasti rasanya enak"puji pooja


"tentu saja,lihat dulu siapa yang masak" ucap raj membanggakan dirinya sendiri


pooja hanya tersenyum karna itu sudah biasa melihat tingkat kepedean sang suami,raj fokus memasak sambil melihat tutorial diponselnya,selang beberapa menit masakan raj susah siap disantap.


"wah kelihatannya ini sangat lezat"ucap pooja tergiur melihat penampakan masakan raj,pooja sudah tidak sabar untuk mencicipinya,diapun mencicipin masakan raj,raj menatap intens pooja.


"bagaimana apa enak?"tanya raj penuh harap kalau masakannya enak.


"eehm wah hebat,masakanmu sangat lezat raj,cobalah kau makan"puji pooja


"sungguh"ucap raj ragu,rajpun mencoba masakannya sendiri dan ternyata benar masakannya lumayan enak dan cocok dilidah tidak seperti pertama kalinya itu.


mereka makan bersama-sama,raj sudah memenuhi janjinya untuk belajar masak demi istri dan bayinya,dan lihatlah raj sekarang, keahlian raj bertambah yang dulunya tidak bisa memasakan tapi sekarang dirinya cukup bisa memasak.


*


*


*


*


*


SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA


DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA


VOTE+KOMEN+LIKE