Cold Ceo Fell In Love

Cold Ceo Fell In Love
EPISODE 42



07.15 wib turki🇹🇷.


sinar matahari yang menembus jendela kamar mengganggu tidurnya raj,tubuh raj menggeliat tangannya meraba-raba tempat tidur sebelahnya,raj membuka matanya saat seseorang yang dicari tidak ada disamping tempat tidurnya.


"by,kau dimana by"ucap raj,dia turun dari kasur mencari pooja,dia masuk kedalam kamar mandi tapi pooja tidak ada disana, mencarinya diruang santai juga tidak ada,rajpun kembali kekamar menuju kebalkon mencari keberadaan pooja.


matanya raj menyelusuri setiap sudut balkon ternyata pooja berada disana,saat ini pooja sedang berenang dengan hanya menggunakan lingerie sisa semalam,raj terpaku dengan penampilan pooja,tubuh pooja saat ini terpampang jelas didepan mata,berkali-kali raj menelan ludahnya.


"oh raj kau sudah bangun"ucap pooja saat menyadari keberadaan raj disana.


"raj kenapa kau diam dan hanya berdiri saja"ucap pooja saat tidak mendapat respon dari raj,karna kesal pooja dengan sengaja mencipratkan air kewajah raj.


cipratan air itu berhasil membuyarkan lamunan raj,raj melihat kearah pooja yang sedang tersenyum kemenangan,raj ikut tersenyum lalu dia berjalan mendekat kearah kolam renang.


"kenapa kau berenang dipagi-pagi buta begini hm?"tanya raj sambil berjongkok


"gak papa,hanya merasa bosan jadi aku memutuskan untuk berenang"ucap pooja


"raj kemarilah ayo berenang,tenang saja ini airnya hangat kok ayo"ajak pooja.


rajpun menerima ajakan pooja,dia juga ikut masuk kedalam kolam yang hanya menggunakan boxer dalam,raj menenggelamkan diringa kedalam kolam lalu beberapa saat dia muncul kembali,sungguh pooja sangat terpesona saat raj memainkan rambut basahnya apa lagi ditambah absnya yang basah membuat raj semakin gagah dan seksi.


"kenapa,apa kau terpesona dengan tubuh suamimu ini"goda raj saat menyadari pooja tengah memperhatikannya bahkan tanpa berkedip


"ih,siapa juga yang terpesona gak usak geer deh"elak pooja,diapun mengalihkan pandangannya kearah lain.


raj tersenyum geli melihat tingkah pooja yang sedang malu karna kepergok,raj mendekat kearah pooja menyudutkan tubuh pooja dipinggir kolam renang,pooja terkejut dengan tindakan tiba-tiba raj.


"raj apa yang kau lakukan"ucap pooja


"kenapa,aku hanya ingin melihat tubuh seksi istriku ini,tubuhnya begitu menggoda"ucap raj dengan suara serak


"kau bicara apa raj,jangan aneh-aneh ini masih pagi,ayo cepat lepaskan aku"ucap pooja yang masih berusaha untuk lepas


"justru karna masih pagi itu sangat bagus bukan,melakukan olahraga pagi itu akan mempercepat tumbuhnya benih disini"ucap raj mengelus perut rata pooja


raj memegang tangan pooja mengarahkannya kelehernya terus mengelus sampai bawah perut absnya raj.pooja menelan ludahnya dengan susah raj hanya tersenyum saat pooja sudah mulai tergoda,raj terus menuntut tangan pooja untuk mengelus tubuhnya.


puas ditubuh,raj menarik tekuk leher pooja ******* habis bibir ranum pooja, pooja mengalungkan tangannya dileher raj,tangan raj tidak tinggal diam dia menurunkan pakaian pooja dan hanya menyisakan cd saja,puas dibibir kini raj berpindah keleher,pooja mendonggakan kepalanya memberikan leluasan bagi raj


"aahmm"lenguh pooja saat raj dengan nakal menggigitnya berbentuk kissmark.


pooja menikmati setiap sentuhan lembut yang diberi raj,puas dengan leher ciuman raj menurun kedada pooja,dua benda kenyal itu sangat menggoda,raj menciumnya lalu menghisapnya seperti bayi yang kehausan lidahnyapun dengan lihai menari dengan put*ng pooja.


"aarhg raj jangan digigit arhg"ucap pooja


"maaf baby ini sangat nikmat,aku tidak bisa mengendalikan diriku"ucap raj lalu dia kembali menghisap put*ing pooja


pooja menggigit bibir bawahnya merasakan kenikmatan yang raj berikan, pooja terus meremas rambut raj dikala raj tidak henti-hentinya menyusu seakan belum puas bermain diput*ng pooja,dua insan ini terhanyit dalam gairah mereka.


*


*


*


disisi lain alex kini sedang menemani bella pergi kemall,entah kenapa secara tiba-tiba ibunya ini memaksanya untuk menemaninya pergi kemall,kini mereka sedang berada ditoko baju perempuan,bella asyik memilih baju sedangkan alex duduk disofa tunggu.


"ella"sapa seseorang,bella yang merasa dipanggil mengalihkan pandangannya


"nia kamu disini,yaampun kebetulan sekali"ucap bella lalu mereka berpelukan


"kamu dengan siapa kesini?"tanya bella


"ini dengan tina putriku"ucap sonia


"hai tante"sapa tina,ella balas senyuman


"kalau kamu,sendiri kesini?"tanya sonia


"oh gak saya bareng putra saya,itu dia orangnya alex kemarilah"ucap bella, alexpun melangkah mendekati bella.


"ini putra saya namanya alex dan alex ini teman mama dan dia putrinya"ucap bella memperkenalkan mereka semua


"tina"ucap alex terkejut saat melihat tina bukan cuma alex tinapun juga terkejut


"tuan alex"ucap tina,kedua ibu mereka saling pandang merasa keheranan


"kalian sudah saling kenal?"tanya bella


"ah tina ini teman istrinya raj pooja kami juga beberapa kali bertemu"jelas alex


"oh begitu,kebetulan sekali,oh ya kalian sudah makan belum,kita makan bareng yuk mumpumg bertemu disini"ajak bella


"duh gak usah ngerepotin"tolak sonia


akhirnya mereka berjalan menuju salah satu restoran dimall tersebut,sonia dan bella berjalan didepan meninggalkan anak mereka dibelakang yang sedang merasa canggung,mungkin ini salah satu trik rencana mamanya bella pikir alex.


alex tidaklah sebodoh itu yang gampang tertipu dengan trik mamanya dia yakin bella sengaja melakukan semua ini,mereka semua kini sudah duduk direstoran steak terkini,tak lama kemudian pesanan mereka sudah sampai, pelayan pergi setelah mengantar pesanan mereka.


"ayo dimakan,tina kalau kamu kurang kamu bilang aja gak malu ya"ucap bella


"iya tante,terima kasih"ucap tina.


mereka semua mulai menikmati steak pesanan mereka,tina terlihat seperti kesusahan memotong steak tersebut dan itu terlihat jelas oleh alex.


"sini biar aku bantu potongkan"ucap alex


"tidak usah tuan saya bisa"tolak tina, tidak ingin mendengar pernolakan alex langsung mengambil alih piring tina


"tina kenapa kau memanggil alex dengan sebutan tuan,tidak perlu formal begitu panggil saja dia alex"pinta bella


"lebih baik panggil kakak saja,sepertinya alex lebih tua dari tina"ucap sonia


"tidak masalah,sekarang panggil kakak saja tidak usah panggil tuan"ucap bella


"iya tante"ucap tina tersenyum kikuk


"ini makanlah"ucap alex memberikan piringnya kepada tina sedangkan dirinya memakan piring tina,bertukar piring.


"ah iya terima kasih"ucap tina.


melihat kedekatan kedua anaknya tanpa alex dan tina sadari sonia dan bella melakukan tos dibawa meja berpikir bahwa rencana mereka berjalan lancar.mereka menikmati sarapan mereka hingga tidak tersisa sedikitpun.


"aah akhirnya kenyang juga"ucap bella


"nia temenin aku belanja yuk"ucap bella


"boleh,sekalian aku juga mau liat baju-baju disini"ucap sonia


"alex temani tina ya,mama dan tenta nia mau belanja dulu"ucap bella


"alex tante nitip tina ya"ucap sonia yang langsung diangguki setuju oleh alex


"apa ibu tapi tina..."ucap tina terpotong saat melihat ibunya sudah berjalan jauh.


sonia dan bella pergi meninggalkan alex dan tina,alex hanya menggeleng kepala dengan usaha mamanya itu,mata alex tertuju pada tina yang sedang berdiri disampingnya"tina yang dilihat seperti itu merasa malu karna tatapan alex.


"tuan apa ada sesuatu diwajahku,kenapa tuan melihatku seperti itu?"tanya tina


"kau memanggilku apa?"tanya balik alex


"tuan,apa ada yang salah"ucap tina


"bukannya tadi mama menyuruhmu untuk memanggil kakak"ucap alex


"ah iya kakak saya lupa"ucap tina kikuk


"kenapa kau tidak bilang kalau kau sudah kenal dengan ibuku bella?"tanya alex


"saya juga baru tahu kalau kak alex anaknya tante bella"jelas tina


"benar juga,sudahlah sekarang katakan kau ingin kemana?"tanya alex lagi


"saya juga bingung kak"ucap tina


"kita pergi nonton mau gak"tawar alex


"boleh juga"ucap tina,alexpun mengajak tina ketempat bioskop yang ada dimall.


merekapun memesan tiket seadanya, tiket menonton serta popcorn dan minuman sudah dibeli,merekapun masuk kedalam bioskop menikmati film yang sedang ditayang dipapan layang lebar.


*


*


*


*


*


SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA


DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA


VOTE+KOMEN+LIKE