Cold Ceo Fell In Love

Cold Ceo Fell In Love
EPISODE 65



09.00 wib kota amerika.


hari ini pooja sedang berada disalah satu restoran,setelah kepergian raj pooja diam diam pergi keluar tanpan seizin raj,karna jika pooja izin maka dirinya tidak akan diperolehkan keluar,lagian pooja janjian dengan sahabatnya tentu pooja pergi.


sekian lama penantian akhirnya orang yang ditunggu-tunggu telah tiba,pooja melambaikan tangan ketina agar tina melihat keberadaan pooja,tinapun melangkan mendekati meja pooja lalu duduk dikursi yang dihadapan pooja.


"sorry telat,udah lama nunggunya"ucap tina merasa bersalah karna telat datang


"gimana sih kamu,kamu yang nikin janji tapi kamunya telat"omel pooja kesal


"hehee maaf,habisnya tadi macet banget jadinya telat"ucap tina cengengesan


"emang kenapa kamu ngajak ketemuan mendadak gini?"tanya pooja penasaran


"ada kabar gembira,saat ini aku sedang hamil,aku hamil pooja"ucap tina,pooja yang mendengar itu langsung kegirangan


"sungguh,wah selamat ya akhirnya kamu nyusul aku juga"ucap pooja ikut senang


"terima kasih"ucap tina tersenyum lebar


"berarti anakku sudah punya teman dong jadi gak sabar lahiran"ucap pooja,tinapun mengangguk girang setuju dengan pooja.


mereka fokus bercerita mengkhayalkan tentang kedua anak mereka kelak,sambil sesekali memakan cemilan yang mereka pesan,merek sudah berbuat banyak rencana untuk anak mereka saat sudah lahiran,sangat antusias sekali mereka.


*


*


*


dikampus raina sudah selesai kuliah,hari ini raina pulang cepat karna dosen yang satunya tidak masuk dan tidak ada mata kuliah lagi makanya dia pulang lebih awal sekarang raina berada dihaltel nunggu jemputan supir yang biasa antar jemput.


saat sedang menunggu sebuah mobil tiba-tiba berhenti,raina mengernyitkan alisnya bingung melihat mobil tampak tidak asing baginya,pintu mobil terbuka seseorang keluar melihat orang tersebut senyuman raina terukir dibibir indahnya.


"kak riyaz"ucap raina girang,raina berlari menghambur kepelukan riyaz,tentu riyaz membalasnya dengan senang hati.


raina sekarang susah terbiasa dengan riyaz,seiring berjalan waktu rasa gugup ataupun gelisah susah menghilang karna mereka sering bertemu bahkan setiap malam mereka selalu telfonan sebelum tidur,itu sebabnya raina sudah nyaman.


"kok kak iyaz bisa ada disini?"tanya raina sambil melepaskan pelukannya


"tadi betulan lewat,kau sudah selesai kuliah?"tanya riyaz,raina mengangguk


"kebetulan sekali,kakak ingin mengajak kamu kesuatu tempat"ucap riyaz


"kemana?"tanya raina penuh penasaran


"nanti juga kau akan tau,ayok"ajak riyaz.


raina hanya menyetujui kemana dirinya akan dibawah oleh riyaz,mobilpun melaju pergi ketempat tujuan,selang beberapa menit mereka akhirnya sampai,raina melihat sekeliling,ada sebuah toko yang asing karna dirinya tidak pernah datang.


"kak kita ngapain datang kesini?"tanya raina,riyaz tidak menjawan malam keluar dan membuka pintu mobil untuk raina


"turunlah,baru kau akan tau nanti"ucap riyaz mengulurkan tangannya,raina menerima uluran tangan riyaz dan keluar.


mereka terus melangkah masuk ketoko tersebut,usai membeli tiketnya mereka lebih masuk kedalam lagi,dan sampai ketempat tujuan,raina melihat sekeliling terpana dengan suasana didalamnya.


disneyland itulah nama tempat tujuan mereka,disneyland amerika tidak kalah jauh daro disneyland negara lain,tempat wisata paling digemari banyak orang, tempatnya sempat ditutup karna perbaikan dan sekarang dibuka kembali.


"apa kau suka tempat ini?"tanya riyaz


"eoh,tapi kenapa kakak tiba-tiba bawa aku kesini,bukannya tempat ini ditutup sementara?"tanya balik raina bingung


"iya benar,tapi sekarang sudah dibuka lagi"ucap riyaz menjelaskan keraina


"tempat ini sangat indah,dulu waktu kecil aku sering datang kesini"ucap raina


"lalu kalau sudah besar apa tidak bisa datang kesini,ayo kita ulangi masa kecilmu"ajak riyaz,raina mengangguk.


mereka terus berjalan-jalan didisneyland mereka bahwa menonton parade,bahkan sesekali membeli cemilan dipinggir jalan untuk menganjal mereka,sebagai wanita yang menyukai film disneyland tentu saja raina sangat antusias dan sangat happy.


mereka terus berjalan-jalan mengelilingi disneyland,hingga tidak terasa kalau tenaganya sudah habis,merasa capek setelah berkeliling mereka beristirahat dikursi panjang dekat air pancuran.


"apa kau senang?"tanya riyaz ingin memastikan kalau kekasihnya bahagia


"sama-sama,kalau kau bahagia aku juga bahagia"ucap riyaz mengelus pipi raina


"oh iya,aku akan memposting foto kita disosmed"ucap raina sangat antusias.


raina membuka ponselnya dan melihat hasil foto mereka yang sempat mereka ambil,dengan teliti raina memilih foto yang sangat bagus menurutnya agar jika dilihat oleh orang-orang tampak cantik.


selesai sudah acara ngedate versi riyaz dan raina mereka memutuskan untuk pulang karna hari sudah sore,mereka menuju keparkiran dan masuk kedalam mobil,dalam sekejap mobilpun melaju.


*


*


*


17.35 wib kota amerika.


sore menjelang malam raj sudah pulang keapartemen karna tadi pooja sempat menghubunginya untuk menyuruhnya pulang lebih awal,tidak ingin membuat sang istri menunggu raj langsung pulang takit terjadi apa-apa pada pooja istrinya.


sedangkan diapartemen pooja dengan gelisah menunggu kepulangan raj,entah mengapa dirinya sangat merindukan raj, merasa kehadiran raj pooja langsung lari berhambur kepelukan raj yang hangat.


"syukurlah kau pulang cepat"ucap pooja sambil melepas pelukannya


"ada apa,kenapa kau menyuruhku pulang cepat,apa terjadi sesuatu?"tanya raj


"raj aku sudah sangat lapar"ucap pooja, raj bingung apa karna alasan ini pooja menyuruhnya untuk pulang cepat


"lalu kenapa kau tidak langsung makan by,kau tidak boleh telat makan ingat kau sedang hamil"ucap raj mengingatkan


"masalahnya entah kenapa hari ini aku sangat ingin makan yang dimasak oleh muraj"ucap pooja,raj menatap bingung


"apa aku,tapi by kau tau sendiri kalau aku tidak pernah memasak"ucap raj,pooja diam menunduk cemberut,seketika raj mengerti kalau pooja sedang ngidam


"by apa kau ngidam,baiklah aku akan memasak untukmu dan dikecil ini"ucap raj mengelus perut pooja,mendengar itu pooja merasa senang,matanya berbinar.


"sungguh,tapi apa kau tidak perlu bantuanku?"tanya pooja ragu-ragu


"tenti saja perlu by,ayo"ajak raj,


sesampainya didapur pooja membantu raj menyiapkan bahan-bahannya,usai itu dia memberi arahan kepada raj untuk masak,raj dengan teliti mengikuti arahan yang diberi pooja,jujur dirinya sangat gelisah karna pertama kalinya memasak.


setelah memasak yang membutuhkan waktu yang lama akhirnya masakan pertama raj sudah jadi,pooja sangat bersemangat untuk mencicipi masakan suaminya,pooja memasukan makanan itu kedalam mulutnya dengan perlahan.


"bagaimana,apa enak?"tanya raj gugup


"eehmm ini enak sekali raj"ucap pooja, pooja dengan lahap memakannya


"masak,coba sini aki cicipi"ucap raj lalu dirinya mencicipi masakannya,mata raj membulat merasakan betapa asinnya


"by enak dari mananya,udah jangan dimakan lagi buang saja"ucap raj hendak mengambil makannya tapi dicegah pooja


"raj aku sedang makan kau jangan mengangguku"keluh pooja kepada raj.


pooja dengan lahap memakan masakan raj,raj jadi tidak tega untuk menghentikan istrinya padahal rasanya sangat asing,raj bertekad akan belajar memasak agar istrinya jika mengidam tidak memakan makanan asing lagi seperti sekarang ini.


makananpun sudah habis tidak tersisa pooja meminum susunya yang dibuatkan raj,raj merasa lega pooja makan dengan lahap,selesai makan mereka masuk kedalam kamar menghabiskan waktu tersisa sebelum waktu jam tidur tiba.


*


*


*


*


*


SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA


DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA


VOTE+KOMEN+LIKE