Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
keromantisan part 2



Tepat pukul setengah empat mereka berdua memutuskan untuk memasak bareng karena tidak mungkin Natasha memasak sendiri


"Sini aku bantuin,sayang.."


Kata Angga


"Kamu potong-potong bahan-bahan aja biar aku yang masak.."


Kata Natasha dan masih asyik menggoreng ikan


"Gak mau,maunya masak gini-gini aku jago masak loh.."


Kata Angga


"Terserah kamu aja lah.."


Kata Natasha sambil menyiapkan piring


"Aku boleh nanya ke kamu gak??"


Tanya Angga tiba-tiba


"Tanya apa.."


Jawab Natasha


"Kamu masih suka sama farel ya??"


Tanya angga


"Gak kok,aku kan udah punya kamu masa iya aku tinggalin.."


Jawab Natasha


"Kalo sewaktu-waktu aku mutusin kamu gimana,apa kamu bakal mencari lelaki lain??"


Tanya Angga


"Mungkin.."


Jawab Natasha yang masih tidak yakin


Angga yang mendengar nya hanya terdiam kemudian memeluk tubuhnya Natasha membuat Natasha kaget


"Ga,nanti kalo papa liat bahaya.."


Kata Natasha yang sebenarnya risih


"Papa kamu kan dirumah disini cuma kita berdua doank.."


Kata Angga yang engan melepas pelukannya


Natasha hanya tersenyum tetapi dia ngeri jika tiba-tiba ada anak buah papa nya atau om nya pasti kalo ketahuan mereka berduaan seperti itu Angga bakal kena tegur


"Kamu kenapa sih??gak suka ya aku peluk??"


Tanya Angga


"Bukan gak suka,aku cuma takut kalo tiba-tiba ada anak buahnya papa atau om putra kan kamu juga yang kena.."


Jawab Natasha


"Biarin aja,kalo mereka ngerasa ini kelewatan nikahin aja kita.."


Kata Angga


Natasha yang mendengarnya langsung mengacak-acak rambutnya Angga yang memiliki pony


"Kamu itu kita ini masih kecil lagipula aku masih mau jadi wanita karier dan sukses seperti bunda kamu.."


Gerutu Natasha


"Apa jika kamu sudah menikah akan tetap bekerja??"


Tanya Angga


"Iya,karena impian terbesar aku adalah menjadi orang sukses tanpa membawa marga giffard.."


Jawab Natasha


Mereka tetap melanjutkan masaknya setelah selesai keduanya makan bersama


"Sini aku suapin.."


Kata angga dan langsung menyuapi Natasha


"Ga,nanti ada anak buah om atau papa aku bahaya.."


Kata Natasha sekali lagi


"Gak papa sayang.."


Kata Angga dengan santainya


Natasha hanya nurut saja dan berharap tidak ada anak buahnya papa atau om nya,setelah mereka sudah selesai makan Angga langsung pergi menuju kamar mandi sedangkan Natasha mencuci piring bekas mereka makan


"Apa ku jujur aja ya sama Angga,kalo sebenarnya aku takut sama dia karena mukanya dia nyeremin.."


Kata Natasha sambil mencuci piring nya


Tanpa Natasha sadari ternyata Angga mendengar nya karena tadi Angga ingin menyuruh Natasha untuk membelikan sabun mandi tetapi dia malah mendengar perkataannya Natasha


"Natasha takut sama aku,apa muka aku begitu menyeramkan???"


Tanya Angga kepada dirinya sendiri


karena Angga sudah terlanjur buka baju dan sudah basah jadi Angga tetap menghampiri Natasha dengan kondisi hanya memakai handuk


"Nat,tolong belikan sabun donk aku mau mandi tapi gak ada sabun.."


Kata angga kemudian memberikan uang kepada Natasha


Natasha masih fokus mencuci piring ketika dia menghadap ke arah Angga dirinya kaget karena melihat Angga yang tidak memakai kaos hanya memakai handuk di bagian bawahnya


"Angga kamu ngapain pake handuk doank sih??"


Tanya Natasha sambil menutup matanya


"Kenapa emangnya??kagum ya??"


Ledek Angga


"Kagum darimana nya yang ada aku risih cepat masuk ke kamar mandi nanti aku belikan sabunnya.."


Suruh Natasha


"Oke-oke.."


Kata Angga dan langsung masuk ke dalam kamar mandi lagi


"Dasar Angga sebelas duabelas sama farel sama-sama mesum.."


Gerutu Natasha


"Penghuni baru ya??baru pertama kali melihat kamu.."


Tanya salah satu ibu-ibu


"Gak kok Bu,saya kesini cuma mau main kerumah teman saja bukan untuk pindah..."


Jawab Natasha dengan tersenyum


"Temannya cowok atau cewek tuh,kalo cowok jangan-jangan berbuat macam-macam lagi.."


Kata ibu-ibu kepada ibu-ibu lainnya


"Gak kok Bu,lagipula saya disini beramai-ramai bukan cuma berdua.."


Kata Natasha sambil berbohong karena dia paling malas jika berdebat dengan yang namanya ibu-ibu


"Halah paling juga berduaan doank.."


Kata ibu-ibu tersebut yang tidak percaya


"Bener tuh,gimana kalo kita ngecek kesana aja??"


Ajak ibu-ibu yang satu membuat Natasha melotot


"Liat deh buktinya dia kayak ketakutan gitu pasti cuma berduaan doank.."


Kata ibu-ibu yang satu


Setelah Natasha membeli sabun ibu-ibu


Tersebut mengikutinya sesampainya dirumah mereka melihat Angga sedang bersama lelaki dan dua perempuan yang ternyata adalah Rangga,Luna serta Tyas mereka datang di saat yang tepat


"Kok lama sih??aku jadi tunda deh mandinya gegara nungguin sabun.."


Tanya Angga


"Maaf ya,ini ada ibu-ibu yang curiga kalo kita berduaan doank padahal beramai-ramai.."


Jawab Natasha


"Ibu ini kepo banget sih sama urusan orang lagipula mana mungkin mereka macam-macam kalo misalnya mereka macam-macam pasti cowoknya udah di habisi sama om giffard.."


Gerutu Tyas kepada ibu-ibu tersebut


"Giffard??pemilik perusahaan yang terkenal ganteng dan kaya itu ya??"


Tanya ibu-ibu tersebut


"Iya.."


Jawab Tyas


"Loh apa hubungannya pemimpin perusahaan itu dengan gadis murahan seperti dia??"


Tanya ibu tersebut yang menuju pada Natasha


"Hello,murahan??anak ibu kali yang murahan jelas-jelas Natasha itu anak berpendidikan cucu dari pemimpin perusahaan lorenzilia dan anak bungsu dari pemimpin perusahaan Alexander atau giffard.."


Jawab Tyas dengan ngegas karena dia paling suka jika berdebat dengan ibu-ibu kepo


"Enak saja anak saya gini-gini cowoknya anak saya kerja di perusahaan sonohara saya yakin pasti cowoknya anak ini hanya lah seorang OB.."


Kata ibu-ibu tersebut dengan sombong


"What??enak aja Angga itu adalah a.."


Kata Tyas tapi perkataannya terputus karena Angga mengisyaratkan untuk diam


"Saya juga bekerja di perusahaan sonohara bu,kalo boleh tau nama cowoknya anak ibu siapa ya??"


Tanya Angga


"Syawal,saya yakin pasti kamu bekerja sebagai ob kan??mana mungkin orang kayak kamu dapat pekerjaan enak.."


Jawab ibu-ibu tersebut


"Oke,ibu tunggu sejenak saya kenal banget dengan cowoknya anak ibu..."


Kata Angga dan langsung memainkan ponselnya


Setelah Angga menyuruh asisten nya untuk menghubungi salah satu pegawainya yang bernama Syawal dia langsung tersenyum kecil,tidak beberapa lama orang yang Angga maksud akhirnya sampai


"Selamat sore,tuan muda Angga.."


Sapa Syawal


"Selamat sore,Syawal.."


Sapa balik Angga


"Ada apa ya tuan muda memanggil saya kemari??"


Tanya Syawal sambil menunduk


"Tidak ada apa-apa saya kesini cuma mau berkenalan dengan calon mertua mu yang matre ini.."


Jawab Angga yang langsung ber to the point


"Maksud bos??"


Tanya Syawal yang masih tidak mengerti


"Gini jadi ibu kamu cuma Mandang orang dari pakaian nya saja.."


Jawab Angga


"Jadi dia bos kamu,wal??"


Tanya ibu tersebut kepada Syawal


"Iya,dia adalah anak tunggal dari bos harra dan dia juga penerus perusahaan tempat saya bekerja.."


Jawab Syawal


"Bukannya yang namanya Galang??"


Tanya ibu-ibu tersebut


"Pak galang itu megang saham ke dua sedangkan pak Angga saham ke satu.."


Jawab Syawal lagi


"Ohh,saya minta maaf ya sudah mengira bapak adalah OB.."


Kata ibu tersebut kepada Angga


"Iya.."


Jawab Angga singkat


Setelah ibu ibu tersebut pergi Angga menyuruh tyas dan rombongannya untuk pergi juga karena dia mau berduaan saja dengan Natasha