Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
Mengingat hal yang akan menjadi kenangan



Di dalam mobil mereka diam-diaman mungkin karena malu serta masih tidak percaya jika mereka sudah bersama couple nya masing-masing rayya dan Natasha duduk di jok belakang sedangkan Angga dan Danial berada di depan karena Danial menyetir


"Gila,gw mimpi apa sih semalam??apa itu semua nyata??tapi kok kayak mimpi ya??"


Tanya rayya di dalam hatinya karena masih tidak percaya jika Danial menyatakan perasaannya


Berbeda dengan rayya justru natasha malah memikirkan hubungan dia dan Angga kedepannya Natasha sangat berharap jika mereka berdua dapat sampai pada pelaminan dan menjadi pasangan sejati seperti Romeo and Juliet


Meskipun Angga memiliki satu kekurangan yaitu sedikit mempunyai masalah pada kejiwaannya tapi tidak membuat rasa cinta di hati nya Natasha pudar justru natasha makin tambah mencintai Angga bahkan bisa dibilang sudah mencapai cinta mati awal pertemuan mereka sangat lah singkat lebih tepatnya sangat dingin(karena Angga memiliki sifat cuek dan masa bodo dengan orang lain)Mereka berdua dekat karena perjodohan bukan karena pertemuan tersebut meskipun sebenarnya natasha lebih dulu terpesona dengan Angga sewaktu menjemput nya di bandara sama seperti natasha diam-diam Angga juga sudah terpesona dengan natasha sewaktu natasha menolong para kaum bawah


Danial dan rayya sudah bertemu sejak masih bayi karena papa nya rayya adalah kakak angkat mama nya natasha jadi mereka sudah bersama sejak masih kecil bahkan mereka pernah mandi bareng(sewaktu masih polos kalo sekarang mah bahaya) Menurut danial,rayya adalah sosok cewek mandiri karena sejak kecil ibu nya sudah meninggal dunia akibat sakit kanker rayya di rawat oleh Tante nya(Miu)dari kecil hingga sekarang itu sebabnya Miu sudah menganggap rayya sebagai anaknya sendiri


Mereka terus mengingat kejadian indah yang mereka alami dan kejadian tersebut kelak akan menjadi sebuah kenangan untuk keturunannya nanti setibanya mereka di sekolah mereka langsung turun dan masuk tapi kedatangan mereka sudah di tungguin oleh geng nya


"Wih,ada yang baru jadian nih mana pj nya??"


Ledek Galang kepada Danial dan rayya


"Setelah kita menikah..."


Jawab Danial dan langsung masuk sambil menggandeng tangan nya rayya


"Baru juga jadian sudah mikirin nikah saja..."


Kata natasha


"Kayak lu gak aja bahkan tiap hari lu ngira guling itu Angga truss lu cium-ciumin..."


"itu aib malahan di bongkar udah lah aku pergi aja...."


kata natasha dan beneran langsung pergi


Angga menyusul nya dan langsung menggandeng tangan nya natasha menuju kelas Galang yang tidak mau kalah dengan kedua sahabatnya itu langsung ikut menggandeng tangannya Thea sedangkan Tyas dan Melly hanya tersenyum karena cuma mereka yang masih menjomblo


Tyas tidak menyadari jika farel mulai menyukai diri nya dan farel berniat akan menembak nya ketika pulang dari luar negeri sedangkan Melly tidak memiliki cowok satupun yang dekat dengan diri nya tapi diam-diam dia begitu patah hati karena Danial bersama rayya di sisi lain dia juga senang jika orang yang Danial pilih adalah rayya karena dia tau bahwa mereka berdua saling mencintai bahkan hubungan keduanya sudah sangat di kasih restu oleh keluarga besarnya


"Mel,pasti lagi sedih ya gegara Danial sama rayya kan??"


tanya Tyas


"gak kok.."


jawab bohong Melly


"gak usah bohong gw tau kalo lu sangat mengalami rasa patah hati yang mendalam tapi mau bagaimana lagi??mereka sudah saling mencintai apalagi Danial menyukai rayya dari kecil pasti tidak akan mudah di pisahkan nya jadi mending lupain aja ya daripada lu terus bersedih..."


kata Tyas sambil tersenyum


"makasih ya aku kira kamu itu jutek dan sombong tau-tau nya kami sangat baik hati..."


kata Melly kepada Tyas


Tyas hanya tersenyum dan mengajak Melly untuk masuk ke kelas karena pelajaran akan di mulai jika mereka tidak masuk akan kena bahaya dari guru killer yang cukup di kenal paling di benci oleh murid-murid di sekolah mereka karena jika mengasih tugas tidak masuk akal dan gak ngotak alias terlalu banyak