Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
Kedatangan Rayya



Di kediaman keluarga zaviero


Terlihat mobil farel memasuki pekarangan rumahnya,farel langsung memberhentikan mobilnya dan masuk menuju rumahnya...dirumahnya farel sangat sepi padahal keluarga zaviero terdiri dari 4 orang anak namun keempatnya tidak akur seperti keluarga giffard


Melly yang melihat kakaknya sudah pulang segera menghampiri farel dan membawakan makanan ringan serta minuman namun farel malah membuang makanan tersebut.. meskipun Melly adalah anak dari keluarga zaviero namun ayahnya tidak pernah menganggap nya anak melainkan sebagai pembantu


Semua kakak kakaknya Melly membencinya kecuali Thea..Thea adalah anak ketiga dari keluarga zaviero ayahnya begitu menyayangi Thea namun thea sengaja tidak memakai nama keluarga zaviero supaya ia tetap bisa berteman dengan siapa saja


Thea melihat Melly sedang duduk di sofa dan matanya mengeluarkan air mata, Thea tau bahwa itu adalah perbuatan kakaknya/farel


"Sabar ya..aku yakin pasti kamu bisa membuat farel dan ayah menyayangi mu"


Ucap thea kepada Adek nya kemudian menghapus air mata Melly


"Iya kak.."


Kata Melly dan tersenyum kepada Thea


Thea merasa iba kepada adiknya tersebut karena tak pernah di anggap anak oleh ayahnya sendiri, ayahnya mengganggap Melly sebagai pembawa sial karena ibunda mereka meninggal setelah melahirkan Melly itu sebabnya Melly dianggap pembawa sial dalam keluarga zaviero namun tidak dengan Thea dia tetap menyayangi adiknya itu..bagi Thea kematian ibunya karena takdir bukan karena melahirkan Melly


"Kamu habis dari mana??aku lihat tadi baru pulang"


Tanya Thea kepada Melly karena ia baru pulang beberapa menit sebelum farel


"Rumah keluarga giffard,kak"


Jawab Melly dengan jujur


"Ngapain??"


Tanya Thea lagi


"Keluarga mereka tadi ada acara kak..truss natasha meminta aku untuk datang"


Ucap Melly


"Kamu dekat dengan Natasha??"


Tanya Thea


"Iya..dia sahabat aku"


Jawab Melly


Tanpa mereka berdua sadari ternyata waktu sudah menunjukkan hampir pukul 23:30 malem


"Tidur yuk..besok kita kan sekolah"


Ajak Thea kepada Melly


"Baik kak.."


Kata Melly kemudian mereka berdua naik ke lantai atas rumah keluarga zaviero dan masuk ke kamar masing masing


Di kediaman sonohara


Terlihat Galang dan Angga sedang asyik bermain PS sedangkan ayah harra dengan bunda sudah tertidur dikamarnya


Tiba tiba ponsel Galang berbunyi dan ternyata itu telfon dari Natasha,Galang pun segera mengangkatnya


"Hallo..Nat"


Kata Galang ditelfonnya


"Hallo Lang...gw mau cerita boleh??"


Tanya Natasha


"Njirr..malem malem gini mau cerita,mau cerita apa??asal jangan cerita horror ae"


Kata Galang...Angga yang mendengarkannya itu pun penasaran dan menyuruh Galang untuk meloudspeaker telfonnya


"Gini Lang..tapi lu jangan bocor ke orangnya ya,gw mau tanya kenapa kok kayaknya mukanya Angga tuh serem banget ya,buat gw merinding"


Ucap Natasha dengan jujurnya


"Serem gimana??gw selama ini biasa aja,ya meskipun agak takut juga apalagi kalo dia marah"


Kata Galang kemudian menatap sinis ke Angga


"Ya serem..jarang banget senyum,atau emang dia begitunya ke gw doank??atau dia gak suka ngeliat gw??"


Tanya Natasha dengan sedikit keberaniannya


Jawab Galang dengan jujurnya


"Ohh..ok makasih Galang"


Ucap Natasha dan langsung memutuskan telfonnya


"Bjirr cuma buat itu doank telfon gw??dasar cewek!!"


Ucap Galang dengan nada keselnya karena Natasha nelpon nya hanya untuk menanyakan tentang Angga..Angga yang melihatnya pun hanya tersenyum saja dan mereka berdua lanjut bermain PS lagi


Kebesokan harinya


Dikediaman keluarga giffard terlihat Natasha sedang rapih rapih untuk berangkat ke sekolah begitu pula dengan Danial dia sedang bersiap siap juga


Beberapa menit kemudian keduanya sudah rapih dan wangi,mereka berdua segera turun menuju meja makan nya


"Selamat pagi mah, selamat pagi pah"


Sapa Danial dan Natasha kepada kedua orang tuanya


"Selamat pagi sayang"


Jawab mamah dan papahnya,mereka tidak menyangka Danial dan Natasha tumbuh secepat ini rasanya baru kemarin membelikan baju bayi untuk Danial sekarang mereka sudah besar saja namun malah membuat Danial dan Natasha seperti anak kembar karena kemana mana selalu bersama


Setelah mereka selesai sarapan Natasha dan Danial segera berpamitan untuk berangkat sekolah kemudian mereka masuk kedalam mobilnya


Tanpa sadar di lampu merah mobil Danial dan Angga bersebelahan,Danial yang melihat ke arah sampingnya itu melihat Angga dan Angga juga melihat Danial


"Yahh..lu lagi lu lagi ketemunya"


Ucap Danial dengan nada candanya


"Siapa kak??"


Tanya Natasha karena penasaran dengan ucapan Danial


"Tuh.."


Kata Danial dan Natasha langsung melihat bahwa itu adalah Angga,namun Angga hanya tersenyum kemudian mereka kembali menjalankan mobilnya lagi


Beberapa menit kemudian mobil mereka berdua tiba didepan parkiran sekolah setelah Danial dan Angga memarkirkan mobilnya mereka berempat turun secara bersamaan meskipun tidak satu mobil


Mereka berempat masuk kedalam sekolah secara bersamaan lagi lagi mereka membuat heboh satu sekolahan karena kegantengan 3 lelaki tersebut dan 1 wanita yang begitu imut serta wangi


Banyak lelaki disekolah mereka yang menyukai Natasha dan berusaha mendekati nya namun selalu gagal Natasha dengan mudah menolak mereka semua bahkan ada yang sampai mendekati Danial


"Nat..kenapa lu nolak semua laki laki itu??padahal mereka lumayan mirip Ama husbu husbu lu itu"


Tanya Danial kepada Natasha karena begitu penasaran


"Ohh...mereka itu nyebelin hanya memandang fisik dan wajah,coba jika wajah ku ini jelek pasti mereka tidak akan mendekati ku"


Jawab Natasha dengan jujurnya,trio DAG pun hanya saling pandang memandang karena sebenarnya mereka juga seperti lelaki normal pada umumnya menyukai wanita cantik


Tiba tiba semua murid murid menuju kelasnya dan tibalah pak Wahyu dengan membawa murid baru bernama rayya namun ternyata Natasha dan Danial sudah mengetahui siapa rayya karena Rayya adalah teman mereka sejak kecil lebih tepatnya temannya Natasha bukan Danial


"Hallo kenalin nama gw rayya,gw murid baru disini salken ya"


Kata rayya Kepada calon teman barunya tersebut


"Rayya silahkan kamu duduk disamping perempuan itu(menunjuk kearah Melly)"


Kata pak Wahyu kepada rayya


"Baik pak.."


Ucap rayya dan langsung berjalan kearah Melly


"Ehh..rayya ternyata bener lu pindah ke sini"


Ucap Natasha kepada rayya


"Woiya donk jelas kan gw ngikutin lu"


Ucap rayya..trio DAG hanya tersenyum kepada rayya


Melly yang melihat nya pun sedikit bingung kenapa Natasha dan rayya begitu akrab layaknya seorang sahabat yang baru bertemu setelah sekian lamanya tidak bertemu,namun Melly berusaha fokus ke pembelajaran nya


INILAH SOSOK RAYYA