Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
rencana perjodohan



mereka keluar dari rumah nya. saat tiba di luar terlihat ryan yang sedang berada di dalam mobil


"papa,cepat naik"suruh ryan


farel bersama keluarga sonohara naik ke dalam mobil nya ryan. thea takjub dengan kegantengan ryan sekarang umur ryan sudah 18 tahun


"ryan ganteng banget ya"puji thea


"makasih tan"ucap terima kasih ryan


ryan menjalankan mobil nya menuju kediaman manohara,farel mencoba menggoda galang yang sedang memeluk sang anak


"lang,jangan terlalu di pikirkan gw tau pasti lu takut alaska melukai keluarga lu tapi berdoa saja semoga keluarga alaska cepat cepat tobat"ujar farel


"iye-iye,makasih ya udah mau nolongin gw dan keluarga gw"ucap terima kasih galang.


"kak ryan diam-diam saja,kenapa??"tanya gilang pada ryan.


"tidak papa,kakak hanya memikirkan sesuatu saja..."jawab ryan


"wah jangan jangan ryan lagi berfikir mesum"kata galang


"enggak lah,emang anak gua kayak lu apa"ucap farel


"siapa tau saja diam diam ryan sifat nya kayak bapak nya sama sama mesum"ledek galang


"bodo yang penting gw paling ganteng diantara kalian"ucap farel


"heleh,gantengan juga anak lu si ryan"ledek galang


Ryan tersenyum ryan tumbuh menjadi anak yang pintar dan patuh pada kedua orang tuanya kegantengan ryan sebelas dua belas dengan sang ayah atau farel.


"ryan sekarang sudah bekerja dimana??"tanya thea


"ryan masih ngampus tan,papa menyuruh ryan untuk kuliah terlebih dahulu soal perusahaan papa merasa masih muda jadi dia lah yang mengurus"jawab jujur ryan


"emang farel mah udah tua gak pernah ngaku padahal usia nya dia jauh lebih tua daripada kita kita"ledek galang lagi


"cuma beda 2 tahun,sekarang umur gw 38 tahun"kata farel


Tyas dan thea saling menatap satu sama lain mereka merasa heran kenapa galang dan farel selalu adu mulut saat bertemu.


setibanya di kediaman keluarga manohara,ryan langsung memberhentikan mobil nya mereka turun ke dalam nampak dinas yang tengah bermain gitar


"hai,nas"sapa balik ryan


Ryan duduk di sofa nampak foto seorang gadis cantik mengenakan baju berwarna putih dengan rambut panjang nya


"itu siapa,nas??"tanya ryan pada dinas


"ouh itu adek dinas kak,si caca.."jawab dinas


"cantik"puji ryan tanpa sadar


"mencurigakan,kakak naksir sama caca ya??"tanya dinas


"enggak kok,kamu itu masih kecil sudah tau naksir naksiran"jawab elak ryan


"hilih,parahan juga gilang masih kecil sudah pacaran"ucap dinas yang keceplosan


thea dan galang menatap ke arah sang anak,gilang langsung menatap sinis dinas


"dinas,awas aja lu di sekolah"batin gilang


Dinas tertunduk ke bawah,tiba tiba kakek buyut nya datang bersama kakek nya


"kakek dan eyang"sapa dinas sambil memeluk giffard dan daniel


Meskipun sudah tua giffard masih tetap sama bahkan dirinya makin tampan(walau rambutnya sudah putih semua)begitu juga dengan kakek daniel dia masih segar bugar walau kadang jantung nya suka sakit. kakek daniel melihat sosok pria berwajah tampan dan tinggi


"ini ryan??"tanya kakek daniel


"iya kek.."jawab ryan


"sudah besar ya ternyata padahal niat nya kakek mau menjodohkan kamu dengan caca"kata kakek daniel yang keceplosan


"apa??kakek serius??"tanya farel


"iya nak,kakek mau menjodohkan anak mu dengan cucu kakek apakah kalian bersedia menjadi calon besan dari keluarga manohara dan alexander??"tanya kakek daniel


"iya kek saya bersedia apalagi jika menjadi besan keluarga manohara"jawab girang farel


ryan terdiam dia berfikir apakah caca akan menerima dirinya apalagi umur caca dan ryan berbeda sangat jauh,mereka terpaut usia 6 tahun.