
Sepulangnya dari toko buku Angga dan Galang menuju kamar mandi serta belajar untuk ujian besok diam-diam Angga kangen dengan natasha sayangnya mereka tidak di izinkan bertemu selama ujian berlangsung
Waktu terus berjalan hingga sampai akhir ujian kenaikan kelas mereka setelah melewati banyak soal-soal susah mereka berniat akan berjalan-jalan seperti biasanya
"Baik anak-anak bapak harap nilai kalian bagus semua serta tidak ada yang tertinggal di kelas..."
Kata pak Wahyu kemudian pergi menuju ruang guru
Farel begitu tidak sabar menantikan pembagian rapot farel yakin jika dirinya akan mendapatkan rangking satu di kelas nya farel merasa nilai nya paling tinggi dikelas sayangnya dugaan nya itu salah yang paling tinggi di kelas nya adalah Angga dia mendapatkan nilai paling sempurna di semua pelajaran
"Guys makan-makan yuk nanti gw yang traktir..."
Ajak farel kepada teman-temannya
"Yuk..."
Kata Natasha dengan sangat gembira
Sesampainya mereka di restoran Angga dan natasha mencari tempat duduk sedangkan Danial dan farel memesan makanan Galang asyik melihat-lihat sekeliling farel dan Danial duduk tidak beberapa lama pesanan mereka datang
Galang langsung menyantap makanan tersebut
"Btw tumbenan banget farel traktir ada apaan emangnya??"
Tanya Danial
"Doain semoga gw ranking satu di kelas..."
Jawab farel
"Oh,semoga farel ranking satu..."
Doa Danial tapi di dalam hati nya Danial merasa jika Angga lah yang akan rangking satu
Galang asyik memakan natasha dan Angga sedang romantis-romantisan karena sudah seminggu mereka tidak bertemu rasanya benar-benar membuat rindu
"Nih makan sayang nanti kamu kurus loh.."
Ledek Angga sambil menyuapi makanan ke mulut nya Natasha
"Ih, mentang-mentang aku gemuk di katain deh biarin aku gak mau makan biar kurus..."
Gerutu Natasha
"Maksud aku nanti kamu kelaparan lagi pula kamu itu seksi bukannya gendut,aku tadi bercanda doank..."
Kata Angga
"Beneran??"
Tanya Natasha
"Iya sayang, sekarang buka mulut kamu.."
Jawab Angga sambil menyuapi Natasha
Danial,farel dan Galang melihat Natasha dan Angga mereka ikut senang selama ini Angga selalu saja bersedih,murung,dan sendirian bahkan dia jarang senyum semenjak bersama dengan Natasha, Angga menjadi lebih murah senyum Angga dan Natasha terus romantis-romantisan membuat semuanya sedikit iri
bahkan Angga terang-terangan mencium bibirnya natasha di depan umum danial yang melihatnya menjadi darah tinggi karena berani-beraninya seorang lelaki mencium adik nya di depan umum pula danial hendak menghampiri Angga dan Natasha namun di jegat oleh farel
kata farel
Danial kembali duduk di kursinya setelah beberapa menit menunggu Galang akhirnya Galang selesai juga tapi Galang meminta untuk bermain permainan mereka bermain-main di sana Galang dan farel bermain pukul buaya sedangkan Danial mengincar boneka
yang berada di kotak Natasha dan Angga bermain di tempat yang buat menari mereka berduet tapi Natasha kalah dengan Angga diam-diam Angga juga seorang dancer
Danial yang kesal tidak mendapatkan boneka menghampiri teman-temannya dengan muka sedih
"loh,kakak kok malahan sedih sih??"
tanya natasha kepada Danial
"itu loh kan tadi gw nyoba permainan boneka yang di dalam kotak ehh gak dapat-dapat kan kesel..."
jawab Danial
"Danial suka boneka??"
tanya farel
"gak terlalu sih tapi suka aja gitu sama boneka beruang..."
jawab Danial
Angga yang penasaran juga menuju ke arah tempat permainan tersebut teman-temannya mengikuti dari belakang
"dan,boneka mana yang lu mau??"
tanya Angga
"yang beruang warna nya putih..."
jawab Danial
Angga langsung bermain semenit kemudian Angga mendapatkan dua boneka sekaligus Angga memberikan nya kepada Danial dan Natasha tapi Galang dan farel meminta juga untuk di berikan ke Thea dan Tyas setelah 2 menit Angga berhasil mendapatkan boneka yang Galang dan farel inginkan
"makasih.."
kata Galang dan farel secara bersamaan
berkat Angga juga mereka berhasil membawa sebuah boneka besar hasil dari permainan tersebut
"angga gamer kah??"
tanya farel
"iya..."
jawab Galang
"oh, pantesan jago main game..."
kata farel
Sekarang giliran mereka menemani Natasha untuk belanja tas tetapi mereka masih milih-milih Toko tas nya karena di anggap mahal oleh natasha dia hanya mau tas murah berkualitas tinggi