Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
Keharmonisan keluarga giffard



Beberapa menit kemudian


Angga keluar dari kamar mandi,namun ia terdiam melihat tingkah laku Natasha dan Danial yang sedang antara bercanda namun seperti terlihat sedang berantem..Angga juga melihat Tante Miu terkikik dengan ulah anak anaknya itu,mamah Miu yang melihat Angga sedang terbengong didekat pintu kamar mandinya merasa tidak enak karena kelakuan anak anaknya yang seperti orang Gila


"Udah udah..jangan berantem teruss gak enak dilihatin Ama Angga noh"


Ucap mamah Miu kepada kedua anaknya itu


"Noh mah...liat Danial nyebelin pengen ku tabok aja rasanya"


Ucap Natasha kemudian mengacak-acak rambut kakaknya itu


"Kok gw?? lu tuh minta diceburin ke kolam renang"


Ucap Danial dengan nada tak mau mengalahnya


"Lu aja..biar sekalian kolam renangnya di taruhin Ama ikan hiu aja mah..biar Danial dimakan"


Ucap Natasha kepada mamahnya


"Nyeh.. lu aja,biarin besok gak gw ajak jalan jalan"


Ucap Danial dengan nada pura pura kesalnya dan langsung turun dari kasur Natasha kemudian keluar begitu saja


"Dih... ngambekan"


Ucap Natasha seketika


"Sana minta maaf sama kakakmu,nanti gak diajak beneran loh"


Suruh mamah Miu kepada anak bungsunya tersebut


natasha yang mendengarnya itu langsung pergi menuju Danial sedangkan Angga masih terbengong dengan ulah Danial dan Natasha yang seperti Tom and Jerry


"Angga gak turun??"


Tanya Tante Miu,ucapan Tante Miu membuat Angga tersadar dari bengongnya


"Ehh...mau Tante tapi mau pake baju dulu"


Ucap Angga dan tersenyum


"Maafin tingkah anak anak Tante ya..dari dulu mereka berdua emang kayak begitu"


Kata Tante Miu karena merasa tidak enak dengan Angga akibat ulah anak anaknya itu


"Gak papa Tan..Angga udah tau kok sifat nya Danial emang nyebelin dan ngeselin seperti itu tapi disisi lain Danial begitu menyayangi Natasha"


Ucap Angga dan membuat Tante Miu hampir meneteskan air matanya,ia begitu menyayangi Natasha dan Danial


"Tante gak papa??"


"Gak papa nak..Tante hanya terharu dengan ucapan mu,ya udah Tante turun dulu ya..kamu juga turun loh,kita makan malam bersama sama"


Ucap mamah Miu dan langsung pergi begitu saja


Tiba tiba Angga meneteskan air matanya


"Seandainya keluarga ku seharmonis keluarga giffard"


Gumam Angga karena ia merasa keluarganya tidak terlalu harmonis bunda dan ayahnya sama sama sibuk,dari kecil Angga diasuh oleh neneknya karena bunda dan ayahnya terlalu sibuk.. meskipun Angga memiliki kekayaan yang sangat berlimpah tapi yang ia inginkan bukanlah itu,dia hanya menginginkan seperti Danial yang bisa disayang sayang dan dekat oleh kedua orang tuanya


Tiba tiba bi Ijah datang dengan menghampiri Angga


"Permisi tuan..tuan disuruh kebawah dengan nyonya untuk makan malam"


Ucap bi Ijah kemudian pergi begitu saja


Angga hanya tersenyum karena selama ini Tante Miu dan om giffard begitu memperdulikan dia bahkan menganggap Angga seperti anak mereka sendiri sedari kecil Angga sudah sering menginap dirumah keluarga giffard namun dulu rumahnya tidak semewah sekarang tapi setelah ia balik dari Jepang semuanya berubah termaksud kediaman keluarga giffard


"Aku berjanji tidak akan mengecewakan keluarga om giffard,aku akan membalas kebaikan keluarga giffard"


Ucap Angga didalam hatinya


Kemudian Angga turun ke lantai 1 rumah keluarga giffard tersebut dan ia segera menuju ruang makan keluarga giffard,tiba tiba Angga melihat pemandangan yang tak pernah ia lihat ketika bersama bunda dan ayahnya..Angga begitu iri dengan keharmonisan keluarga giffard,Tante Miu yang menyadari bahwa Angga sedang melihati mereka segera memanggil nya


"Angga..sini makan"


Ucap Tante Miu kepada Angga,Angga yang masih terbengong pun segera menghampiri mereka


"Ayok makan..nanti jadi kurus kayak Danial loh"


Ucap papah giffard dengan nada bercanda nya namun Danial malah menanggapi nya serius


"Apaan sih pa.. meskipun kurus gini Danial tetap kuat Danial bisa membuat 10 orang tepar karena tonjokan Danial dan satu lagi Danial itu ganteng dan imut imut kayak oppa oppa korea(bagi cewek cewek mah)"


Ucap Danial yang tidak mau kalah dengan papahnya


"Kamu kan bisa beladiri karena papah yang ngajarin,coba kalo papah gak ajarin pasti gak bakalan bisa"


Ucap papah giffard yang tidak mau mengalah dengan anaknya,tiba tiba kakek Daniel datang


"Enak aja..yang ngajarin Danial beladiri itu aku,bukan kamu"


Ucap kakek Daniel yang datang dengan tiba tiba dan membuat papah giffard hanya menelan ludahnya saja,ia tak mampu berbicara dihadapan kakek Daniel karena meskipun kakek Daniel sudah tua kemampuannya dalam beladiri tidak bisa dihilangkan bahkan papa giffard pernah tepar karena tonjokkan kakek Daniel


"Udah udah..gak enak tuh dilihatin Ama Angga"


Ucap mamah Miu seketika karena ia mengetahui bahwa suaminya begitu takut dengan papah nya itu


Sebenarnya bukan cuma giffard yang takut pada kakek tapi Danial juga sangat takut dengan kakeknya karena menurut Danial kakeknya begitu keras dan kejam bahkan waktu danial berusia 5 tahun sedang diajak berjalan jalan dengan kakeknya dan ditengah jalan tiba tiba ada sekelompok penjahat menghalangi jalan mereka tanpa memberi mereka ampun kakeknya menonjok habis para penjahat itu Danial yang masih kecil itu merasa takjub dengan sosok kakek nya tersebut sampai akhirnya Danial memutuskan belajar beladiri supaya bisa melindungi keluarga dan adik tersayangnya itu