
Di dalam mobil suasananya begitu hening tidak ada yang berbicara sedikit pun karena Natasha dan Danial masih terlihat memikirkan apa yang mereka liat tadi sedangkan farel sedang merindukan ibundanya,Angga fokus menyetir dan Galang sedang asyik melamun memikirkan hal-hal konyol
Tiba-tiba Galang tertawa sendiri membuat natasha, Danial dan farel kebingungan namun tidak dengan Angga dia sudah tau sikap dan sifat nya Galang pasti dia sedang memikirkan hal-hal konyol
"Napa,Lang??"
Tanya farel dengan keheranan nya
"Biasa,Galang emang suka ngelamun truss memikirkan hal-hal yang konyol.."
Jawab Angga yang sudah hafal kelakuannya Galang
"Kalo kata kita mah,halu.."
Ucap Danial
"Ohhh,Galang udah lama sering kayak begitu atau udah lama??"
Tanya farel tiba-tiba
"Dari kecil,Galang suka menghalu bahkan sering ketawa-ketawa sendiri.."
Jawab Angga
Natasha hanya diam karena masih syok melihat kejadian tadi,Danial berusaha menenangkan pikiran adiknya
"Dek..kamu ngantuk??"
Tanya Danial kepada Natasha
"Hmm.."
Jawab Natasha singkat membuat Angga dan farel merinding karena baru pertama kali mereka mendengar Natasha hanya menjawab seperti itu
"Yaudah,sini senderan di bahu kakak.."
Ucap Danial dengan bijak dan langsung memeluk Natasha
Farel yang melihatnya terheran-heran karena baru pertama kali mendengar ucapan Danial yang sangat bijak tersebut
"Ga,nanti mampir ke restoran dulu ya gw laper.."
Ucap Danial kepada Angga,Angga hanya membalasnya dengan mengacungkan jempol
"Mau makan??ayok cepat, cacing-cacing diperut gw udah pada kelaperan nih.."
Ucap Galang tiba-tiba membuat semuanya kaget
"Giliran makanan dia gercep banget,giliran tugas sekolah lemot kayak siput.."
Ucap Danial
"Namanya juga Galang,dimana ada makanan disitu ada Galang.."
Canda Angga kepada Galang
"Tapi anehnya badannya masih kurus-kurus juga gak gemuk-gemuk padahal dia banyak makan.."
Kata natasha
"Mungkin dia cacingan.."
Ucap farel
Meskipun di ejek oleh teman-temannya Galang tetap masa bodo dan melanjutkan menghayal nya lagi
Beberapa menit kemudian mereka sampai di sebuah restoran yang cukup mewah dan penuh dengan orang-orang kalangan atas
Setelah memarkirkan mobilnya mereka berlima langsung masuk menuju restoran tersebut namun kedatangan mereka membuat heboh restoran tersebut karena ternyata salah satu dari orang yang berada di restoran tersebut mengenal Angga
"Itu kan Angga,penerus perusahaan sonohara.."
Ucap orang tersebut
"Wih,ganteng banget ternyata kayak oppa-oppa Korea gitu.."
Ucap kagum yang lain
"Udah ganteng,kaya raya pula bisa nih aku Pepet siapa tau aja gitu jadi nyonya keluarga sonohara.."
Ucap tinggi salah satu gadis
"Jangan mimpi ketinggian nanti jatuh nangis,Angga tuh udah punya tunangan dan jelas tunangannya berasal dari keluarga tingkat atas juga anak bungsu dari keluarga giffard.."
Ucap salah satu dari mereka yang mengetahui siapa Natasha
"Ya kan siapa tau, mungkin dia tergoda dengan kecantikan aku secara di sekolah aku di pepet sama cowok-cowok.."
Ucap tinggi cewek tersebut
"Terserah lah,yang jelas tunangannya Angga tuh cantik banyak sekali penggemar cowoknya dia bahkan pemimpin perusahaan zaviero aja jatuh hati padanya namun natasha memilih Angga.."
Ucap cewek yang mengenal baik Natasha
Danial dan natasha sedang pergi memesan makanan sedangkan Galang dan farel sedang ke toilet
"Emang siapa sih natasha itu?? secantik apa dia?? sampai-sampai membuat laki-laki jatuh hati padanya.."
Tanya sombong cewek tersebut
Jawab cewek yang mengenal natasha
"Halah masih cantikan aku,liat saja pasti Angga bakalan klepek-klepek sama aku.."
Ucap sombong gadis tersebut dan menghampiri Angga
"Hallo..nama aku rani,nama kamu siapa??"
Tanya gadis itu kepada Angga namun Angga hanya diam saja
"Angga.."
Jawab singkat Angga
"Kamu udah punya pacar??"
Tanya cewek itu tiba-tiba
"Udah.."
Jawab singkat Angga
"Ohh,sayang banget padahal aku jomblo ya.."
Ucap Rani
"Maksudnya??"
Tanya Angga tiba-tiba
"Ya kalo kamu jomblo siapa tau aja kita bisa pacaran atau kamu selingkuh aja dari cewek kamu,belum tentu dia jodoh kamu juga.."
Ucap terang-terangan gadis tersebut dan sambil menggoda Angga namun Angga tidak tergoda sedikit pun malah Angga menjadi mual melihat kelakuan gadis itu
"Maaf,aku terlalu mencintai dia dan aku gak bakalan selingkuhin atau ninggalin dia.."
Ucap sopan Angga
"Aku bisa kok memenuhi semua keinginan kamu.."
Bujuk gadis tersebut
"Maaf,saya bukan tipe lelaki yang gampang tergoda dengan perempuan seperti anda apalagi perempuan yang Mandang fisik dan harta lagi pula pacar saya jauh lebih cantik dan seksi.."
Ucap Angga
Tiba-tiba Danial dan Natasha datang
"Kenapa??"
Tanya Natasha kepada Angga yang mendengar namanya disebut-sebut
"Nggak,sayang.."
Jawab Angga
Cewek tersebut melihat Natasha yang memiliki postur tubuh cukup seksi dan cantik serta rambutnya yang harum namun dia masih tidak mau kalah dengan Natasha
"Cewek kayak gini cantik??muka pasaran kayak gitu masih sok-sokan.."
Ucap gadis itu
"Jaga omongan mu ya, setidaknya pacar saya bukan wanita murahan seperti dirimu yang mau saja di sentuh bahkan di setubuhi oleh lelaki yang belum tentu sesudah melakukan hal tersebut dia tidak kabur.."
Ucap kasar Angga
Cewek tersebut tidak bisa berkata-kata apa apa dan pada akhirnya pergi dengan rasa malu
"Wih,keren banget calon Adek ipar gw ini.."
Puji Danial
"Jelas, Angga.."
Ucap tinggi Angga
"Ada apa??kok tumbenan Danial memuji Angga??"
Tanya farel dan Galang yang datang dari arah toilet
"Biasa tadi ada cabe-cabean yang sok-mau buat Angga khilaf.."
Jawab Danial
"Truss Angga khilaf??"
Tanya penasaran Galang
"Ya engga lah,Angga lagi yang dulu sering disangka tidak menyukai wanita dan sekalinya suka pasti dia tidak mungkin melupakan begitu saja apalagi hanya karena di goda oleh wanita murahan seperti tadi.."
Jawab Danial
Galang dan farel hanya tersenyum kemudian mereka berdua duduk,
Beberapa menit kemudian makanan pesanan mereka datang dan mereka langsung memakan makanan yang sudah mereka pesan tadi