
Di dalam kamar natasha sengaja melakukan itu kepada Angga karena dia merasa bahwa Angga hanya menggantung hubungannya saja jadi natasha berusaha untuk melupakannya
Angga sedang menjalankan mobilnya namun Luna menelpon Luna mengajak jalan-jalan lagi Angga terpaksa menerima nya sesampainya di rumah Luna terlihat Luna dan Tante nya sedang di luar
"Tuh Tan udah datang..."
Kata Luna kepada Tante nya mereka berdua pun menuju mobilnya angga
"Ga,nanti malam kamu harus ikut ke acara mewah di sana bakalan banyak keluarga kalangan atas.."
Ajak Luna kepada Angga
"Baik lah.."
Ucap Angga yang sebenarnya terpaksa
Di sisi lain Natasha dan keluarganya sedang bersiap-siap untuk datang ke acara itu juga Natasha tampak cantik menggunakan dress berwarna putih begitu juga dengan Danial terlihat putra yang menggunakan batik seragam dengan giffard
"Wih om sama papa cakep bener jadi merasa tersingkirkan Danial..."
Puji Danial
"Jelas donk putra gitu loh.."
Kata putra yang merasa dirinya memang tampan
Natasha dan mama nya turun secara bersamaan keduanya terlihat kompak serta cantik semuanya melotot melihat natasha dan sang mama setelah kakek Daniel datang mereka berangkat menuju acara itu sesampainya di sana natasha berhasil membuat orang-orang terpesona dengan dirinya
"Natasha.."
Kata Angga yang kaget melihat natasha juga datang
Natasha melihat Angga sedang bersama Luna sebenarnya Natasha sangat sakit hati karena harus melihat orang yang dia sayangi bersama dengan perempuan lain tapi mau bagaimana lagi Luna sengaja menggandeng tangan nya Angga supaya natasha melihat nya
Natasha duduk di samping Danial namun ada seorang lelaki tampan mendekatinya dan mengajak natasha berkenalan
"Hai,nama ku dhana..."
Kata lelaki tersebut kepada natasha
"Nama ku Natasha..."
Kata natasha sambil tersenyum
Lelaki tersebut duduk di sampingnya natasha dan berusaha mendekatinya seperti mengajak dansa bareng karena nanti ada acara dansa tapi Natasha menolaknya karena dia tidak suka berdansa Danial merasa risih dengan sikap cowok tersebut bagaimana pun juga pasti seorang kakak tidak terima jika adik nya di dekati oleh lelaki seperti itu
"Dik,kita cari tempat lain aja ya males di sini..."
Ajak Danial kepada natasha
"Ya sudah terserah kakak saja..."
Kata Natasha kemudian mengikuti Danial
Cowok tersebut terus mengikuti mereka hingga akhirnya Danial kehabisan emosi
"Mau lu apa sih??ngikutin aja??"
"Gak mau apa apa kok kak,aku cuma mau ngajak dansa natasha saja..."
Jawab cowok tersebut
"Gak natasha tidak boleh di dekati oleh seorang lelaki kecuali saya dan Galang,mengerti"
Kata Danial yang kesal
Danial sangat mempercayai Galang untuk membantunya melindungi sang adik karena menurut Danial ilmu beladiri Galang cukup hebat meskipun agak agak gimana gitu saat latihan Galang lebih sering bercanda baru saja Danial dan Natasha makan tiba-tiba ada suara tembakan semuanya kaget melihat sekelompok penjahat
"Serahkan semua harta yang kalian punya"
Kata salah satu penjahat
"Kalo gak mau gimana??"
Tanya putra yang sengaja menantang para penjahat itu
"Liat saja nanti.."
Jawab penjahat tersebut
Para penjahat tersebut berusaha menyerang putra namun malah dia yang jatuh ke lantai putra pun naik di atas nya
Rayya merasa malu karena papa nya bukannya menghajar malah main kuda-kudaan dengan penjahat tersebut
"Om putra ngakak,ngapain dia malahan main kuda-kudaan njirrr??"
Tanya Galang kepada Danial
"Ntah lah, mungkin om putra gak pernah naik kuda..."
Jawab Danial yang kebingungan
Putra malah asyik bermain kuda-kudaan Miu yang melihat tingkah kakak nya hanya bisa tepuk jidat berbeda dengan giffard yang tengah melawan para penjahat tersebut giffard Dan Natasha berduet papa dan anak membuat semuanya takjub karena mereka berhasil mengalahkan dengan mudah para penjahat itu pergi kecuali penjahat yang lagi asyik di jadikan kuda oleh putra
"Kakak ini di tempat umum kenapa kakak bertingkah seperti anak kecil sih"
Gerutu Miu sambil menarik putra untuk bangun
"Biarin dah lama gw gak naik kuda..."
Kata putra yang tidak mau turun tetapi tiba-tiba pinggangnya encok karena kelamaan duduk seperti itu
"Aduh pinggang pake encok segala,dek bangunin donk..."
Pinta putra kepada adik nya
"Makanya ketahuan udah tua pake main kuda-kudaan sama penjahat segala encok kan,kakak sih gak ingat umur..."
Gerutu Miu lagi sambil membantu putra untuk berdiri
Penjahat itu langsung kabur karena takut Galang tertawa terbahak-bahak melihat tingkah putra karena selama ini yang ada di pikiran Galang kalo putra itu sadis serta tidak suka bermain-main kenyataannya sifat nya sebelas duabelas dengan Galang