Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
persiapan pernikahan galang



dua bulan kemudian natasha dan angga sedang membantu galang untuk menyiapkan pesta pernikahaannya dengan thea


"horeeeee,sebentar lagi gw punya bini..."


Kata galang sambil bersorak


Sangking senang nya galang dia sampai jatuh dari sofa membuat danial dan farel tertawa ngakak


"rel,gw ngeri galang kebentur truss jadi gila lagi dah..."


Kata danial kepada farel


"nah sama,mending lu ruqyah.."


Kata farel


Danial langsung menuju galang serta memegang kepalanya galang


"siapa maneh??"


Tanya danial


"aink teh maung.."


Jawab galang


"wah,gawat rel ternyata ini emang udah bawaan dari lahir jadi kegilaan galang tidak bisa dihilangkan.."


Kata danial kepada farel


"ya sudah kalo begitu aku ikhlas.."


Kata farel


Galang terus ketawa-tawa tanpa sebab yang jelas hingga akhirnya thea datang untuk fitting baju pengantin bersama galang mereka ditemani oleh veliska saja karena harra harus mengecek perusahaannya yang berada di jepang


"ehh,bidadari ku sudah datang.."


Gombal galang kepada thea


"jangan caya,galang sering mengucapkan kata-kata itu dulu kepada cewek-cewek..."


Kata danial kepada thea


"iri ae lu daniela.."


Kata galang sambil meledek danial


"heleh,meskipun rambut gw kayak perempuan tapi muka gw jauhhh lebih tampan dari lu.."


Kata danial yang bangga dengan ketampanannya sendiri


Galang masa bodo dengan ucapannya danial karena dia harus fitting galang berharap mama nya yang mendampingi tapi sayang kedua orangtuanya sudah tiada jadi tantenya lah yang menggantikan


Sesampainya disana mereka sudah di hadapkan oleh gaun berwarna putih dengan sebuah selendang dihadapannya gaun tersebut adalah gaun terbuka karena thea tidak terlalu suka memakai baju seperti itu jadi dia menggunakan selendang untuk menutupi bagian terbuka itu galang akan menggunakan sebuah jaz berwarna hitam serta dipakaikan hiasan mainan mahkota untuk seorang raja nanti


sama seperti natasha dan angga dulu galang dan thea juga pergi ke galeri perhiasaan milik veliska mereka memilih banyak perhiasaan


"keluar kan satu cincin lagi untuk calon menantu ku ini..."


suruh veliska kepada para pegawai nya


pegawai itu mengeluarkan sebuah cincin terbaik dari toko itu terlihat sebuah cincin berlapiskan berlian serta di hiasi oleh batu permata


"tan,ini bagus banget pasti mahal harganya..."


kata thea


"enggak kok,cuma sekitar 166 juta saja.."


kata veliska dengan santai


Galang dan thea shok mendengar harga nya selama ini thea paling memakai barang hanya sekitar 5 juta paling mahal papa nya mengajarkan dia untuk hidup hemat


setelah membeli mereka pulang kerumahnya tapi para pegawai dibuat bingung


"emang ada berapa sih anaknya bos??"


tanya salah satu pegawai baru


"cuma satu yaitu angga kalo yang tadi itu keponakannya tapi orang tua dia sudah meninggal dunia jadi dia dirawat oleh bos kita.."


jawab pegawai lama


"owh,ku kira anak kandung nya.."


kata pegawai baru tersebut


Di sisi lain angga,danial dan farel sedang menyiapkan kebutuhan untuk kebetuhan pernikahan galang tapi natasha hanya bisa berbaring karena dia sedang hamil besar sekarang


mereka sudah tau bahwa anak yang sedang natasha kandung adalah berjenis kelamin lelaki seperti yang angga harapkan bahkan angga sudah menyiapkan nama yang cocok untuk anak nya nanti


galang dan thea sudah sampai dirumah keluarga manohara mereka masuk kedalam untuk sekedar mengobrol sebentar