
BI Ijah datang membawakan makanan mereka semua langsung makan karena sudah sangat kelaparan tapi sikap Tyas yang seperti orang kelaparan membuat semuanya bengong
"Pelan-pelan yas, nanti keselek.."
Kata Angga kepada Tyas tapi Tyas masih tetap makan
"Enak banget,ikan asinnya.."
Kata Tyas dengan mulut nya yang penuh dengan makanan
Tiba-tiba Tyas keselek membuat dia batuk-batuk dengan cepat Rangga mengambil kan minum dan memberikannya kepada Tyas
"Makasih.."
Kata Tyas dan langsung memakan kembali
"Iya sama-sama.."
Kata Rangga dan tersenyum
Setelah semuanya kenyang mereka langsung pada naik keatas untuk tidur tetapi Tyas dan Rangga memilih untuk berjalan-jalan mencari udara malam dulu sebelum tidur mereka berdua duduk bersampingan di kursi panjang
"Ehh,nama lu siapa??"
Tanya Tyas yang berusaha memecahkan keheningan
"Rangga.."
Jawab Rangga
"Oh,kok namanya kayak pernah gw denger ya tapi dimana??kayaknya nama itu gak asing bagi gw.."
Kata Tyas
"Kan yang namanya Rangga banyak bukan gw doank.."
Kata Rangga dan tersenyum
"Seandainya gw punya kakak kayak natasha pasti kakak gw seumuran sama lu.."
Kata Tyas
"Seandainya gw punya orang tua,pasti hidup gw gak kayak gini.."
Kata Rangga
"Emangnya lu gak punya orang tua??"
Tanya Tyas
"Punya tapi udah meninggal dari gw masih bayi.."
Jawab Rangga
"Sabar ya,orang tua gw juga gak pernah merhatiin gw sedikit pun bahkan selama gw di Indonesia aja mereka gak pernah telpon.."
Kata Tyas
"Mungkin orang tua lu sibuk kali.."
Kata Rangga
"Gak tau gw juga.."
Kata Tyas
"Gw pengen punya kakak setidaknya kakak angkat kek,biar gak kesepian banget gw dirumah sayangnya gw jarang Deket sama cowok sekalinya Deket sama si Angga itupun karena dia mantan gw.."
Kata Tyas sambil cemberut
"Angga mantan pacar lu??"
Tanya Rangga
"Iya, sayangnya gw mutusin dia karena mengejar farel tapi farel malahan suka sama Natasha truss pas gw pengen ngajak balikan Angga dia udah sama natasha..."
Jawab Tyas
"Sabar.."
Kata Rangga
"Ehh,gimana kalo aku jadi adik kamu??adik angkat aja gitu.."
Ajak Tyas
"Yakin mau jadi adik angkat gw??gw aja miskin mana ada yang mau sama gw apalagi jadi Adek angkat gw.."
Kata Rangga sambil menunduk meratapi nasibnya yang malang
"Iya,gw beneran btw lu bilang gak ada yang mau sama lu buktinya lu berhasil ngedeketin Luna apa itu yang namanya gak ada yang mau??"
Tanya Tyas
"Gw sama luna cuma temenan doank,gak lebih.."
Jawab Rangga
Kata Tyas yang mengingat hubungannya dengan Angga dulu pas pertengahan hubungan mereka seperti batu es
"Njirr,gw harap Angga gak kayak begitu sama natasha soalnya Natasha itu baik dia gak pantes di sakitin sama cowok.."
Kata Rangga yang sebenarnya masih sedikit punya perasaan ke Natasha sayangnya dia sudah punya angga dan tidak mungkin Rangga bersaing dengan Angga yang memiliki kekayaan cukup besar
"Jangan bilang lu suka sama Natasha juga??"
Tanya Tyas
"Hehehehe,iya tapi gw sadar bahwa Derajat gw sama Natasha berbeda jauh dan gw tidak seperti Angga yang memiliki kekayaan diatas keluarganya Natasha.."
Jawab Rangga
"Tapi ya setau gw om giffard itu gak pernah Mandang kekayaan apalagi derajat kalo soal percintaan anak-anaknya,tapi kalo kakek Daniel iya dia maunya cucu-cucunya menikah dengan anak konglomerat juga..."
Kata Tyas yang tau sifat giffard dari papa nya karena papa nya dan giffard adalah teman baik
"Enak ya berasal dari keluarga kaya raya seperti kalian dulu gw juga sama kayak kalian sayangnya pas nenek meninggal perusahaan kita bangkrut.."
Kata Rangga
"Loh lu pernah jadi orang kaya juga??siapa nama nenek lu??"
Tanya Tyas
"Ryanti.."
Jawab Rangga membuat Tyas kaget karena nama neneknya juga ryanti
"Kenapa??"
Tanya Rangga yang menyadari jika Tyas seperti terkejut
"Gak papa nama nenek lu sama banget sama nenek gw.."
Jawab Tyas
"Nama kepanjangan nenek lu siapa??"
Tanya Rangga
"Hehehehe gw lupa soalnya nenek gw yang itu tinggalnya dijepang dulu.."
Jawab Tyas
"Loh,gw sama nenek juga tinggal di Jepang dulu.."
Kata Rangga membuat Tyas melotot
"Tunggu, jangan-jangan perkataan temannya mamah itu benar jika aku sebenarnya punya kakak tapi kakak aku di buang oleh papa dan mamah.."
Kata Tyas didalam hatinya
"Kok bengong lagi??ya sudah mendingan kita gak masuk gak baik buat anak perempuan seperti lu keluar malem-malem nanti dikiranya kita lagi berbuat mesum lagi.."
Ajak Rangga
Mereka berdua langsung masuk kedalam rumahnya keluarga giffard tetapi Tyas masih tidak bisa tidur karena merasa ada kejanggalan saat dirinya bertemu dengan Rangga
Angga yang sedari tadi melihat tyas seperti orang bingung tersebut menjadi penasaran kenapa dia seperti itu
"Kenapa??"
Tanya Angga
"Ga,lu ingat gak perkataan temen mamah gw yang bilang kalo sebenarnya gw punya kakak tapi kakak gw itu dibuang sama papa dan mama gw kira-kira itu beneran atau boongan ya??"
Tanya Tyas
"Ingat,emangnya kenapa??"
Tanya Angga
"Tadi gw kan ngobrol sama Rangga dan nama neneknya Rangga sama nama nenek gw,truss nenek gw yang itu tinggalnya dijepang truss kata Rangga dia juga tinggal di Jepang, jangan-jangan Rangga itu kakak gw.."
Jawab Tyas
"gw ngerti maksud lu, gimana kalo lu telusuri aja??gw bantuin deh.."
Ajak Angga
"Boleh,yakin nih mau bantuin??"
Tanya Tyas
"Iya.."
Jawab Angga
"Makasih, Angga emang lu itu mantan paling baik di dunia ini.."
Kata Tyas
Angga hanya tersenyum dan kembali ke kamarnya Danial sedangkan Tyas kembali ke kamarnya Natasha