Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
Terbakar cemburu



Sesampainya di rumah Angga langsung masuk ke kamarnya


"Natasha kenapa begitu banyak rintangan dihubungan kita??"


Tanya angga kepada dirinya sendiri


Tiba-tiba ponselnya berdering dan ternyata telfon dari Natasha,Angga sangat senang mendapat telfon dari natasha


"Hallo Nat..kamu baik baik saja kan??aku benar-benar panik kamu belum nelfon"


Tanya Angga dengan sedikit nyerocosnya


"Aku baik baik aja..ngga, sebaiknya kamu jangan kesini dulu ya papa kayaknya marah banget sama kamu gegara tadi"


Ucap Natasha membuat Angga sedih karena benar giffard marah dengannya


"Iya..tapi kamu janji jangan Deket sama cowok lain"


Kata Angga kepada Natasha


"Iya,aku janji..yaudah tidur gih nanti jadi kakek-kakek baru tau kamu.."


Suruh Natasha


"Kalo aku jadi kakek-kakek otomatis kamu juga jadi nenek-nenek donk,kita kan couple.."


Goda Angga


"Apaansi..kenapa jadi buchin gini??udah aku ngantuk, bye-bye"


Ucap Natasha dan langsung memutuskan panggilan telfonnya


"Padahal masih mau ngomong tapi udah di matiin.."


Gerutu Angga


Karena ngantuk Angga tertidur sedangkan Natasha masih nonton Drakor sambil tiduran di paha kakaknya karena ngantuk natasha juga tertidur


"Kebiasaan,paha kakaknya dijadiin bantal.."


Ucap gerutu Danial dan langsung menggendong tubuh Natasha ke kamarnya


Kebesokan harinya


Angga terbangun Dan langsung bersiap-siap untuk berangkat sekolah sesudah mandi angga menghubungi Natasha


"Nat..aku jemput ya??pliss mau"


Ucap Angga


"Angga,kamu tuh kalo nelfon ucapin salam dulu kek ini langsung to the points..segitu gak pentingnya ya aku?? sampai-sampai kamu gak mau lama-lama telfon aku"


Kata Natasha


"Kata siapa??kalo kamu gak penting,aku gak bakalan mau nganter-jemput kamu donk.."


Kata Angga


"Kan bisa aja karena terpaksa,yaudah gak usah jemput aku juga bisa bawa motor sendiri dan aku gak lebay ataupun manja.."


Kata kesal Natasha didalam telfonnya dan langsung memutuskan panggilan telfonnya


Angga hanya menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal karena semenjak kejadian kemarin Natasha berubah menjadi posesif dan gampang ngambek


Angga keluar kamarnya dan melihat Galang yang sudah sangat rapih dan wangi membuat Angga sedikit curiga karena pasti Galang akan menjemput Natasha karena tidak mau kalah dengan Galang,Angga langsung mengambil jaketnya dan menjalankan motornya


Beberapa menit kemudian Angga sampai dipekarangan rumah keluarga giffard dia melihat natasha yang sudah memakai jaket dan dengan rambutnya yang panjang,Angga segera menghampiri kekasihnya itu


"Hallo.."


Sapa Angga kepada Danial dan Natasha


"Hallo juga,ngga..rajin amat lu pagi-pagi kesini pasti mau jemput Adek gw kan??"


Tanya Danial kepada Angga


"Iya donk,calon kakak ipar.."


Jawab Angga membuat Danial geli


"Jangan manggil calon kakak ipar, njirr..gw geli dengarnya"


Kata Danial dan langsung pergi kedalam untuk mengambil jaketnya


"Kan tadi aku bilang gak usah jemput,kenapa masih jemput?? mending kamu jemput Luna aja..aku gak penting jadi kamu gak usah sok peduli"


Ucap kesal natasha dan langsung menjalankan motor nya


"Natashaaaa"


Teriak Angga namun Natasha tetap tidak mau berhenti


Danial dan Galang hanya terdiam karena tidak menyangka jika natasha bisa sekesal tadi bahkan kecepatan motornya sangat tinggi membuat Danial cemas


"Bahaya tadi natasha ngebut.. ayok kita kejar"


Ucap panik Danial


Kemudian Danial,Angga dan Galang langsung mengejar motornya Natasha


Ditengah jalan mereka melihat Natasha sedang bertarung dengan seorang preman yang seperti nya hendak merampas dompet nenek tua namun tanpa Natasha sadari penjahat itu membawa pisau dan Angga yang melihatnya sigap langsung menendang pisau itu agar tidak mengenai Natasha


"Berani-beraninya loh mau melukai adik gw,belum pernah liat kemarahan seorang kakak.."


Setelah melihat preman itu pingsan natahsa langsung mengasih dompet nenek tadi kemudian mereka berempat kembali melanjutkan perjalanan nya sekolah


Sesampainya di sekolah Natasha membuat heboh murid-murid disana karena ternyata dia memiliki sifat yang seperti lelaki bahkan dirinya memakai jaket yang sama dengan Danial


Jam istirahat tiba semuanya menuju kantin sedangkan natasha menuju lapangan basket dan bermain basket dengan anak-anak laki karena tidak mau kalah dengan natasha,Danial and the gang pun ikut bermain basket juga


Luna yang melihatnya kagum dengan Angga sedangkan Natasha hanya diam dan bodoamat karena sekalipun dia putus dengan Angga mungkin itu adalah kesempatan yang tepat untuk kembali meluruskan perasaannya kepada farel karena dari dulu Natasha sudah sangat menyukai farel namun karena farel menghilang tanpa jejak selama 3 tahun itu yang membuat perasaan nya sedikit pudar


"Rel..gw laper kita ke kantin yuk"


Ajak Natasha kepada farel


"Ayuk.."


Ucap farel dan Natasha langsung menggandeng tangannya farel membuat penggemar cewek nya farel menjadi cemburu sedangkan Danial dan Galang bengong karena melihat natasha menggandeng tangannya farel


"Lang...gw gak salah liat kan ya??"


Tanya Danial kepada Galang


"Ngga broo,gw juga liat.."


Jawab Galang dan mulutnya masih menganga


"Apa jangan-jangan Natasha mulai menyukai farel lagi??karena setau gw Natasha udah suka sama farel dari SD"


Tanya Danial lagi


"Kayaknya sih iya tapi gak tau juga.."


Jawab Galang dan masih percaya dengan apa yang dia lihat


Angga yang melihatnya langsung panas dan mengikuti natasha


"Wah,broo.. kayaknya bakalan terjadi perang lagi nih antara farel sama Angga"


Ucap Galang kepada Danial


"Iya..ayo kita susul mereka daripada berantem di sekolahan"


Ucap Danial dan langsung menyusul Angga


Sesampainya di kantin Angga melihat Natasha sedang menyuapi farel membuat Angga benar-benar merasa hancur dan ingin segera menonjok wajahnya farel namun dia sadar jika ini disekolah jadi dia berusaha menahan emosi nya


"Awas.."


Ucap kesal Angga kepada farel


"Ngapa lu??dateng-dateng kayak orang kesetanan gitu.."


Tanya farel


"Terserah gw lah..btw ini tempat kan luas mending lu cari tempat lain aja gw mau ngomong berdua sama Natasha"


Ucap jutek Angga kepada farel


"Ok ok,gw bakalan cari tempat lain.."


Kata farel dan langsung pergi meninggalkan mereka


"Angga..kamu kenapa ngusir farel sih??gak boleh kayak gitu sama orang coba bayangin jika kamu yang di usir,gimana coba??"


Tanya kesal Natasha


"Jadi sekarang kamu belain farel??apa jangan-jangan kamu menyukai farel lagi??"


Tanya angga dengan nada tingginya


"Aku suka sama farel?? bukan nya kamu yang suka sama Luna??udah sana mending sama Luna gak usah ngurusin hidup aku.."


Ucap kesal natasha


"Kenapa bawa-bawa Luna,apa gegara kemarin aku tatap-tatapan sama dia makanya kamu jadi kayak begini??"


Tanya Angga


"Pikir aja sendiri.."


Jawab Natasha dan langsung pergi untuk mencari farel


Tanpa mereka sadari mereka menjadi tontonan orang-orang yang berada di kantin tersebut termaksud Luna semuanya membicarakan Luna dan menganggap Luna sebagai perusak hubungan orang


"Cantik-cantik sayangnya perusak hubungan orang,hati-hati nanti cowok kita diambil juga lagi sama dia.."


Ucap salah satu cewek yang suka nyinyir


"Kalo aku jadi Natasha udah aku gampar dia,gak tau malu.."


Ucap yang satu lagi


"Padahal masih cantikan Natasha kemana-mana ya tapi kok Angga malah milih Luna??"


Tanya salah satu dari mereka dan sengaja mengencangkan suaranya


"Ntahlah,cowok kebanyakan memang begitu..dapet yang di atas standar malahan mau yang dibawah standar"


Jawab yang satu


Luna langsung pergi karena tidak tahan dengan ucapan-ucapan siswi-siswi yang berada di kantin tersebut