Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
keromantisan



Kebesokannya mereka sudah bangun namun Angga dan Tyas sudah pergi duluan karena harus menyelidiki kebohongan dari orangtuanya Tyas


"Angga mana,bi??"


Tanya natasha pada bi Ijah


"Tadi sih pergi sama temen non yang namanya Tyas.."


Jawab bi Ijah


"Makasih ya,bi.."


Kata Natasha tetapi dia menjadi galau karena bagaimanapun juga Tyas adalah mantan nya Angga


"Iya sama-sama,non.."


Kata bi Ijah sambil melakukan kegiatannya


Natasha keluar dari dapur dengan muka asam lebih tepatnya sangat asam dan ditekuk dia benar-benar membutuhkan Danial sebagai tempat curhatan akan tetapi Danial sedang di rumah sakit jadi dia hanya bisa memendam nya saja


"Kak Danial kapan balik dari rumah sakit sih??aku butuh kakak disaat seperti ini.."


Kata natasha di dalam hatinya tanpa sadar air matanya menetes membuat Galang dan farel kaget melihat Natasha yang menangis


"Pasti dia keinget sama Danial deh,tenangin sana.."


Suruh rayya yang tau bahwa Natasha rindu dengan Danial bahkan bukan hanya Natasha,Galang dan farel juga sangat merindukan Danial


"Nat,gw tau lu rindu dan khawatir sama Danial tapi lu jangan sedih kayak gini donk nanti Danial juga sedih kalian itu kan bagaikan bocah kembar yang selalu bersama bahkan di saat lu disakitin saja Danial yang terasa sakit bukan cuma lu yang kangen sama danial,gw sama farel juga sangat merindukan Danial.."


Kata Galang kemudian memeluk Natasha


"Lang,gw gak mau kehilangan kak Danial gw sayang banget sama dia,dia selalu melindungi gw dari kecil bahkan hingga sekarang.."


Kata Natasha sambil menangis


"Nat,bukan cuma lu gw juga sangat takut jika kehilangan Danial dia satu-satunya orang yang selalu ngeledek gw tapi cuma dia yang selalu mendengar perkataan gw ya meskipun sambil meledek tapi gw yakin sebenarnya dia mendengarkan..."


Kata Galang


"Gw juga gak mau kehilangan Danial karena cuma Danial yang selalu mendengarkan celotehan gw tentang Natasha meskipun dia tau bahwa kemungkinan gw memiliki adiknya adalah 30% tapi dia tetap mendengarkan hingga larut malam.."


Kata farel


"Btw kok Angga jalan sama Tyas ya,mereka mau ngapain??"


Tanya Natasha


"Buset,bilang aja lu nangis gegara Angga bukan nya Danial.."


Kata Galang


"Jangan-jangan mereka mau balikan lagi.."


Jawab farel membuat Natasha bersedih dan langsung keluar Galang yang melihat itu benar-benar gemas dengan farel dan langsung menginjak kaki nya


"Farel,lu itu punya otak dipake gw yakin abis ini nih Natasha langsung ngambek ke si Angga.."


Kata galang dengan nada geram nya


"Sayangnya gw gak punya.."


Kata farel dan langsung kabur karena takut di injak lagi oleh Galang


"Astaghfirullah, bisa-bisa gw gila nih gegara punya temen kayak si farel.."


Kata Galang yang berusaha menahan emosi nya


Natasha hanya terdiam karena dia masih sangat memikirkan Danial ditambah angga


"Makanya Nat,lu si gak mau Ama gw ketahuan si Angga itu playboy akut kenapa lu malah milih dia..."


Gerutu farel kemudian berhenti di depannya Natash


"Bisa gak kalian diam dulu,gak usah banyak bacot dulu gw pusing.."


Kata natasha dan langsung pergi menuju lantai atas lagi


"Hayoloh Natasha marah.."


Kata rayya


Farel terdiam karena baru pertama kalinya dia diomelin sama seorang wanita bahkan almarhum ibundanya saja tidak pernah memarahinya meskipun dulu farel anak bandel


Di sisi lain Angga dan Tyas sedang menyelidiki tentang Rangga, sesampainya Tyas di rumah mantan dari pembantu neneknya Tyas dulu mereka langsung masuk kedalam


"Ehh ada nak tyas sama pacar nya ya??"


Sapa ibu tersebut dan mengira bahwa Angga adalah kekasihnya Tyas


"Bukan Bu,dia sahabat saya.."


Kata Tyas sambil tersenyum


"Oh ya nak Tyas bertujuan apa ya kesini??"


Tanya ibu tersebut


"Saya kesini mau menanyakan tentang mamah dan papah yang dulu katanya kan pernah punya anak lelaki tapi kok dia gak pernah muncul dihadapan aku ya.."


Jawab Tyas dan langsung to the points


"Oh,soal itu ya dulu papa dan mama itu hidup dengan sangat miskin bahkan untuk mereka berdua makan saja sangat lah susah akibat menikah di usia yang masih sangat dini yaitu sekitar 16 tahun tapi kakek dan nenek mu itu tidak terlalu setuju dengan papa mu karena di anggap membawa sial bagi mamah mu namun karena merasa kesian dengan cucu nya mereka mengambil bayi tersebut dan merawatnya namun di luar negeri beberapa tahun kemudian papa mu berhasil bangkit dari kemiskinan tetapi dia kehilangan kontak dengan nenek dan kakek mu hingga saat ini tapi yang bibi dengar nenek mu sudah meninggal dan kakak lelaki mu berada di Indonesia sekarang..."


Kata ibu tersebut


"Nama lelaki tersebut siapa ya Bu??"


Tanya Tyas


"Kurang tau saya juga soalnya nenek dan kakek kamu yang memberikan nama untuk nya.."


Jawab ibu tersebut


"Makasih ya Bu,kalo gitu kami pamit dulu.."


Kata Angga


Tyas dan angga langsung menuju mobilnya lagi dan menjalankan mobilnya tanpa Angga sadari dia di ikuti oleh David dan David berniat untuk mencelakakan mereka namun gagal karena Angga berbelok ke arah lain


"Sial,aku gagal membuat angga kecelakaan.."


Kata David


Kata Tyas yang menyadari hal tersebut.


"Emang iya, orang yang membawanya si David jelas dia mau mencelakakan gw.."


Kata Angga yang ternyata sudah mengetahui bahwa itu adalah David


"Semoga lu selalu berada di lindungan yang maha kuasa dan semoga lu dijauhkan oleh si David..."


Doa Tyas


"Aamiin.."


Kata Angga


Mereka kembali ke rumahnya keluarga giffard setelah sampai keduanya masuk kedalam namun Angga tidak menemukan Natasha dia hanya menemukan Galang dan farel tapi Angga sudah tau bahwa kekasihnya berada di kamar jadi dia langsung naik ke lantai atas untuk ke kamarnya Natasha


"Sayang,kok kamu tiduran aja kenapa??kamu sakit??"


Tanya Angga yang tepat berada di balik badannya Natasha


"Aku gak papa,cuma capek.."


Jawab Natasha namun tidak mau membalikkan badannya ke arah Angga


"Kamu udah makan belum??kalo belum kita makan bareng yuk.."


Tanya Angga


"Udahlah gak usah pedulikan aku yang peduli sama aku cuma kak Danial dan farel,kamu mana mungkin peduli sama aku.."


Jawab Natasha dengan nada kasarnya


"Kok ngomongnya gitu?? jelas-jelas aku peduli sama kamu kalo aku gak peduli pasti aku gak bakalan ke sini cuma buat ngajak kamu makan kan,ya sudah yuk makan bareng.."


Ajak Angga


"Gak mau,aku gak mau makan.."


Kata Natasha


"Kamu belum pernah di gendong cowok ganteng ya??sini aku gendong.."


Tanya Angga


"Udah lagi itu sama papa dan kak Danial.."


Jawab Natasha


"Tapi sama aku belum kan??yaudah aku gendong.."


Kata Angga dan langsung mengangkat tubuhnya Natasha dan membawanya pergi keluar kamar namun Natasha berontak karena masih kebawa cemburu dengan Tyas


"Turunin,turunin aku,aku gak mau di gendong,aku bukan anak kecil.."


Pinta Natasha


"Gak mau,bagi aku kamu itu seorang bayi mungil karena sifat kamu masih sangat menggemaskan.."


Kata Angga


"Aku bukan bayi,aku bukan bayi.."


Kata natasha dengan nada seperti anak kecil


"Kamu bayi dan aku adalah orang yang bakalan melindungi kamu.."


Kata Angga dan masih menggendong Natasha


Mereka berdua sampai di lantai satu kediaman keluarga giffard, teman-temannya yang melihat mereka langsung tersenyum karena Angga dan Natasha bagaikan Romeo and Juliet


"Wih Angga lagi gendong bayi nih.."


Kata Galang dan mendekati mereka berniat untuk mencubit pipi Natasha yang chubby namun tidak di izinkan oleh Angga


"Gak boleh,ini bayi punya gw dia bayi gw dan gw gak bakalan membagi dia dengan lelaki lain cuma gw yang boleh.."


Kata Angga dan langsung membawa Natasha menuju ruang makan sesampainya disana Angga langsung menurunkan Natasha di kursi dan menyuapinya makanan lezat


"Ayok makan,bayi ku mau makan.."


Kata Angga sambil menyodorkan sendok berisakan makanan ke mulut Natasha namun Natasha tidak mau membuka mulutnya juga


"Kok gak di buka sih mulutnya,buka donk sayang.."


Suruh Angga


"Gak mau,aku lagi diet.."


Kata Natasha


"Diet,kamu itu udah kurus ngapain diet.."


Kata Angga


"Gak aku berat,berat badan aku aja 55 kg.."


Kata Natasha


"Bagi aku gak berat kok,kamu tetap terlihat cantik meskipun gembul.."


Kata Angga yang keceplosan ngomong bahwa Natasha gembul


"Tuh kan,pacar aku sendiri aja ngatain aku gembul.."


Gerutu Natasha


"Aku bercanda sayang,udah makan ya.."


Kata Angga dan berusaha menyuapi Natasha lagi namun Natasha tetap tidak membuka mulutnya


"Gak mau-!"


Kata Natasha


"Makan atau aku cium nih.."


Ancam Angga membuat Natasha kaget dan langsung memakannya


Pembantu dirumah itu pun hanya tersenyum melihat tingkah Natasha dan Angga yang seperti anak kecil namun sangatlah romantis