
Mereka masih asyik menguping tanpa mereka sadari di belakangnya ada guru killer yang sering membuat mereka ketakutan ya pak wahyu
"Khemm,ngapain pada kayak maling gitu??"
Tanya pak Wahyu kepada Angga and the gang
"Anu pak,itu kita mau masuk ke kelas tapi anu..."
Jawab Galang dengan nada bingung nya
"Anu apa?? bilang aja kalian lagi ngintipin orang cepat masuk!!"
Kata pak Wahyu dengan ketegasan nya
Mereka langsung masuk ke kelas dengan muka cemberut nya karena menurut mereka pak Wahyu terlalu galak diam-diam farel begitu membenci pak Wahyu
"Dasar muka kayak banci aja sok-sokan jadi guru killer..."
Kata farel tanpa sadar membuat semuanya menoleh karena ucapan farel begitu kencang
"Siapa maksud kamu yang kayak banci??"
Tanya pak Wahyu kepada farel seketika farel menyadari jika ucapannya begitu kencang
"Itu penjual warung yang tadi saya beli pulpen kayak banci tapi killer..."
Jawab bohong farel
"Bukannya killer itu sebutan untuk guru galak??"
Tanya pak Wahyu lagi
Farel hanya diam dan memandang ke arah meja tapi Galang dan Danial malah cekikikan karena melihat ekspresi wajah farel karena merasa kasihan pak Wahyu membiarkan farel serta melanjutkan pelajarannya
"Baik lah anak-anak seminggu lagi kita sudah ujian kenaikan kelas jadi belajar dengan giat dan buat kamu farel jangan sampai kejadian di SD terulang kembali(tidak naik kelas), mengerti??"
Tanya pak Wahyu kepada farel
"Mengerti pak.."
Jawab farel
Farel sering di dekati oleh kakak kelas nya karena sebenarnya mereka seumuran bahkan lebih tua farel cuma farel tidak naik kelas saja aturan farel sudah lulus sekolah SMA dan berkuliah
Angga langsung menghampiri farel
"Hai,kak farel..."
Ledek Angga kepada farel
"Panggil farel aja gw belum tua jadi jangan di panggil kakak apalagi om.."
Kata farel
"Oke deh,om farel yang ganteng..."
Ledek Galang yang ikut-ikutan
Farel menatap sinis Galang dengan ekspresi lucu nya membuat Galang kembali ngakak bukannya takut
"Ciee, farel adalah satu-satunya anggota yang jomblo di geng nya Angga..."
Ledek Natasha kepada farel
"Loh kan ada Danial..."
Kata farel dengan santai karena dia tidak tau jika Danial sudah bersama rayya
"Danial udah punya pacar kali,baru kemarin..."
Kata Natasha membuat farel terkejut
"Beneran??sama siapa??"
Tanya farel
"Ama rayya,baru kemarin..."
Farel melongo mendengar nya karena dia paling tua tapi dia yang paling gak laku teman-temannya sudah pada memiliki kekasih farel masih betah menyendiri
"Makanya tembak cewek donk..."
Kata Angga
Farel diam sebenarnya dia ingin menembak Tyas tapi farel masih sangat tidak yakin mungkin karena dia masih menyukai natasha seandainya dulu dia tidak pernah meninggalkan Natasha sewaktu smp farel Sangat menyesali hal itu tiba-tiba perutnya Natasha merasa sangat sakti seperti di lilit
Natasha langsung memegang bangku sekolah nya
"akhh..."
teriak natasha membuat Danial langsung mendekati nya
"kenapa dek??"
tanya Danial
"perut ku sakit,akhh..."
jawab natasha sambil kembali teriak
Danial dengan cepat menggendong Natasha dan menjalankan mobilnya geng nya mengikuti dari belakang rayya dan Tyas yang ikut di mobilnya Danial kebingungan karena natasha terus menjerit kesakitan
"Nat, jangan-jangan lu mau lahiran.."
kata Tyas
"nikah aja belum masa udah mau lahiran..."
kata rayya
"siapa tau aja gitu Natasha sama Angga udah ena-ena,kan kita gak tau apalagi Angga itu mesum..."
kata Tyas
"coba nanti kita tanya si pikiran mesum itu..."
kata rayya yang juga ikutan curiga
sesampainya di kediaman keluarga giffard mereka langsung turun Danial menggendong tubuh adik nya ke kamar nya putra dan Miu yang sedang asyik mengobrol kaget melihat Natasha di gendong oleh Danial dan di belakangnya ada para geng nya
"kenapa Natasha??"
tanya Miu kepada Thea
"itu Tan perut nya Natasha kesakitan..."
jawab Thea
mereka langsung ikutan berlari karena setiap bulan natasha seperti itu putra juga ikutan tapi dia menatap sinis ke Angga karena mengira penyebab nya adalah Angga sesampainya di kamar Miu langsung mengasih obat untuk natasha sedangkan geng ceweknya mengintrogasi Angga
"lu ngapain aja sama Natasha pas di rumah kecil itu??"
tanya Tyas kepada Angga
"kita tidur,makan, jalan-jalan bareng..."
jawab Angga
"gak ngelakuin hal di luar batasan kan??"
tanya putra yang ikut-ikutan mengintrogasi Angga
"gak kok om Angga cuma ciuman sama natasha selama 30 menit truss sedikit meraba-raba..."
jawab Angga yang keceplosan
Semua nya langsung menoleh ke arah Angga termaksud natasha karena mereka berdua sudah berjanji tidak akan mengasih tau hal itu kepada orang lain apalagi kepada orangtuanya Natasha, Danial langsung bangun dan menghampiri Angga
"Wow gw bangga sama lu,lu berani jujur kalo lu udah meraba-raba,gw salut..."
kata Danial membuat Angga terdiam
Natasha hanya bisa menepuk jidatnya karena kakak dan kekasih nya sama-sama oon