
Setelah mereka selesai makan, Natasha segera mengangkat piring piring kotor tersebut menuju dapur, Kakek nya yang melihatnya langsung tersenyum dan berkata
"Tak terasa cucuku ini sudah besar...padahal aku merasa baru kemarin mamah mu lahir, sekarang sudah punya anak anak yang tampan dan cantik"
Kata kakek Daniel, membuat Danial dan Natasha tersenyum karena pujian sang kakek tersayang karena merasa terharu Danial dan Natasha memeluk tubuh kakeknya yang berotot tersebut meskipun ia sudah tua tetap tak menghilangkan sikap nya yang sangar karena menurut kakek Daniel menantunya/papah Giffard terlalu lemah sebagai seorang lelaki karena membiarkan cucu cucunya didekati dengan mudah oleh orang lain,karena kakek Daniel tak ingin cucu cucunya salah pilih pasangan alias hanya karena kekayaan keluarga giffard dan lorenzilia.
Mamah Miu sendiri adalah anak semata wayang dari keluarga lorenzilia,begitu juga dengan keluarga giffard dulu perusahaan giffard dan lorenzilia sempat perang dingin namun pada akhirnya mereka kembali akur karena perusahaan sonohara(kakeknya Angga) semenjak papahnya Angga mengambil alih perusahaan sonohara semuanya berubah drastis perusahaan sonohara semakin berjaya...awalnya kakek Danial akan menjodohkan mamah Miu dengan papahnya Angga/hara,namun hara menolak dan malah memilih wanita biasa (bukan dari golongan konglomerat) yang sekarang adalah bundanya Angga...dan pada akhirnya Miu bertemu dengan giffard pengusaha terkenal yang cukup digemari oleh wanita wanita, awalnya kakek Daniel tak setuju dengan giffard karena tampangnya yang begitu enak dilihat tapi mau gimana lagi yang memutuskan adalah anaknya.
Papah giffard yang mengetahui lamunan mertuanya itu langsung berdiri dan mengajak Angga ke ruang kerjanya
"Ngga...ikut om sebentar ke ruang kerja om yak"
Ucap giffard dan langsung menaiki anak tangga, kemudian Angga mengikutinya dari belakang
Setelah masuk Angga masuk ke ruang kerjanya,giffard segera mengunci pintunya supaya mertuanya itu tidak kepo..Angga yang masih penasaran kenapa om giffard ingin ngobrol berdua dengan nya itupun bertanya
"Kenapa ya om??apakah Angga membuat salah dengan keluarga om"
Ucap Angga karena penasaran kenapa ia disuruh keruang kerja om giffard
"Bukan ngga..gimana ya ngomongnya gak enak om tuh"
Ucap om giffard
"Nggak papa om ngomong aja,Angga gak masalah kok"
Ucap Angga dengan santai dan kemudian duduk di sofa
"Gini ngga..besok kan mamah sama papa mu mau Dateng,nah itu untuk membicarakan sesuatu"
"Membicarakan apa ya om??"
Tanya Angga
"Perjodohan kamu dengan Natasha"
Ucap papah giffard dan membuat Angga melongo seketika
"Gini ngga,kita sudah merencanakan ini sejak kalian berdua masih kecil dan ini juga permintaan terakhir kakek mu ngga..mau gak mau kamu harus memenuhi kan"
Ucap om giffard
"Tapi Angga masih kecil om..masa mau nikah"
Ucap Angga
"Ya kan bisa ntar toh..kita cuma membicarakan dulu supaya kalian tuh ada pendekatan lebih,paham??
Ucap om giffard dengan nada kesalnya
"Ohh..Angga ngerti tapi gimana dengan Natasha nya??karena setau Angga dia tidak begitu mudah dekat dengan cowok"
Ucap Angga
"Ya makanya pdkt,ngga..kamu ini gimana sih"
Ucap om giffard yang bener bener emosi, kemudian Angga langsung mengangguki ucapan om giffard dan keluar dari ruangan tersebut
Angga pun langsung ke bawah dan melihat Natasha yang sedang bermanja manjaan dengan sang kakak/Danial, Natasha dari dulu selalu manja ke Danial bahkan setiap hari sewaktu ia kecil aja Natasha gak mau tidur kalo Danial tidak membacakannya sebuah cerita
Danial yang sudah mengetahui sejak awal itupun melihat kearah Angga dan kemudian menatap adeknya yang sedang tiduran dipahanya
"Apakah nata akan bahagia jika bersama Angga?apa Angga tidak akan membuat Adek ku menangis?"
"Ehh ngga...duduk sini Deket gw"
Ucap Galang dan Angga langsung duduk disampingnya Galang dan Angga melihat Natasha sedang memainkan ponselnya sambil senyam senyum sendirian Angga mengira Natasha sedang chatan dengan kekasihnya padahal Natasha sedang melihat foto foto husbu nya
"Kak lihat..husbu husbu ku begitu tampan kan"
Ucap Natasha dan mengasihkan hp nya ke Danial,lalu Danial berkata
"Halah masih gantengan ge..trio DAG(Danial,Angga dan Galang)"
Ucap Danial dan membuat Natasha menampar kecil pipinya Danial
"Enak aja..masih gantengan husbu ku lah"
Ucap Natasha, kemudian pergi mengambil minum
Beberapa menit kemudian Natasha kembali menuju Danial tapi dengan tangan membawa nampan yang penuh dengan gelas gelas dan makanan
"Nih makanannya tuan tuan muda"
Ucap Natasha dan tiduran lagi dipahanya Danial,Danial terus mengobrol dengan Galang dan Angga tanpa ia sadari Natasha tertidur dengan lelapnya..Galang yang mengetahuinya pun segera bilang kepada Danial
"Dan.. Natasha tidur noh pindahin gih ke kamarnya"
Ucap Galang
"malahan tidur njirr..dikira bantal kali paha gw"
Ucap Danial, kemudian Danial menggendong Natasha dan membawanya menuju kamarnya Galang dan Angga pun ikut naik keatas karena waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam karena besok mereka akan bersekolah
Setelah sampai dilantai 3,Danial segera menaruh adeknya dikamarnya
"Ohh ya,lu berdua tidur dikamar gw tenang kasur gw luas kok"
Ucap Danial
"Gw tidur disofa aja deh"
Ucap Angga singkat
"Ohh..ok"
Ucap Danial dan akan masuk ke kamarnya karena ia sudah lelah setengah hari nyetir mobil tiba tiba angga berkata
"Dan...gw mau mandi,tapi gw gak bawa baju gimana donk??"
Ucap Angga
"Ambil aja dikamar nya nata,dia banyak baju baju laki"
Ucap Danial tanpa berfikir panjang ia langsung masuk ke kamarnya dan diikuti oleh Galang
"Ohh..ok"
Ucap Angga dan kemudian masuk ke kamarnya Natasha,ia melihat Natasha sedang tidur dengan nyenyak nya namun wajah cantiknya tetep terlihat
Setelah mencari cari baju yang dimaksud Danial,ia segera keluar dari kamarnya Natasha dan menuju kamar mandi
beberapa menit kemudian Angga keluar dari kamar mandi ia langsung menarik kasur modern yang bentuknya seperti sofa itu ia langsung terlelap dengan nyamannya dikasur tersebut