Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
Kedekatan



Tanpa tyas sadari farel melihat ke dirinya


"Apa gw coba buka hati gw buat Tyas aja ya??tapi gw masih sangat mengharapkan Natasha dan gak Mungkin semudah itu gw melupakan cinta pertama gw.."


Kata farel di dalam hatinya


Danial yang menyadari bahwa farel menatapi Tyas hanya tersenyum karena artinya farel sudah bisa melupakan Natasha meskipun hanya sedikit


"Rel,gw harap lu cepat menemukan wanita terbaik bahkan lebih baik dari adik gw.."


Kata Danial di dalam hatinya yang tidak tega jika farel selalu mengharapkan Natasha yang tidak mungkin dia miliki


Natasha yang datang di buat bingung oleh teman-temannya karena mereka sama sama bengong seperti sedang memikirkan sesuatu


"Woy,bengong aja hati-hati nanti kesambet loh.."


Ucap Natasha membuat semuanya kaget


"Kalian kenapa sih??kok bisa bengong berjamaah gitu??janjian ya??"


Tanya Natasha


"Kepo.."


Ucap Danial dan farel secara berbarengan


Natasha langsung memonyongkan bibirnya karena ke sekian kalinya dia dibilang kepo padahal menurut Natasha dia hanya ingin tau bukan kepo


Danial yang melihat tingkah Adek nya menjadi sangat gemas pada akhirnya dia mencubit kencang pipinya Natasha sampai Natasha kesakitan


"Bibir monyong,pipi nya gembul.."


Kata Danial membuat Natasha kesal di bilang seperti itu


"Biarin daripada kakak,jones.."


ledek Natasha


"Bodo,justru enak masih jomblo bisa baperin semua cewek truss tinggalin deh.."


Kata Danial yang keceplosan


"Wah,kakak Danial playboy bilangin mamah ahh biar di omelin.."


Kata Natasha


"Lemes banget nih mulut,pengen gw remes-remes sayangnya Adek sendiri.."


Kata Danial sambil mencubit pipinya Natasha


Tyas kelakuan Natasha menjadi iri karena dari dulu dia juga pengen punya kakak,apalah daya Tyas adalah anak tunggal jadi tidak punya kakak ataupun Adek


"Enak ya kalo punya kakak,bisa di manjain terus.."


Kata Tyas


Natasha kaget mendengar ucapannya Tyas,menurut Natasha mempunyai kakak apalagi kakak laki-laki itu adalah bencana karena selalu disuruh-suruh bagaikan seorang pembantu rumah tangga


"Enak dari mana nya coba??yang ada aku kayak pembantu disuruh-suruh Mulu sama kak Danial disuruh masak lah, disuruh cuci in pakaiannya dia lah,disuruh ambil hp nya dia lah,disuruh ke warung lah tapi giliran aku nyuruh dia malahan kabur ke kamar.."


Gerutu Natasha dan langsung menoleh kearah Danial dengan tatapan sinis nya


"Tapi enakan kan, selalu gw lindungi.."


Kata Danial tidak mau mengalah


"Iya,tapi kadang jadi korban jahil juga kayak waktu itu aku di takut-takutin truss dikagetin, barang-barang di umpetin lagi nonton drakor malahan diputer jadi acara bola kalo gak dikasih pipi gw yang jadi sasarannya.."


Gerutu Natasha lagi


Danial hanya tersenyum karena memang benar dia begitu jahil kepada Natasha namun Danial tidak akan membiarkan satu orang pun menyakiti Natasha


"Apa cuma gw yang awalnya ngira Danial sama Natasha kembar??"


Tanya farel


"Sama gw juga,soalnya mereka satu kelas.."


Jawab Angga


"Papa sengaja masukin gw sekolah barengan sama Natasha supaya bisa melindungi dia.."


Ucap terang Danial


"Oh,kirain gw lu gak naik setahun.."


Ucap Angga


"Enak saja,gw pinter gini masa iya gak naik kelas??"


Kata Danial sambil menyombongkan kepintarannya


"Btw rel,lu kan lebih tua dari gw setahun truss lu kok sekelas Ama gw??"


"Gw pernah gak naik kelas, hehehehe.."


Jawab jujur farel


"Njirr pantesan.."


Kata Danial


"Bentar-bentar,aku bingung kan Thea sama Melly Adek nya farel nah truss farel cuma beda setahun sama kak Danial truss kok bisa mereka Adek kakak???"


Tanya Natasha


"Aduh Natasha,lu sama farel beda dua tahun truss lu sama Thea beda setahun dan lu sama Melly umurnya sama.."


Jawab Tyas


"Maksudnya??"


Tanya Natasha yang masih belum mudeng


"Farel kan lebih tua dari Danial setahun,otomatis kalo sama lu farel beda 2 tahun donk kan lu sama Danial beda setahun,nah Thea itu seumuran sama Danial,si Melly seumuran sama lu jadi farel,Thea sama Melly jaraknya satu tahun.."


Jawab Tyas


Angga yang menyadari jika Luna dan Rangga belum juga kembali menjadi kepo


Apa sebenarnya mereka sudah kenal dekat atau cuma berpura-pura doank


"Ehh,Luna sama Rangga mana??tadi gw ngeliat mereka lagi itu.."


Tanya Angga namun kata-katanya terputus


"Lagi itu apa??ngapain??"


Tanya farel yang kepo


"Masa gak tau??itu loh.."


Kata Angga sambil mengisyaratkan bibir monyong farel yang paham akan itu langsung mengerti maksudnya Angga


"Astaghfirullah,padahal baru kenal.."


Kata Tyas tiba-tiba membuat cowok-cowok kaget karena Tyas mengerti kode yang mereka maksud


"Lu ngerti??"


Tanya farel


"Ngerti lah,apalagi Angga bibirnya di monyongin gitu apalagi kalo bukan itu.."


Jawab Tyas


"Gila sih,Tyas pikirannya.."


Bisik Danial ke farel dan Angga


Tyas yang menyadari bahwa dirinya di ghibahin langsung berkata


"Wow baru tau gw ada cowok yang suka ghibahin orang biasanya cewek ini malah cowok depan orangnya lagi,mantep banget belum kena tonjokkan orang itu.."


Kata Tyas dan menatap sinis Danial,Angga dan farel


"Iya deh,maaf Tyas yang cantik.."


Kata ketiga cowok tersebut sambil memohon


"Hm.."


Kata singkat Tyas


"Btw,Galang sama Thea mana??kok belum kembali juga.."


Tanya Melly


"Mana gw tau,gw cuma melihat rangga sama Luna gak ngeliat si Galang Ama Thea.."


Jawab Angga


Tiba-tiba Galang dan Thea menghampiri mereka sambil membawa satu gulali dan es krim di tangan mereka namun Galang memakan gulali itu berdua dengan Thea membuat Natasha iri dan ingin seperti itu pada akhirnya Natasha meminta Angga untuk ikut membeli gulali juga


"Angga anterin aku beli gulali yuk,aku pengen juga.."


Ajak Natasha


"Yuk.."


kata Angga dan langsung menggandeng tangannya Natasha


kemudian mereka berdua pergi keluar menuju penjual gulali