Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
Masa lalu farel



Bel istirahat berbunyi mereka langsung menuju ke kantin seperti biasa Galang berlari duluan karena kelaparan tapi Galang merasa ada yang kurang Galang merindukan ledekan dari farel


"kira-kira farel kapan balik ya??"


tanya Galang


"mungkin seminggu lagi..."


jawab Thea


Galang menjadi tidak nafsu makan karena dia merindukan ledekan dan candaan dari farel menurut galang,farel orang nya humoris berbeda dengan Danial dan Angga yang menjaga image mereka


"Napa lu??kangen Ama si farel??"


tanya Danial kepada Galang


"iya,gw kangen ledekan nya dia dan candaannya dia yang gak lucu tapi buat gw ngakak..."


jawab Galang


Danial sedikit cemburu karena sekarang sepertinya Galang sangat dekat sama farel sampai-sampai tidak nafsu makan dan merindukan farel


"apakah kerugian perusahaan kalian dapat membuat bangkrut??"


tanya Danial kepada Angga melalui chat nya


"tenang aja gw udah membantu perusahaan zaviero dan mengembalikan uang kerugiannya itu karena gw kasihan sama farel dia harus mengurus perusahaan di saat masih sekolah SMA pasti rasanya sangat membuat stress"


jawab Angga


Kali ini Danial benar-benar merasa cemburu karena dulu Angga dan Galang begitu dekat dengan dirinya tapi semenjak ada farel mereka lebih sering bersama sedangkan Danial malah selalu mengurung diri di kamar sambil bermain gitar


Danial memang memiliki sifat cemburuan ke orang lain apalagi jika orang yang menurut nya penting dekat dengan orang lain pasti dia akan sangat cemburu Danial menganggap Angga dan Galang sebagai sahabat sejati nya


tapi semenjak ada farel kedua sahabatnya itu lebih dekat dengan farel daripada sama Danial mungkin karena farel memiliki sifat humoris


Galang yang tengah murung karena merindukan candaan dari farel hanya bisa terdiam tetapi tiba-tiba ponselnya berdering dan ternyata itu dari farel,galang langsung kembali bergembira


tanya Galang kepada farel


"buset,nama gw farel bukan monyet.."


kata farel kepada Galang


"iya dah,lu kapan balik??"


tanya Galang lagi


"besok gue udah di Indonesia lagi ntar sore gw berangkat doain semoga selamat sampai tujuan..."


jawab farel sambil tersenyum


"Tenang doaku selalu untuk mu Beby..."


kata Galang membuat farel jijik mendengar nya


"aduh kesian banget adik gw pacar nya ternyata penyuka sesama jenis..."


ledek farel


Galang tidak pernah marah dengan semua ledekan nya farel karena dia tau bahwa itu semua adalah sebuah candaan farel bukan tipe orang yang suka menghina orang lain tapi jika ada orang berani menghina nya akan langsung farel balas dengan cara yang lebih keji


"ehh,udah dulu ye gw mau siap-siap nih.."


kata farel dan langsung menutup panggilan telepon nya


Galang kembali bersemangat dan memakan makanannya dengan sangat lahap alias sifat rakus nya kembali setelah mendapatkan ledekan dari farel teman-temannya yang lain hanya tersenyum tapi tidak dengan Danial dia merasa sangat jengkel dengan farel karena di anggap mengambil Angga dan Galang dari dirinya Danial memiliki sifat seperti itu karena dari kecil sangat di manja oleh mama dan papa nya semua keinginannya akan di kabulkan serta Danial akan merasa sangat jengkel jika orang atau barang yang menurut dia berharga sangat dekat dengan orang lain termaksud farel


tapi Danial lupa jika masa lalu farel Sangat kelam tidak seperti Danial yang di manja oleh kedua orangtuanya farel dari kecil sudah hidup mandiri apalagi semenjak mama nya meninggal farel harus mengurus Thea dan Melly karena dulu mereka masih tidak mempunyai uang untuk menyewa baby sister jadi farel yang menjaga kedua adiknya


pas smp farel benar-benar menjadi tulang punggung keluarga nya dulu papa nya sempat mengalami depresi gegara kepergian ibu mereka jadi papa nya hanya tiduran di kamar farel lah yang mencari uang farel kerja serabutan seperti membantu mencuci piring dan menjaga sebuah warung yang hanya di bayar sebesar 300 per-bulan nya sebagian besar kekayaan keluarga zaviero berasal dari kerja kerasnya farel dulu


Farel bagaikan seorang pahlawan menurut Thea dan Melly karena farel begitu menyayangi mereka tanpa membeda-bedakan farel memiliki cita-cita menjadi seorang dokter supaya tidak ada seorang pun yang akan bernasib sama seperti ibunya dulu menderita penyakit aneh serta merenggut nyawa ibunya sayangnya dulu farel tidak mampu untuk bersekolah di sekolah dokter jadi farel bersekolah di sekolah negeri karena tidak bayar uang SPP/gratis farel pernah menahan rasa laparnya demi Melly dan Thea bisa makan karena uang mereka hanya cukup untuk membeli 3 bungkus nasi bungkus jadi farel mengalah memberikan jatah nasi bungkus nya kepada sang ayah