
Setelah mereka berciuman cukup lama mereka langsung keluar dari kamarnya karena takut jika di sangka sedang berbuat macam-macam
"Widih,habis ngapain tuh??"
Tanya Danial
"Ngobrol lah,emang kakak kira abis ngapain..."
Jawab Natasha
Angga yang teringat akan janji dia bertemu dengan keponakan Tante tersebut langsung berpamitan pulang meskipun sebenarnya dia masih ingin bersama natasha
"Nat,apakah aku bisa memutuskan hubungan kita??tapi aku melakukan ini demi keselamatan kamu..."
Kata Angga sambil menyetir
Setibanya Angga di rumah dia langsung bersiap-siap dan menuju tempat Tante tersebut yang sudah bersama keponakannya
Angga tiba di restoran yang sudah mereka sewa namun hatinya berat untuk masuk ke dalam tapi dia tidak ingin terror tersebut terus mendatangi natasha
"Hallo,kenalin dia adalah Angga dan angga kenalin dia adalah Luna cantik kan??lebih cantik dari kekasih mu itu..."
Kata Tante tersebut kepada Angga
Angga dan Luna langsung saling menatap satu sama lain karena mereka tidak percaya apa yang mereka liat
"Aduh berabe kalo farel dan Tyas tau bisa-bisa aku kena sasaran..."
Kata Luna di dalam hatinya
"Syukurlah jika perempuan tersebut adalah Luna jadi aku tidak usah memutuskan hubungan ku dengan natasha...."
Kata Angga di dalam hatinya
Angga dan Luna duduk bersebelahan namun keduanya terlihat takut karena Luna takut jika farel mengetahuinya maka dia bakal kena bully sedangkan Angga memang sengaja berdiam supaya terkesan dingin dan angkuh
"Semoga disini gak ada farel atau Natasha kalo ada bisa-bisa aku di tuduh sebagai pelakor..."
Doa Luna di dalam hatinya
"Kok diam-diaman saja??ayok donk berbicara..."
Suruh Tante nya Luna
"Tan,Luna mau ngobrol berdua sama Angga boleh??"
Tanya Luna
"Iya boleh..."
Jawab tantenya sambil tersenyum
Luna dan Angga pergi ke arah belakang restoran tersebut mereka duduk di sebuah kursi panjang namun dengan sangat hati-hati karena takut jika ada farel
"Ga,aku takut sama farel dia itu sadis banget dia kalo ngancam beneran.."
Kata Luna kepada Angga
"Hmm,gw juga sih bahkan gw lagi bersaing dingin sama dia buat mendapatkan hati natasha jadi kalo dia tau soal ini bisa-bisa dia memanfaatkan nya..."
Kata Angga dengan jujur
Kata Luna
"Oke,tapi gw masih pacaran sama nata gak papa kan??"
Tanya Angga
"Iya,gak papa..."
Jawab Luna namun sebenarnya dia mengharapkan Angga memutuskan hubungannya dengan natasha namun dia tau bahwa itu sangat tidak mungkin atau mustahil
"Makasih ya lun,lu emang sahabat gw..."
Kata angga sambil tersenyum
"Ga,kamu gak tau sebenarnya aku juga memiliki perasaan yang sama seperti natasha tapi sayangnya hati kamu sudah seutuhnya di miliki oleh Natasha dan tidak mungkin cewek lain memiliki nya..."
Kata Luna di dalam hatinya
Mereka kembali ke dalam restoran setelah mengantar Luna pulang Angga langsung pulang menuju rumahnya namun dia tidak menunjukkan wajah ekspresi sedih sedikit pun membuat Galang penasaran
"Kok malahan seneng apa cewek itu lebih cantik dari natasha??"
Tanya Galang kepada Angga
"Secantik apapun wanita Tersebut gw bakalan tetap menyayangi natasha..."
Kata Angga
"Lah terus apaan donk yang buat lu seneng banget kayak begitu??"
Tanya Galang sekali lagi
"Keponakan Tante itu adalah Luna,dan itu artinya gw gak bakalan mutusin natasha..."
Jawab Angga dan langsung kegirangan
Angga langsung menuju kamarnya untuk mandi setelah dia selesai mandi dirinya menghubungi natasha mereka terlihat sangat bahagia seperti sepasang ABG yang tengah di Landa perasaan cinta
"I LOVE YOU Natasha.."
kata angga dan berharap natasha membalas perkataannya tadi
"kamu jadi bucin gegara siapa sih??Galang??"
tanya natasha
"gegara kamu soalnya kamu pernah bilang bahwa lelaki idaman kamu seorang cowok yang memiliki sifat dingin tapi diam-diam bucin ke ceweknya alias suka ngasih makanan,bunga,dll..."
jawab Angga
"iya sudah terserah kamu saja,oh ya nanti aku izin akan ke rumah farel biasa mau nonton bareng di rumahnya..."
kata Natasha
"aku ikut gak mau tau,nanti jam 19 aku jemput."
kata Angga dan langsung memutuskan panggilan telepon nya
Natasha hanya terdiam karena ternyata Angga masih sangat cemburu dengan farel padahal jelas-jelas dia dan farel hanya bersahabat tidak lebih namun Angga selalu saja cemburu