Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
pembuktian cinta



kebesokan hari nya farel terbangun dan dia melihat bayangan nya tyas tapi sayang itu hanya sebuah khayalan nya saja farel benar-benar merasa takut kehilangan


Di sisi lain tyas sedang mencoba kabur dari papa nya karena dia juga masih menyayangi farel


"ehh,luna..."


Sapa tyas yang kaget melihat luna


"mau ngapain kamu??"


Tanya luna


"Lun,aku gak mau nikah sama dia aku masih menyayangi farel.."


Jawab tyas dengan jujur


Luna menjadi kasihan dengan tyas tapi dirinya hanya seorang menantu jadi tidak bisa apa apa,luna menyerahkan ponsel nya pada tyas


"buat apa ini kak??"


Tanya tyas


"cepat kamu telepon farel suruh dia datang ke sini..."


Kata luna kepada tyas


Tyas mencoba untuk menelpon farel dan untung farel menjawab nya


"tyas kamu kemana aja??aku kangen.."


Tanya farel


"rel,aku mau di nikahin sama orang lain kamu cepat ke sini..."


Suruh tyas


"alamat rumah kamu disana??nanti aku kesana..."


Tanya farel


"nanti aku share ke kamu.."


Jawab tyas


Tyas mengasih alamat rumahnya dengan cepat farel bersiap siap untuk ke luar negeri tapi dia bingung mau naik apa dirinya tidak mempunyai jett pribadi seperti keluarga alexander farel memutuskan untuk meminta bantuan galang


"lang,gw butuh bantuan keluarga kalian punya jett pribadi kan boleh gw minjem buat ketemu tyas??"


Tanya farel


Jawab galang


"makasih ya lang,lu emang sahabat gw..."


Kata farel kepada galang


"iye,mending sekarang kita siap-siap buat berangkat dari pada telat.."


Ujar galang


Farel langsung memutuskan panggilan teleponnya dan bersiap-siap sedangkan galang menyiapkan keperluan buat sang istri karena thea sedang hamil


Malam pun tiba mereka sudah selesai bersiap-siap galang masih mengecek barang barang takut ada yang tertinggal


"udah semua??"


Tanya galang kepada sang istri


"udah,semoga saja tidak ada yang tertinggal"


Jawab thea


Mereka bergegas menuju rumah nya farel untuk menjemput farel,galang sengaja meminjam jett pribadi milik harra


Setibanya mereka di kediaman keluarga zaviero terlihat farel sudah siap membawa barang barang nya serta ryan yang berada di gendongan nya farel masuk ke dalam sedangkan barang barang nya di masukin oleh para pembantu nya kedalam mobil galang


"wih,si unyil ikut sini sama tante..."


Kata thea yang gemas dengan ryan


Thea mengambil alih gendongan nya ryan dari farel mereka sangat bahagia tapi farel terlihat sedih dia terus memikirkan tyas


"tenang aja,kita pasti sampai tepat waktu kok"


Kata galang kepada farel sambil menyetir


"semoga aja,gw gak mau kehilangan tyas.."


kata farel sambil berdoa


Galang terus menjalankan mobil nya namun tiba tiba thea kebelet untuk buang air kecil jadi mereka berhenti terlebih dahulu mereka juga membeli banyak cemilan serta topi hangat untuk ryan kebetulan disana ada penjual topi jadi thea membelikannya


mereka kembali ke dalam mobil agar tepat pada waktu nya setengah jam kemudian mereka turun dari mobil dan berjalan menuju pesawat yang akan di gunakan mereka


Mereka masuk ke dalam pesawat dan bersiap untuk terbang ke negara tempat tyas berada farel benar-benar bahwa dirinya masih memiliki kesempatan untuk bersama dengan tyas dia menyesali karena terus bersiap cuek kepada tyas dan malah mengharapkan natasha yang jelas-jelas sudah memilih angga