Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
Tidak menyadari



Natasha sudah selesai berduet dengan Rangga, teman-temannya langsung menghampiri natasha namun Natasha hanya diam saja ketika melihat Angga tanpa berkata apapun


"Nat,aku mau bicara berdua sama kamu.."


Kata Angga sambil memegang tangannya Natasha


"Apa??"


Tanya


"Ada,tapi jangan di sini.."


Jawab angga


"Oke.."


Ucap Natasha


Mereka berdua langsung pergi dari teman-temannya menuju belakang kafe tersebut, sesampainya di sana mereka langsung duduk


"Kenapa??mau ngomong apa??"


Tanya Natasha


"Aku mohon sama kamu jangan dekat dengan lelaki lain.."


Pinta Angga


"Kenapa emangnya??kamu aja tadi meluk Luna kan.."


Tanya Natasha


"Aku ngaku salah tapi kamu jangan terlalu dekat dengan cowok lain,aku mohon.."


Ucap Angga sambil memohon


"Iya,aku gak deket Ama cowok lain tapi kamu jangan dekat sama cewek lain termasuk sama si Luna.."


Kata Natasha


"Iya,aku janji.."


Ucap Angga


Natasha dan Angga saling tersenyum satu sama lain tanpa mereka sadari ternyata Luna mengikuti mereka


"Ga, seandainya aku jadi Natasha pasti hidup ku bahagia tapi itu tidak mungkin kamu terlalu mencintai nya.."


Kata Luna sambil mengeluarkan air


"Yaelah,masih banyak kali cowok yang lain.."


Ucap Rangga yang Dateng tiba-tiba


"Loh kamu,ngapain disini??"


Tanya Luna yang kaget tiba-tiba Rangga Dateng


"Gak sengaja lewat.."


Jawab Rangga


"Ohhh.."


Kata Luna


"Lu suka sama si angga??"


Tanya Rangga


"Iya.."


Jawab Luna


"Gw saranin mending lu lupain dia deh daripada ujung-ujungnya lu malahan sakit hati.."


Suruh Rangga


"Hmm.."


Kata Luna singkat


"Dibilangin malahan cuma ngomong,hmm.."


Tiba-tiba Rangga menyadari bahwa Angga dan Natasha akan menuju ke arah mereka karena takut di kira menguping Rangga langsung pura-pura mendekat kan wajahnya ke Luna membuat luna kaget


Natasha dan Angga kaget melihat Rangga dan Luna seperti itu namun mereka memaklumi karena mereka berdua juga sering seperti itu,Angga dan Natasha langsung pergi tempat makan


Melihat Natasha dan Angga sudah pergi Rangga langsung menjauhkan wajah nya dari depan wajah Luna


"Kamu ngapain sih??malu tau gak??"


Tanya Luna sambil gerutu


"Daripada mereka berdua tau kalo kita ngintipin.."


Jawab Rangga


"Iya juga,makasih ya.."


Ucap terima kasih Luna sambil tersenyum


"Sama-sama"


Ucap Rangga dan membalas senyuman nya


Tanpa mereka sadari Galang melihat mereka namun wajah Galang berubah menjadi seperti orang cemburu,Thea yang melihatnya menjadi kasihan karena dia tau bahwa Galang menyukai Luna


"Sabar lang,gw tau ini sangat menyakitkan bagi Lo.."


Kata Thea tiba-tiba membuat Galang terkejut


"Sejak kapan lu disini??"


Tanya Galang yang sedikit malu karena ketahuan sedang cemburu oleh orang lain


"Sejak tadi.."


Jawab Thea


"Ehh,kita pergi dari sini yok nanti ketahuan Luna sama Rangga kalo kita nguping.."


Ajak Galang kepada Thea


"Ayok.."


Ucap Thea kemudian mereka berdua pergi dari tempat tersebut


Disisi lain Danial dan farel merasa mereka berdua tidak laku karena sampai sekarang mereka masih menjomblo tanpa keduanya sadari bahwa sebenarnya ada puluhan orang sudah menunggu mereka namun mereka saja yang tidak sadar


"Kenapa kalian berdua??"


Tanya Tyas kepada Danial dan farel


"Gak papa,lagi menatapi nasib sebagai seorang jomblo.."


Jawab Danial dan farel secara berbarengan


"Bwahahahahaha,makanya cari cewek jangan melukin guling doank.."


Kata Tyas namun sambil tertawa terbahak-bahak farel dan Danial yang melihatnya hanya cemberut


"Gak mau ntar cewek malahan ngatur-ngatur hidup gua lagi..."


Kata Danial


"Gak semua cewek kayak begitu.."


Kata rayya


"Hmm.."


Kata Danial singkat


"Danial,kapan si lu pekanya??kapan lu tau kalo gw suka sama lu??selama 4 tahun gw menunggu lu peka tapi lu gak pernah peka,dan.."


Kata rayya di dalam hatinya


Sama dengan rayya diam diam Melly juga sedih mendengar ucapan Danial jika dia tidak mau berpacaran


"Dan, kamu gak sadar bahwa aku benar-benar menyukai kamu.."


Kata Melly di dalam hatinya


Tyas yang mengetahui jika kedua sahabatnya itu sama-sama menyukai Danial menjadi kesihan namun tidak mungkin jika Tyas mengasih tau ke Danial karena pasti salah satu dari mereka akan terlukai perasaannya