
sesampainya disana terlihat miu yang sedang menangis natasha segera menghampiri mama nya dan memeluk sang mama
"mah,kenapa bisa seperti ini??"tanya natasha
"tidak tau nak,tiba tiba semuanya penuh dengan api"jawab miu
Danial tiba di rumah tetangga nya,danial terduduk dan memeluk sang kakek
"kakekkkkkkk"teriak danial sambil menangis histeris
"kak,kita harus mengikhlaskan kakek"ucap natasha
dinas memeluk papa nya dia ketakutan melihat luka luka yang berada di tubuh kakek buyut nya itu
"pah,caca gak datang ke sini??"tanya dinas pada angga
"datang nak,sekarang dia lagi di pesawat bersama kakek dan nenek"jawab angga
Ryan mendengar perkataan angga sebenarnya ryan sangat penasaran dengan wajah caca yang sekarang.
hari sudah semakin sore mereka akan segera memakamkan mendiang pemimpin perusahaan lorenzilia itu,natasha dan rayya terus memapah miu sedangkan para suami mereka turun ke liang lahat untuk membantu proses pemakaman
"papa"ucap miu
Natasha dan rayya saling menatap satu sama lain mereka tidak menyangka bahwa kakek nya akan meninggal tanpa mereka sadari vino melihati mereka dari kejauhan namun farel melihat nya
"vino"batin farel
farel segera pergi untuk menghampiri pemimpin alaska itu sesampainya di sana mereka saling menatap sinis
"ternyata mata mu itu tajam ya"ucap vino
"buat apa kau disini??"tanya farel
"aku hanya ingin melihat kepergian pemimpin lorenzilia itu"jawab vino
"iya aku lah yang membakar rumah mereka"jawab vino
"sudah ku duga,kenapa kau tega melakukan ini??yang menjadi musuh mu adalah keluarga manohara bukan keluarga alexander"tanya farel
"kau lupa??anak bungsu dari keluarga alexander adalah istrinya angga manohara itu artinya keluarga alexander masih ada hubungan dengan keluarga manohara."jawab vino
Tanpa mereka berdua sadari proses pemakaman sudah berakhir dan keluarga alexander mendengar perkataan vino
"apa,jadi cuma gegara kami adalah besan dari keluarga manohara??"tanya rayya
"iya,aku membenci kalian karena anak bungsu dari keluarga alexander adalah istrinya pemimpin keluarga manohara gegara kalian menikahkan anak kalian dengan dia sekarang kekayaan keluarga manohara semakin bertambah karena menjadi besan dari keluarga alexander dan lorenzilia,apakah kalian sengaja menikahkan anak bungsu kalian itu hanya untuk kekayaan??"tanya vino
"berhenti merendahkan keluarga ku!!"perintah natasha
"kau itu seorang wanita tidak bisa apa apa,ouh pasti sekarang kau merasa bangga menjadi menantu keluarga manohara bukan?kau tidak lebih dari cewek matre"kata vino sambil menghina natasha
natasha benar benar merasa kesal dia mengepalkan tangan nya dan langsung menendang vino semua orang terkejut melihat jiwa bar-bar natasha yang kembali bangkit. vino terjatuh ke aspal dengan cepat natasha mengeluarkan pedang nya dan mengarahkan nya pada vino
"sekali lagi kau menghina diriku dan keluargaku,akan ku buat pedang ini melayang ke arah kau!!"ancam natasha
vino langsung kabur dia takut dengan ancamannya natasha,dinas takjub dengan sang mama ternyata mama nya memiliki sifat bar-bar meskipun seorang wanita
"widih,si vino berani banget ngebangkitin jiwa macan betina"puji galang
"diam!!"ucap tegas natasha
"lah,ngapa gw yang di omelin??"tanya galang
"shutt,lu sih udah tau natasha lagi ngamuk malahan di ledekin gitu"jawab rayya
natasha memakai kerundung nya lagi dan pergi menuju mobil nya meninggalkan suami serta anak nya angga dan dinas menyusul di belakang.