Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
Kepolosan



Di kediaman giffard


Danial sedang memakan makanan ringan dan bermain PS namun dirinya kepikiran dengan rayya karena diam diam Danial juga menyukai rayya tetapi dia malu mengungkapkan nya


"Apa gw jujur aja sama rayya??"


Tanya Danial pada dirinya sendiri


"Jujur apa??"


Tanya mamah Miu yang mendengarnya ucapannya Danial


"Gak mah.."


Jawab bohong Danial


"Bohong,jujur aja sama mamah.."


Kata mamah Miu


"Sebenarnya Danial suka sama rayya mah tapi Danial malu ungkapin nya.."


Kata jujur Danial


"Bagus itu,jadi perjodohan kamu dengan rayya bakalan mudah.."


Kata mamah Miu membuat Danial kaget


"Perjodohan??"


Tanya Danial


"Kamu lupa??dulu kan kakek mau menjodohkan kamu dengan rayya,sayangnya kamu malahan kabur.."


Jawab mamah Miu


"Ohh yang itu mah,Danial pikir bukan rayya.."


Kata Danial


"Kamu mau ungkapinnya kapan??jangan gak di ungkapin nanti rayya di ambil orang nangis lagi kamu.."


Tanya mamah Miu


"Danial malu mah,Danial gak kayak Angga yang diam-diam bucin.."


Jawab jujur Danial


"Minta tolong saja sama Angga buat membantu kamu.."


Kata mamah Miu


"Malu mah,Angga kan teman dekatnya rayya masa iya Danial minta tolong ke Angga.."


Kata Danial


"Kamu ini apa apa malu,ini malu,itu malu truss kapan kamu gak malu nya??"


Tanya mamah Miu sambil gerutu


"Kapan-kapan.."


Jawab ngeselin Danial


"Tuh kan ngeselin persis papah nya.."


Kata Miu sambil gerutu karena sifat Danial sama persis dengan sifatnya giffard


"Kan Danial anaknya jadi ngikutin lah.."


Ucap ngeselin Danial dan langsung kabur ke kamar nya


Miu geram dengan sifat anaknya yang benar-benar ngeselin tersebut namun Danial nya sudah kabur jadi tidak bisa di cubit


"Sabar Miu,sabar aja punya anak sama suami kayak begitu.."


Ucap batin mamah Miu


"Untung saja Natasha sifat nya sama seperti aku,coba kalo ngikutin giffard juga bisa-bisa stress aku..."


Danial yang mendengar ucapan mamah nya jadi kepo dengan sifat papahnya


Karena menurut Danial papah nya itu pendiam dan jarang ngomong tapi mamah nya tau sifat asli papah nya


"Mah,emang sifat papah itu gimana sih??kok mamah kayaknya gemes banget sama sifat papah.."


Tanya Danial yang baru keluar dari kamarnya


"Sama seperti lelaki pada umumnya.."


Jawab Miu namun Danial tidak mengerti maksud mamah nya itu


"Maksudnya apa mah??"


Tanya Danial yang masih tidak mengerti


"Kamu masih kecil tidak mungkin mengerti..."


Jawab Miu


"Danial udah gede mah,gede banget Malahan Bentar lagi kuliah.."


Ucap Danial


"Udah kamu masih kecil.."


Kata Miu dan langsung pergi ke bawah


Danial masih sangat bingung dengan ucapan mamah nya itu


"Sama seperti laki-laki pada umumnya, maksudnya apa??apa aku seperti itu juga??"


Tanya Danial pada dirinya sendiri


"Gw nanya ke Galang,Angga dan farel aja gak usah ke mamah gak bakalan di Jawab..."


Kata Danial


Dan langsung menelfon ketiga sahabatnya lewat panggilan group,angga,farel dan Galang langsung menjawabnya


"Napa,dan??"


Tanya farel


"Gw mau tanya maksudnya sama seperti lelaki pada umumnya itu apa ya??"


Tanya Danial dan langsung to the points


"Soalnya apa dulu??"


Tanya Angga


"Kan gw nanya sifat papah gimana truss mamah jawab sama kayak lelaki pada umumnya tapi gw gak mudeng maksudnya apa.."


Jawab Danial


Angga,Galang dan farel yang mendengarnya diam karena mereka tau maksud Danial namun Danial tidak tau


"Woy,kacang itu mahal loh.."


Ucap gerutu Danial


"Jangan kasih tau,Danial masih polos kasihan.."


Kata farel kepada Angga dan Galang


"Oke.."


Kata Angga dan Galang


Danial benar-benar tidak mengerti maksud mereka


"Ok, intinya gw dikacangin.."


Kata Danial dan langsung menutup panggilan nya


Farel,Angga dan Galang hanya geleng-geleng kepala saja karena mereka baru tau jika Danial masih polos tidak seperti mereka