
Kebesokan hari nya galang bangun dari tidur nya yang nyenyak galang turun ke bawah nampak angga dan ayah nya sedang duduk di sofa sambil membicarakan masalah perusahaan mereka
"gimana nak??kalo misal nya kita memecah perusahaan apakah galang bisa seperti papa nya selama ini galang selalu bermain-main..."
Tanya harra kepada angga
"iya sudah angga terserah papa saja..."
Jawab angga yang tidak tau harus melakukan apa
Galang yang mendengarnya merasa diri nya di rendahkan padahal selama ini papa nya cukup membantu galang menghampiri om nya
"om,enggak bisa gitu donk papa cukup besar membantu perusahaan sonohara jadi papa berhak mendapatkan hak nya..."
Kata galang membuat harra dan angga menoleh
"truss kamu mau nya gimana??"
Tanya harra kepada galang
"papa tetap harus mendapatkan hak nya,jadi perusahaan kita tetap harus di pecah..."
Jawab galang
"baik lah kalo itu mau kamu,om akan memecah perusahaan kita nanti kamu tetap menggunakan marga sonohara dan angga menjadi manohara..."
Kata harra
"oke galang setuju,dan satu lagi galang ingin mencari pengalaman baru jadi galang memutuskan akan mengekos..."
Kata galang membuat om dan angga kaget
Belum sempat angga berkata galang sudah naik ke lantai atas kemudian mengambil barang-barang nya
"lang,seriusan mau ngekos??"
Tanya angga kepada galang
"iya..."
Jawab singkat galang kemudian pergi menggunakan motor nya
Mereka merasa khawatir dengan galang tapi galang tidak mau mendengarkan nya galang menemukan tempat kos kosong setelah membayar nya galang langsung masuk ke dalam dan merebahkan tubuh nya di kasur
Galang tertidur karena masih ngantuk serta kelelahan Setelah cukup lama tidur galang pun terbangun galang mendapat kan pesan dari asisten di kantor nya bahwa besok dia harus ke perusahaan,galang pergi untuk membeli makanan untuk dia makan malam ini dan untuk sarapan besok karena besok dia juga harus bersekolah
"kapan si lulus nya??udah bosen banget gw di sekolah..."
Gerutu galang
Kebesokan hari nya galang terbangun dan pergi dengan sangat buru-buru karena takut terlambat di sekolah pak wahyu mengumumkan bahwa seminggu lagi akan diadakan ujian
"natasha,kamu kenapa sih aku salah apa sama kamu??"
Tanya angga kepada natasha
"gak salah apa-apa kok,aku cuma lagi males aja..."
Jawab natasha
"bohong apa jangan-jangan kamu mau putus beneran dengan aku??"
Tanya angga yang tidak percaya
"itu mah kemauan kamu supaya bisa sama si luna..."
Kata natasha kepada angga
"kenapa jadi bawa-bawa si luna si??"
Tanya angga kepada natasha
"karena kamu suka sama dia..."
Jawab natasha
"aku gak pernah suka sama luna,kamu tuh yang masih suka sama farel..."
Kata angga yang tidak mau mengalah
"kenapa jadi bawa-bawa farel??orang kamu yang salah kok udah lah kita putus aja males aku pertahanin hubungan gak jelas gini..."
Kata natasha yang terpancing emosi kemudian pergi meninggalkan angga
"natashaaa"
Teriak angga membuat galang dan danial menuju ke arah nya karena mengira jika natasha kenapa-kenapa
Danial dan galang melihat angga sedang duduk di lantai sambil menundukkan wajah nya ke bawah mereka pun menuju ke arah angga
"ga,kenapa??"
Tanya danial
"natasha mutusin gw..."
Kata angga sambil menangis
Jarang sekali angga menangis apalagi gegara seorang perempuan galang merasa kasihan dengan angga karena galang tau bahwa angga sangat mencintai natasha