Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
kebaikan hati



"Natasha mana tan??"


Tanya Angga


"Ada dikamar nya.."


Jawab Miu


Angga langsung menuju ke kamarnya Natasha tetapi ternyata Natasha masih tertidur Angga langsung duduk di sampingnya Natasha


"Aku yang bakal memiliki kamu.."


Kata Angga sambil mengusap-usap kepala nya Natasha tanpa Angga sadari ternyata Danial mengintipnya namun Danial mengalirkan air matanya


"Semoga aja umur gw panjang supaya bisa melihat Angga dan Natasha menikah tapi kayaknya gak mungkin kesempatan gw sembuh cuma 30%.."


Kata Danial dengan nada pasrah nya


Danial masuk ke dalam kamarnya karena tiba-tiba jantungnya terasa sakit bahkan sangking lemasnya Danial dia tidak kuat untuk mengangkat gelas yang berisikan air membuat gelas tersebut jatuh dan pecah,Angga yang berada di kamarnya Natasha langsung berlari menuju kamarnya Danial


"Dan,lu kenapa??"


Tanya Angga dengan wajah cemasnya


"Gw mau minum obat tapi ternyata gw begitu lemah bahkan mengangkat gelas saja gw tidak kuat.."


Jawab Danial


"Gak kok lu gak lemah.."


Kata Angga sambil tersenyum kemudian mengambil kan obat dan gelas nya Danial


"Ga,gw mau minta sesuatu.."


Kata Danial tiba-tiba


"Minta apa??"


Tanya Angga


"Jika nanti ternyata gw pergi duluan tolong jagain Natasha ya jangan sakiti dia,gw percaya sama lu karena lu adalah sahabat terbaik gw.."


Jawab Danial dengan nada sendu nya


"Dan,gw yakin lu bakalan sembuh lu itu kuat dan jadi kemungkinan lu sembuh sangatlah besar..."


Kata Angga yang berusaha membuang jauh-jauh pikirannya Danial,Danial hanya tersenyum


Angga membopong tubuh Danial untuk kebawah menemui orang tuanya sedangkan Natasha sudah duluan ke bawah


"Ga,maaf ya lagi-lagi gw ngerepotin lu.."


Kata Danial yang merasa tidak enjak


Kata Angga


Semua orang-orang yang berada dilantai bawah sedikit kaget melihat Danial yang di bopong oleh Angga


"Danial kenapa??"


Tanya mama nya Galang yang tidak mengetahui jika Danial mengidap penyakit jantung


"Dia punya penyakit jantung,ma..."


Jawab Galang dengan nada sedihnya


Sesampainya Danial dia sana dia langsung dipeluk hangat oleh kedua orangtuanya Galang


"Yang sabar ya,Tante yakin kamu pasti bakalan sembuh.."


Kata mama nya Galang kepada Danial


"Makasih ya Tan..."


Kata Danial singkat


Angga mengajak natasha untuk berjalan-jalan keluar mereka menghabiskan waktu berdua bersama-sama,Mereka memilih untuk menginap di rumah kecil kemarin karena udaranya sangatlah sejuk keduanya sangat menikmati keindahan tersebut


"Nat gimana kalo kita main lampion nanti malam??"


Ajak Angga


"Setuju tapi kita beli lampionnya dulu sekalian beli makanan buat makan.."


Kata Natasha


Mereka langsung menuju sebuah minimarket dan membeli segalanya yang mereka butuhkan namun Natasha menolak untuk dibelanjakan oleh Angga, Natasha lebih suka memakai uangnya sendiri daripada uang orang lain


Sesampainya mereka dirumah keduanya langsung menaruh bahan-bahan tersebut ke dalam kulkas


"Angga,gimana kalo nanti rumah kita sederhana aja??gak usah Gede-gede kayak rumah aku sama rumah kamu,rumah kita lantai satu aja gimana??"


Ajak Natasha


"Boleh tuh,tapi setidaknya kita harus berlantai donk masa iya seorang pemimpin perusahaan sonohara dan anak dari pemimpin perusahaan giffard rumahnya cuma satu lantai.."


Kata Angga


"Iya udah terserah.."


Kata Natasha dan langsung pergi ke kamar


Di dalam rumah tersebut hanya ada dua kamar minimalis yang satu biasa digunakan untuk beribadah dan satu lagi untuk tidur kasurnya pun hanya kasur biasa dan tidak terlalu tinggi serta sangat kecil untuk bertidur berdua jadi Natasha dan Angga berdempetan