
Tiba tiba bi Sumi naik ke menghampiri kedua pria tampan itu(Danial dan angga)
"Permisi tuan,tuan disuruh kebawah dengan nyonya untuk sarapan"
Ucap bi Sumi dan langsung pergi begitu saja
Danial dan Angga yang merasa heran kenapa sepertinya pembantu pembantu dirumah mereka takut dengan muka mereka namun tidak dengan muka Galang dan Natasha
"Apa muka kita seseram itu?? sampai membuat orang yang bertemu dengan kita menundukkan wajahnya"
Kata Angga kepada Danial dengan polosnya
"Ntah lah...setiap orang liat muka gw berasa kayak lagi ngeliat setan apalagi pas gw mau ngegendong bayi ehh malahan nangis giliran Ama Natasha ketawa tawa"
Jawab Danial dengan muka bingungnya
Tiba tiba Danial kaget melihat ekspresi Angga yang benar benar muka aib nya Angga idungnya digedein bibirnya dimonyongin
"Seandainya gw jahat,auto gw foto nih muka aib lu truss gw sebarin ke medsos dengan caption seperti inilah sosok Angga sonohara yang terkenal tampan ketika berada dirumah"
Kata Danial kepada Angga
"Foto aja gak papa,biar cewek cewek ganjen yang ngejar ngejar gw pada menjauh...jijik gw deket Deket Ama cewek kek gitu"
Ucap Angga seketika
"Padahal yang ngejar lu itu lumayan cantik cantik loh,ngga..ngapa gak lu terima ae??"
Tanya Danial karena penasaran
"Bukan tipe gw.."
Jawab Angga
"Emang tipe lu kayak gimana??"
Tanya Danial lagi
"Kayak adek lu,dan.."
Jawab Angga
Tiba tiba Angga menyadari bahwa dia keceplosan ngomong seperti itu dan dilihat Angga mukanya Danial sudah berubah eskpresi
"****** lu ngga.. keceplosan didepan Danial bisa bisa kena tonjok lu"
Kata Angga kepada dirinya sendiri
"Hmmm..kalo ngomong depan muka gw jangan didalam hati, broo"
Ucap Danial seketika membuat Angga terkejut
"Njirr seperti nya semua keluarga giffard punya Indra keenam karena bisa tau pikirannya"
Ucap Angga dan lagi lagi ia keceplosan
"Woiya jelas keluarga giffard"
Ucap Danial dengan nada tinggi nya
Tiba tiba mereka mendengar suara langkah kaki dari arah balkon sedangkan diatas hanya ada mereka berdua
"Siapa tuh dan??"
Tanya Angga dengan nada takut nya
"Nggak tau gw juga..jangan jangan"
Jawab Danial
"Jangan jangan apa??"
Tanya Angga lagi
"Hantu.."
Ucap Danial dan langsung berlari turun ke bawah
Tiba tiba suara itu makin mendekat Angga yang mendengarnya pun segera berlari secepat kilat, dilantai dua dia melihat Danial sedang duduk di sofa Angga pun segera duduk di sofa juga namun tiba tiba suara itu kembali terdengar membuat Danial dan Angga bertatap tatapan
"Ngga..apa lu punya penggemar wanita yang sudah tiada??"
Tanya Danial Kepada Angga karena selama ini rumahnya tidak seram tapi semenjak Angga sering nginap selalu ada suara langkah kaki
Jawab Angga dan suara itu semakin mendekat
"Ngga..kalo dalam hitungan ke 3 kita langsung lari ok"
Ucap Danial lalu Angga hanya tersenyum
"1,2,3"
Kata Danial
mereka berdua langsung lari bagaikan dikejar kejar setan bahkan sesekali Angga langsung melompati 4 anak tangga mereka berdua bagaikan seorang atlet yang sedang berolahraga namun mereka bukan sedang berolahraga melainkan lari karena ketakutan dengan setan
Sesampainya diruang makan keluarga giffard mereka berdua penuh dengan keringat sampai membuat semua orang yang berada didalam ruang makan tersebut kebingungan
"Kalian berdua kenapa toh?? seperti habis dikejar kejar setan saja"
Tanya papa giffard kepada Angga dan Danial
"Emang abis dikejar kejar setan,pah.."
Jawab Danial membuat papa giffard ngakak
"Mana ada setan dirumah ini dan??kalian berdua ini halu nya terlalu tinggi"
Ucap papa giffard yang tidak percaya dengan ucapan anaknya itu
"Danial beneran pah..tadi dilantai 3 Danial Ama Angga mendengar suara langkah kaki dari arah balkon yang biasa dipakai buat jemur itu pah"
Ucap Danial
Tiba tiba Danial dan Angga mendengar suara langkah kaki yang sama kemudian mereka berdua ngumpet dibelakang papa giffard dan kakek Daniel
"Nah pah..itu yang kami dengar suara langkah kakinya pah,papah punya penggemar berat wanita yang sudah tiada tak??"
Tanya Danial lagi membuat mamah Miu menatap tajam ke arah papah giffard
"Ngga toh,kamu ini mau membuat papa ditabok oleh mamah Muh ya??"
Kata papa giffard karena melihat tatapan sinis istri nya itu
Suara langkah kaki itu semakin mendekat membuat Angga dan Danial berkeringat dingin Natasha yang melihatnya pun ikut takut karena kalo benar setan pasti sangat menyeramkan namun kakek Daniel malahan menghampiri suara langkah kaki itu dan dilihat oleh mereka kakek Daniel seperti sedang berdiskusi
"Kakek daniel benar benar keren bahkan setan aja diajak berdiskusi,jangan jangan mereka sedang berdiskusi untuk bisnis??"
Kata Angga
"Sembarangan lu..ya kali kakek gw berbisnis Ama setan, njirr"
Ucap Danial seketika
"Bisa aja kan,masa tiba tiba kediaman keluarga giffard menjadi horror seperti ini"
Kata Angga lagi
"Iya juga ya.."
Ucap Danial
Tiba tiba kakek nya mendekat dan terdengar suara langkah kaki tadi bener bener mendekati mereka,papa giffard pun juga penasaran tiba tiba terlihat rambut panjang hitam,baju putih,dan kakinya ketutupan baju namun ketika dia menyingkirkan rambut rambut nya itu membuat semua orang yang berada disana menutup matanya kecuali kakek Daniel
Mereka semua kaget ketika melihat wajah yang menurut mereka itu setan ternyata ada bi Sumi membuat semua orang itu kembali bernapas dengan lega
"Huft ternyata bi Sumi,kirain papah beneran setan"
Ucap papa giffard dengan nada leganya
"Lah katanya papah gak takut Ama hantu,kok ini takut??"
Tanya danial
"Kata siapa papah takut, tadinya kalo beneran setan pengen papah tendang tuh"
Jawab papahnya dengan nada sok berani
"Halah kamu,dulu aja pas aku tes dikuburan aja dah ngibrit ntah kemana"
Kata kakak Daniel kepada giffard
Papah giffard yang mendengarnya hanya terdiam karena ia masih ingat betul bahwa kakek Daniel Pernah mengujinya habis habisan dikuburan membuat papa giffard menjuluki mertuanya itu sebagai monster