Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
Masalah



Sesampainya di kediaman keluarga sonohara Thea masuk ke dan terlihat Tante nya Galang yang sedang memasak


"Hai Tante..."


Sapa Thea kepada bunda nya Angga


"Hai juga..."


Sapa balik bunda nya Angga kemudian lanjut memasak lagi


"Tan,Galang nya ada??"


Tanya Thea


"Galang lagi sama Angga di halaman belakang biasa mereka latihan beladiri..."


Jawab veliska


"Makasih ya Tan..."


Ucap terima kasih Thea kemudian menuju halaman belakang


Thea melihat Angga dan Galang sedang latihan beladiri Thea pun menghampiri mereka


"Lang, cewek lu datang noh..."


Kata Angga kepada Galang


Galang menoleh ke arah belakang dan ternyata benar


"Ga,sana pergi ke rumah Natasha..."


Usir Galang kepada Angga


"Hmm,bilang aja kalian mau berduaan..."


Gerutu Angga kemudian masuk ke dalam rumah nya


Angga mengintip dari dalam dia melihat Galang yang sedang duduk bersama thea,Angga berniat ingin menjahili sepupu nya itu karena sudah lama dirinya tidak jahil Angga menuju ke arah Galang dan duduk di tengah-tengah Galang serta Thea


"ga,sempit sana di dalam aja..."


suruh Galang namun Angga masa bodo


Karena merasa kesal Galang mengajak Thea pergi ke tempat lain namun Angga terus mengikutinya hingga akhirnya Galang pergi menggunakan mobil jadi Angga tidak bisa mengikutinya


"yah gagal..."


ucap Angga yang kesal gagal menjahili Galang


"mending ku ke rumah calon mertua saja..."


kata Angga kepada dirinya sendiri


Angga langsung mengambil jaketnya dan pergi ke rumah keluarga giffard sesampainya di rumah natasha,Angga pun masuk ke dalam dia melihat seluruh keluarga giffard sedang berkumpul ada kakek Daniel,om putra, giffard,Tante Miu, Natasha, rayya dan Danial


kata Angga yang merasa dirinya datang di saat yang tidak tepat Angga pun menunggu di luar


Di dalam rumah mereka terdiam menunggu kakek Daniel berbicara wajah sangar kakek Daniel membuat mereka menunduk ke bawah


alias takut


"apa-apaan ini kenapa kita terkalahkan oleh keluarga zaviero??"


tanya kakek Daniel kepada putra dan giffard


"Akhir-akhir ini farel begitu cerdik dia membuat semua perusahaan bekerja sama dengan perusahaan dan mungkin karena farel masih muda jadi dia lebih pintar mengurus masalah..."


jawab putra sambil menunduk


Natasha dan Danial terdiam karena dia tidak tau apa apa tapi mungkin masalahnya sedikit besar Danial merasa kasihan dengan papa nya jadi dia ikut berbicara


"kek,biarkan Danial membantu perusahaan papa..."


pinta Danial membuat giffard kaget


"baik lah,kakek percayakan kepada kamu tapi ingat jangan sampai kita terkalahkan lagi..."


ujar kakek Daniel kemudian beranjak dari kursi kebesarannya


Danial duduk dengan wajah sedang berfikir dia merasa takut jika harus melawan Farel dalam bidang bisnis farel cukup cerdik untuk seorang pemimpin tiba-tiba angga masuk ke dalam dan menghampiri mereka


"hai broo...."


sapa Angga kepada Danial


"hai juga..."


sapa balik Danial


Danial beranjak dari duduknya menuju tangga tinggal natasha dan Angga berada di sofa


Natasha duduk menjauh dari angga tapi Angga terus mendekat


"kamu kenapa??"


tanya Angga yang merasa Natasha terus menjauh


"gak papa..."


jawab natasha kemudian berdiri dan berjalan menuju tangga


tapi Angga menarik tangannya hingga mereka bertatap-tatapan namun Natasha malahan mendorongnya dan naik ke lantai atas Angga terus mengikuti nya hingga sampai di lantai atas sayangnya natasha sudah masuk ke dalam kamarnya dan mengunci pintu


Angga merasa sedih dengan sikap nya natasha


"apa Natasha ingin menjauh dari ku??"


tanya Angga di dalam hati nya lalu turun lagi ke lantai bawah