Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
kepulangan farel



Beberapa jam kemudian mereka telah pulang dari sekolahnya mereka terlihat sangat bahagia kecuali Danial dia masih cemberut karena merasa iri dengan farel, rayya pun kebingungan dengan sikap nya Danial dia seperti sedang marah dan kesal tapi rayya tidak tau apa yang membuat Danial seperti itu


"Nat,kakak lu kenapa??"


Tanya rayya kepada Natasha


"Gak tau, mungkin dia kesal sama orang atau cemburu biasanya kak Danial begitu kalo lagi cemburu sama aku apalagi kalo aku di belikan sesuatu oleh papa dan mama truss kak Danial tidak pasti dia akan langsung ngambek..."


Jawab natasha


"Emangnya gw Deket sama cowok lain?? perasaan dari tadi gw sama lu deh..."


Tanya rayya lagi kepada Natasha


"Gak, kayaknya sih kak Danial begitu karena cemburu sama farel soalnya kan sekarang Galang lebih dekat sama farel daripada sama dia buktinya aja tadi ekspresi kak Danial pas farel nelpon langsung berubah drastis..."


Jawab Natasha yang sudah bisa menebak hal seperti itu


Tanpa mereka sadari Galang mendengar obrolan Natasha dan rayya


"Apa jadi Danial cemburu sama farel??"


Tanya Angga yang datang tiba-tiba


"Ehh Angga sama Galang udah lama diri di situ??"


Tanya natasha yang kaget


"Udah, sekarang jawab pertanyaan aku jadi Danial cemburu sama farel karena aku dan Galang sekarang lebih dekat sama farel??"


Tanya Angga lagi tapi kali ini lebih tegas


"Sepertinya kalian cari tau sendiri saja..."


Jawab Natasha dan langsung pergi menuju mobilnya


Galang dan Angga juga langsung pergi mencari Danial karena mereka terpisah mereka berdua melihat Danial sedang sendiri di sebuah taman kecil sambil bermain gitar tapi lagu yang di bawakan oleh Danial adalah lagu sedih Angga dan Galang langsung menghampiri Danial karena mereka merasa bersalah bagaimana pun juga Danial adalah sahabat mereka dari masih SD


"Ehh ada Danial..."


Sapa Galang dan duduk di sampingnya Danial


Danial hanya menoleh sejenak dan kembali memainkan gitar sambil bernyanyi


"Dan, sendirian mulu gak bosen apa??"


Tanya Angga


Jawab Danial dengan nada sedikit ngegas


"Maaf ya kalo kita jarang ngobrol sama lu lagian si lu diem-diem Bae pas kita ke rumah lu semenjak lu di vonis punya penyakit jantung lu jadi pendiam abis gak seperti Danial yang kita kenal dulu,lu lebih suka menghabiskan waktu sendiri..."


Kata Galang dengan jujur


Danial hanya terdiam karena memang benar semenjak dia di vonis menderita penyakit jantung dirinya lebih suka menyendiri tapi dia melakukan hal itu supaya jika suatu hari nanti dirinya tiada maka teman-temannya tidak bersedih,Danial tidak mau jika teman-teman nya harus bersedih menangisi kepergian dirinya nanti karena Danial yakin jika umurnya tidak lah lama lagi karena setiap malam dirinya selalu sesak nafas apalagi danial tau jika golongan darah nya sangat lah langka kesempatan dia untuk sembuh hanya 0,5% saja kecuali ada salah satu teman dekatnya yang memiliki golongan darah yang sama serta bersedia mendonorkan jantungnya ke Danial sayangnya itu tidak mungkin


Danial langsung pergi meninggalkan Galang dan Angga


Disisi lain farel sudah berada di dalam pesawat tapi dirinya merasa sangat senang sekarang jika dia pergi ada yang merindukan nya yaitu teman-teman nya


Farel juga berniat akan menyatakan perasaannya kepada tyas meskipun sebenarnya farel masih sangat mencintai Natasha tapi farel akan berusaha melupakannya


"Aku harap setelah bersama Tyas aku bisa melupakan perasaan aku kepada Natasha"


kata farel di dalam hatinya


tapi tiba-tiba hujan turun deras membuat pesawat yang farel tumpangi harus mendarat di bandara lain daripada terjadi hal yang tidak di inginkan seperti terjadi kecelakaan pesawat di sana sangat lah dingin untung lah farel memakai jaket hangat dan kupluk serta memakai masker agar tidak terkena virus yang berada di luar negeri farel terus memikirkan hal-hal menakjubkan dia berniat akan mengajak teman-teman nya ke daerah pantai untuk berlibur farel sempat berfoto-foto tetapi dia tidak dapat memposting nya di sosmed karena tidak ada jaringan di ponselnya mungkin akibat hujan deras


beberapa jam kemudian pesawat yang di tumpangi farel kembali melanjutkan perjalanannya menuju Indonesia 3 jam kemudian pesawat tersebut sudah mendarat di bandara sayangnya jam sudah menunjukkan pukul 2 dini hari farel kebingungan mencari transportasi menuju rumahnya farel tiba-tiba ada suara yang memanggil nya farel langsung menoleh dan ternyata itu adalah angga dan Galang mereka sengaja begadang untuk menjemput farel dari bandara farel langsung menghampiri mereka


"buset ini beneran kalian atau setan??"


tanya farel yang tidak percaya


"ini beneran kita berdua dua cogan Angga dan Galang..."


jawab Angga sambil bercanda


"akhh aku terhura kalian rela begadang untuk menjemput ku di bandara..."


kata farel


"yuk pulang nanti makin malam..."


ajak Angga


mereka langsung pergi menuju mobilnya dan menjalankan mobilnya menuju kediaman sonohara ya farel menginap di kediaman sonohara Galang benar-benar senang jika farel selamat sampai ke Indonesia meskipun tadi hampir terjadi kendala tapi farel memilih untuk tidak menceritakan nya