Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
terror untuk keluarga sonohara



Seminggu kemudian


galang baru sampai di rumah nya,rumah nya sangat sepi mungkin thea sedang di dapur dan mungkin juga anak mereka yaitu gilang sudah tertidur. galang pergi menuju dapur


"papa sini duduk"suruh gilang


gilang tengah memasak masakan untuk makan malam mereka sedangkan thea mencuci piring.


"loh sejak kapan kamu memasak??"tanya galang pada sang anak


"seminggu yang lalu papa sih pulangnya malam terus jadi gak melihat aku sewaktu masak buat makan malam"jawab gilang


"iya juga,truss kenapa kamu belum tidur??"tanya galang lagi


"aku kangen sama papa,selama seminggu kita tidak bertatap muka ketika aku bangun tidur papa sudah berangkat kerja ketika papa pulang aku sudah tidur"jawab gilang


"maafkan papa ya nak,pekerjaan papa di kantor sangatlah banyak jadi papa sering pulang malam"kata galang kepada sang anak


"tidak papa tugas papa sangatlah berat,papa harus bekerja banting tulang demi masa depan gilang"kata gilang


thea selesai mencuci piring dia melihat sang anak sedang berpelukan dengan galang


"ihh,mama gak di ajak"gerutu thea sambil manyun


"mama sini di samping gilang"ajak gilang


thea duduk di samping sang anak,mereka makan bersama setelah selesai makan galang berdiri dan memeluk istri serta anak nya


"makasih ya sayang,kamu sudah memberikan anak terbaik untuk diriku,aku sangat menyayangi kamu"bisik galang kepada thea


meskipun keluarga mereka hanya beranggotakan 3 orang namun kekompakkan


mereka tidak bisa dibantah lagi. hari sudah semakin larut malam mereka memutuskan untuk istirahat akan tetapi galang melakukan olahraga malam terlebih dahulu bersama sang istri.


2 jam kemudian galang sudah merasa puas dia pun merebahkan tubuh nya di kasur


"makasih sayang"ucap terima kasih galang


"iya"kata singkat thea


"sayang itu siapa ya??gilang kan sudah tertidur"tanya galang


"tidak tau,apa jangan jangan orang jahat"jawab thea


mereka kembali bangun namun sebelum itu keduanya memakai baju terlebih dahulu,dengan jalan yang sangat berhati hati mereka melihat keluar tidak ada orang di sana


"kita hubungi kak farel saja,aku takut jika ternyata memang ada penjahat"suruh thea


"kamu takut aku kenapa-kenapa??"tanya galang


"iyalah,aku tidak mau menjadi janda"jawab thea


"jangan ngomong begitu aku juga tidak mau meninggalkan bidadari ku"kata galang


"ya sudah cepat hubungi kak farel,dia sangat menyukai hal hal seperti ini"suruh thea


farel kegirangan mendengar hal seperti itu namun dia mengendap-endap dari tyas terlihat ryan yang masih belum tertidur gegara harus menyelesaikan tugas kampus nya


"papa,mau kemana??"tanya ryan


"hussttt,diam papa mau ke rumah om galang nanti jika mama mu bangun bilang saja papa ada urusan mendadak"jawab farel


farel berlari menuju rumah sang adik(rumah nya farel hanya 10 langkah dari rumah galang)farel melihat seorang lelaki bertubuh besar. lelaki tersebut adalah alvino pemimpin perusahaan alaska


"vino"batin farel


di dalam galang berada di kamar nya anak nya


"pah,gilang takut"kata gilang


galang memeluk sang anak dan istri nya supaya tetap tenang tiba tiba dari balkon nampak sosok bertubuh besar membawa senjata tajam lalu dia memecahkan kaca balkon,galang terus memeluk anak dan istri nya


"keluarga sonohara kalian akan segera lenyap"kata lelaki tersebut


lelaki tersebut mengeluarkan senjata tajam nya dan berniat melukai galang bersama keluarga nya namun sayang farel datang dan memukulnya dari belakang


"dasar gak vino gak si david sama sama nyusahin"gerutu farel