Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
Sadarnya tyas



Di kediaman keluarga zaviero nampak farel yang sudah kembali normal seperti semula farel sedang bermain dengan ryan


"pah,mama tyas kok gak pelnah main sama aku lagi emangnya kenapa??"


Tanya ryan kepada farel


"mama tyas sedang sakit kita doakan semoga dia cepat sembuh biar bisa main sama kamu lagi..."


Jawab farel


"oh begitu,pa kita ke lumah mama tyas yuk.."


Ajak ryan


Farel tidak bisa menolak permintaan anak nya jadi farel menelpon rangga untuk meminta izin kepada rangga dengan senang hati rangga mengizinkan farel langsung menggendong ryan menuju mobil dan pergi ke rumah sang kekasih nya setibanya disana farel masuk bersama ryan mereka di sambut dengan baik oleh keluarga nya tyas sekarang semuanya sudah terungkap bahwa rangga adalah kakak kandung nya tyas


"btw rang,lu mau nikah ya sama sih luna??"


tanya farel kepada rangga


"iya sebenarnya sih gw belum mau nikah karena tyas masih dalam keadaan koma tapi papa nya luna terus memaksa dan mengancam akan menikah kan luna dengan anak dari rekan bisnis nya jika gw masih belum menikahi luna juga.."


Jawab rangga


"njirr,mungkin papa nya luna kebelet pengen punya cucu kali ya..."


Kata farel


Rangga hanya tersenyum kecil farel asyik mengobrol dengan rangga sedangkan ryan berada di kamar nya tyas


"mama bangun donk,aku kangen main sama mama..."


Kata ryan sambil menepuk-nepuk mukanya tyas


Tiba-tiba suatu keajaiban terjadi tyas bangun dari tidur panjang nya selama ini meskipun baru setengah sadar tyas dapat melihat muka balita unyu ryan yang melihat tyas bangun langsung teriak


"papa,mama tyas bangun"


Teriak ryan sangat kencang


Seluruh keluarga nya tyas langsung berlari menuju kamar nya tyas mereka sangat senang melihat tyas sudah sadar dari tidur panjang nya


"akhirnya kamu bangun juga nak.."


Kata mama nya kepada tyas


Tyas hanya tersenyum karena dirinya tidak dapat mengingat bebeberapa kejadian akibat kecelakaan yang dia alami tyas kehilangan setengah ingatan nya dan hanya mengingat beberapa saja seperti nama sahabat-sahabat nya dan orang-orang yang dia sayangi serta detik-detik sebelum mobil nya angga menabrak pohon


"mah,angga gimana??dia terluka lebih para dari pada aku.."


Tanya tyas kepada mama nya


"setau mama angga masih koma,nak.."


Tyas merasa bersalah karena jika tyas tidak meminta angga untuk mengantarkannya maka tidak akan seperti ini


"mah,tyas mau ke rumah angga sekarang juga...."


Pinta tyas


"jangan kamu masih butuh istirahat nak,besok saja kita ke sana nya ya.."


Kata mama nya kepada tyas


Tyas mengerti dan kembali tidur karena dia juga masih pegal-pegal mungkin efek terlalu lama tidur,farel pamit untuk pulang dirinya tampak sangat senang karena tyas sudah sadar


Kebesokan hari nya tyas nampak sudah segar dan siap untuk menuju rumah nya angga setibanya di sana tyas langsung masuk ke dalam membuat harra dan veliska kaget


Tyas sedih melihat angga masih dalam keadaan koma serta sedih melihat natasha seperti sekarang natasha terlihat kurusan karena dia tidak ada nafsu untuk makan


Tyas belum mengetahui jika melly sudah tiada


"nat,maafin gw ya gegara gw angga jadi kayak gini.."


Kata tyas sambil menangis


"gak papa,ini semua takdir.."


Kata natasha dengan bijak


Setelah berbicara dengan natasha,tyas keluar untuk mencari udara segar tyas melihat thea dan galang sedang berduaan tyas menghampiri mereka untuk menanyakan kabar melly


"thea.."


Sapa tyas


"ehh sudah sadar kamu.."


Kata thea yang terkejut


"eh btw kabar nya melly gimana sekarang??apakah dia sudah memiliki kekasih atau jangan jangan sudah menikah??"


Tanya tyas membuat galang dan thea saling bertatap-tatapan


"melly,sudah meninggal dunia karena nyelamatin kak farel dari david dan melly mendonorkan mata nya ke kamu sedangkan jantung nya di donorkan kepada danial.."


Jawab gugup thea


"apaa??jadi mata yang sekarang aku pake itu matanya melly.."


Kata tyas dan menjatuh kan dirinya ke lantai


Thea dan galang berusaha menenangkan tyas butuh beberapa menit untuk mereka membuat tyas tenang setelah tyas terlihat tenang mereka masuk ke dalam rumah