
Tepat pukul jam 1 dini hari Natasha terbangun dari tidurnya..ia berniat ingin ke kamar mandi karena sudah tak tahan ingin menahan hajat kecilnya dia langsung bangun dari tempat tidur nya dan membuka pintu kamarnya namun Natasha melihat Angga seperti sedang kedinginan ia berniat akan mengambil selimut untuk Angga namun hajat kecil nya sudah tak bisa ditahan lagi, Natasha pun segera berlari ke kamar mandi
Beberapa menit kemudian Natasha keluar dari kamar mandi dia langsung menuju kamarnya,dia mencarikan selimut untuk Angga didalam lemarinya dan akhirnya ketemu selimut dari alm.neneknya..setelah menemukan selimut nya natasha segera berjalan menuju Angga yang sedang tidur dan Natasha langsung menyelimuti nya,kemudian nata kembali ke kamarnya.
Angga menyadari bahwa Natasha menyelimutinya karena memang disitu Angga terbangun dari tidurnya dan ingin membuang hajat kecilnya tetapi tiba tiba Natasha terbangun dari tidurnya dan langsung menyelimuti dia,Angga yang masih tersenyum senyum sendiri tiba tiba teringat bahwa tadi ia bangun karena ingin kekamar mandi
"Bukannya gw tadi ingin ke kamar mandi??kok gw jadi pikun seperti Galang sih"
Gumam Angga,lalu ia menuju kamar mandi
Beberapa menit kemudian ia pun kembali merebahkan tubuhnya di sofa,ia masih tak habis pikir ternyata ada cewek yang bisa membuat seorang Angga sonohara kagum dengan dia(Angga masih belum menyadari bahwa itu adalah perasaan sukanya,bukan kagumnya).
Kebesokan harinya
Waktu pukul 05:00 pagi
Natasha masih tertidur dengan lelap nya,namun tiba tiba alarm jamnya berbunyi dan membuat Natasha bangun ia terkejut karena hampir saja dia tidak melaksanakan kewajibannya untuk beribadah dia langsung keluar dan masuk ke kamarnya Danial terlihat Danial dan Galang masih molor dengan lelapnya
Natasha mencoba membangunkan Danial dengan cara menggelitiki nya namun tak berhasil dan akhirnya Natasha mengeluarkan suara emak emaknya
"Daniaaalll,bangunnn...dasar kebooooo"
Teriak Natasha sambil menabok kencang punggung Danial, membuat Danial dan Galang langsung terbangun seketika mereka kaget mendengar suaranya Natasha yang sangat keras itu bahkan mengalahkan suara toa masjid, Angga yang sedari tadi mengintip dari balik pintu terkejut karena suara dan tabokannya Natasha yang bener bener dahsyat
"Gw kira dia kalem,ternyata tidak"
Gumam Angga,ternyata Natasha mengetahui apa yang Angga ucapkan tadi
"Apaaa??maksud Luh gw cerewet??"
Ucap Natasha dengan nada ngegasnya Angga yang mendengarnya pun langsung kaget
"Ehh nggak kok,maksud gw lu cantik banget kek artis artis cewek Korea"
Ucap Angga yang berbohong karena takut kena tabokan seperti Danial tadi
"Ohh.."
Kata Natasha singkat namun ia menatap sinis Angga,Angga yang melihatnya pun langsung nunduk ketakutan
Setelah selesai sholat keempatnya duduk di sofa yang Angga tiduri semalem
"Loh ngga..lu pake selimut??dikasih Ama siapa selimutnya??"
Ucap Danial karena penasaran kenapa ada selimut di sofa tersebut
"Iya...gak tau gw juga pas gw bangun tiba tiba tubuh gw udah ditutupin Ama selimut, mungkin bidadari cantik yang menyelimuti gw ya maklum Angga kan tampan"
Ucap Angga dan membuat Natasha menelan ludahnya, Angga yang melihat tingkah Natasha pun tersenyum
Tiba tiba bi Ijah mendatangi mereka berempat yang tengah asyik berbincang bincang
"Maaf bibi mengganggu...kalian berempat disuruh kebawah dengan nyonya katanya sarapannya sudah siap"
Ucap bi Ijah dan langsung pergi meninggalkan mereka berempat
"Yuk kebawah..gw dah laper"
Ucap Natasha dan langsung menuruni anak tangga rumahnya kemudian diikuti Danial,Angga dan Galang
Setelah sampai di meja makan mereka berempat segera duduk dimeja masing masing kemudian mengambil makanan yang ada di meja..baru saja papa giffard keluar dari kamarnya dan duduk dengan santai dimeja makan tiba tiba kakek Daniel sudah datang dengan wajah sangarnya membuat seisi ruangan tertunduk takut kepadanya terutama papa giffard karena dari dulu mertuanya itu tidak terlalu menyukai nya
"Kesian sekali kamu Angga,nanti akan merasakan seperti yang om rasa"
Kata papa giffard didalam hatinya,karena ia mengetahui meskipun angga adalah keturunan keluarga konglomerat namun tidak berarti bagi kakek Daniel dia akan tetap menguji Angga seperti giffard dulu bahkan lebih parah dari Giffard karena Natasha adalah cucu kesayangannya kakek Daniel jadi dia tidak akan membiarkan dengan mudah cucu nya didapatkan begitu saja dengan lelaki apalagi sekarang banyak sekali lelaki buaya darat yang hanya memandang fisik, kecantikan dan kekayaan kakek Danial tak ingin itu terjadi pada cucu kesayangannya yaitu Natasha
Setelah semuanya sudah selesai makan, Natasha kembali membawakan piring piring kotor dan mencuci nya membuat Angga semakin kagum pada Natasha tanpa sadar Angga terus menatap Natasha namun kakek Daniel mengetahui nya
"Termaksud dirimu Angga,tak kan ku biarkan kau mendapatkan dengan mudah cucuku Natasha"
Ucap kakek Daniel didalam hatinya dan pergi meninggalkan Angga dan ternyata papa Giffard masih berada disana ia bisa membaca pikiran mertuanya tersebut
"Ohh tidak,Angga akan bernasib sama seperti diriku"
Ucap papa Giffard didalam hatinya