Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
kasih sayang seorang ibu



Danial naik ke lantai atas rumah nya Natasha yang melihat wajah asam kakaknya menjadi kepo karena tidak biasanya Danial seperti itu


"Kak, kenapa?? bukannnya kakak abis ngobrol sama papah kok malahan cemberut gitu sih.."


Tanya Natasha


"papah ngelarang gw buat bangun perusahaan sendiri.."


Jawab Danial


"Kakak ngapain bilang ke papah,pasti papah gak bakalan setuju yang dia mau kita memegang perusahaan nya.."


Gerutu Natasha


"Kirain gw papah bakalan setuju soalnya kan segala sesuatu itu tetap harus minta restu dan doa orang tua..."


Kata Danial


"Iya juga sih.."


Kata Natasha


"Udah lah gw capek pengen tidur.."


Kata Danial dan langsung masuk ke kamarnya


"Kita kan belum makan malam kalo misalnya kakak tidur jam segini ntar papah ngiranya kakak marah dengannya,gimana??"


Tanya Natasha


"Bilang aja gw lagi gak enak badan.."


Jawab Danial


"Oke-oke.."


Kata Natasha


Danial langsung menutup pintu kamarnya dan merebahkan tubuhnya di kasur serta memejamkan matanya sedangkan Natasha masih berbaring di sofa sambil menonton drakor kesukaannya


Beberapa menit kemudian bi Ijah Dateng menyuruh Natasha untuk turun karena mau makan malam bersama Natasha langsung turun ke bawah dan duduk disamping kakek nya


"Loh Danial mana,dia gak mau makan malam??"


Tanya mamah Miu yang heran karena tidak ada Danial


"Dia tidur mah,katanya lagi gak enak badan.."


Jawab Natasha


"Oke,nanti mamah samperin ke kamarnya sekarang kita makan dulu.."


Kata mamah Miu


Mereka semua langsung memakan makanan tersebut tetapi giffard kepikiran dengan Danial karena dia menyadari bahwa dia tadi begitu tegas dengan Danial


"Kenapa??"


Tanya kakek Daniel kepada giffard


"Gak papa,pah aku juga agak pusing mikirin perusahaan.."


Jawab bohong Giffard


"Emangnya perusahaan papah kenapa??"


Tanya Natasha


"Gak papa,bukan urusan mu.."


Jawab giffard dan langsung makan


Natasha langsung cemberut karena ucapan papahnya begitu kasar menurut nya karena kesal Natasha juga pergi ke kamar nya membuat Miu heran dengan sikap anak-anaknya akhir ini


"Mereka kenapa ya??kok bisa kompakan gitu sih.."


"Mungkin ada masalah yang mereka sembunyikan dari kalian, misalnya masalah disekolah.."


Jawab kakek Daniel


"Masalah apa?dulu aku aja gak ada masalah pas sekolah kok mereka ada.."


Tanya mamah Miu


"Gak ada masalah disekolah adanya masalah percintaan buat papah stress waktu itu,malahan mamah mu sudah tiada.."


Kata kakek Daniel


Miu hanya bisa menunduk karena benar dulu papah nya ikut turun tangan dalam masalah percintaan nya dengan giffard


"Papah kenapa gak nikah lagi waktu itu??"


Tanya giffard


"Saya sengaja tidak menikah lagi karena ingin fokus mendidik Miu dan melindunginya dari cowok-cowok brengsek yang ada di luaran sana.."


Jawab kakek Daniel


"Termaksud dari kamu waktu itu karena dulu kamu termasuk cowok bandel dan liar seperti tidak mempunyai aturan atau di atur hidup mu.."


Sambung kakek Daniel lagi


Giffard hanya menunduk karena menyadari dia dulu sangat berbeda dengan dia yang sekarang dulu dia sering minum minuman keras, balap-balapan liar,dan melakukan hal-hal negatif lainnya hingga akhirnya dia bertemu dengan Miu,Miu membuat dia kembali ke jalan yang benar


Mereka sudah selesai makan kemudian semuanya kembali ke kamar masing-masing namun giffard dan Miu memilih ke kamar anak-anaknya, giffard ke kamarnya Natasha dan Miu ke kamarnya Danial


Giffard masuk ke kamarnya Natasha betapa kagetnya dia ketika melihat kamar anaknya dipenuhi oleh foto-foto nya Angga sebelumnya kamar itu dipenuhi oleh idola-idola nya Natasha tapi sekarang dipenuhi oleh foto-foto nya Angga


"Perasaan aku baru dua Minggu yang lalu ke kamarnya Natasha kenapa sekarang berubah drastis jadi dipenuhi foto-foto nya Angga padahal dulu foto-foto idolanya.."


Kata giffard di dalam hatinya


Di kamar Danial


Miu sedang mengusap-usap rambut nya Danial sambil tersenyum karena tidak terasa sekarang dia sudah tua padahal baru kemarin rasanya dia masuk sekolah SD


"Danial,kamu tumbuh persis seperti papah mu sama-sama jahil,sama-sama keras kepala tapi sayangnya masih gantengan papah mu.."


Kata mamah Miu


Danial yang masih setengah sadar menjadi kesal mendengar kata tapi masih gantengan papah mu tanpa Danial sadari bibirnya monyong membuat Miu tau bahwa dia hanya berpura-pura tidur


"Mamah tau kamu kesal kan sama papah karena masalah perusahaan tadi mamah dengar kalian beradu mulut karena kamu mau membuat perusahaan sendiri, Danial kamu tau kan betapa sulit nya membangun sebuah perusahaan tidak mudah papah mu membangun perusahaan membutuhkan banyak sekali proses hingga sampai sebesar ini,kamu harusnya menghargai perusahaan kita karena mungkin jika perusahaan itu tidak maju hidup kita tidak seperti sekarang yang sangat berkecukupan apa kamu gak mau mempertahankan perusahaan kita yang sudah sangat membantu??apa kamu mau perusahaan yang sudah dibangun dengan susah payah selama bertahun-tahun oleh papah mu hancur hanya karena anak-anaknya tidak mau ikut mempertahankan.."


Kata mamah Miu kepada Danial


Danial hanya bisa terdiam mendengar perkataan mamah nya


"Nak,papah itu sayang banget sama anak-anaknya dia tidak mau hidup anak-anaknya susah seperti dia dulu yang serba kekurangan mamah yakin kamu pasti juga sangat menyayangi papah kan??kenapa kamu malah membuatnya sedih?? Danial sama Natasha kan anak yang berbakti dan tidak pernah melawan orangtuanya masa hanya karena sebuah perusahaan kalian menjadi seperti ini??"


Tanya mamah Miu membuat Danial mengalirkan air matanya dan langsung memeluk Miu


"Maafin kakak mah, Danial benar-benar minta maaf Danial gak pernah bermaksud membuat papah dan mamah sedih Danial hanya ingin hidup mandiri mah bukan ingin melukai perasaan mamah dan papah yang sudah menjaga dan melindungi Danial dari dalam kandungan.."


Kata Danial sambil memeluk mamahnya


"Sayang,mamah sama papah gak pernah marah sama kamu dan Natasha kok kalian anak-anak yang sangat berbakti malah papah sama mamah sangat bangga mempunyai anak seperti Danial dan Natasha kami hanya ingin hidup kalian jauh lebih baik dari kami dulu bukan bermaksud memarahi kami hanya menegur supaya kamu kembali ke jalan yang benar.."


Kata mamah Miu sambil mengusap-usap rambut nya Danial


"Makasih mah,selalu menyayangi Danial dan Natasha.."


Kata Danial


"Iya sayang sekarang kamu makan dulu ya tadi belum makan nanti sakit kalo gak makan.."


Suruh mamah Miu


Danial langsung memakan makanan yang telah disediakan oleh mamah nya itu sedangkan Miu memandangi nya sambil tersenyum