Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
Hari kesedihan Galang



Galang dan Angga masih sibuk berdiskusi mengenai perusahaannya tiba-tiba teleponnya Galang berbunyi dan ternyata itu dari Tante nya Galang langsung mengangkat panggilan tersebut


"halo Tan.."


sapa Galang namun terdengar suara tangisan dari telepon tersebut


"siapa Lang??"


tanya Angga kepada Galang


"Tante veliska..."


jawab Galang


Setelah beberapa menit menunggu suara di dalam telepon tersebut akhirnya ada suara dengan nada sedih nya


"Galang..."


kata Tante nya sambil namun masih sedikit serak


"iya Tan,kenapa??"


tanya galang yang semakin penasaran


"Nanti Tante dan om akan pulang ke Indonesia bersama orang tua kamu..."


jawab bunda nya Angga


"bagus deh Tan,Galang juga kangen dengan mama dan papa..."


kata Galang yang terlihat senang


Teleponnya terputus begitu saja Galang mengira jika mungkin koneksi nya sedang mengalami gangguan jadi dia biasa saja dia kembali membicarakan perusahaannya bersama Angga dan di dampingi oleh Danial serta natasha


"bunda mau pulang??"


tanya Angga kepada Galang


"iya..."


jawab Galang yang nampak senang


Di perusahaannya giffard mendapatkan kabar buruk dari sahabat nya itu giffard langsung pulang menuju rumahnya tapi harra tidak mengizinkan untuk giffard mengasih tau kepada Galang


"loh, papa tumben pulang cepat ada apa pasti ada apa-apa nih??"


tanya Natasha kepada papa nya yang baru saja sampai


"Hmm,Galang nanti orang tua mu akan pulang jadi lebih baik kamu dan Angga membersihkan rumah ya..."


suruh giffard kepada Galang dan Angga


"siap om..."


kata Angga kemudian menarik Galang untuk pulang ke rumah


Mereka pulang menggunakan mobil nya masing-masing sesampainya di rumah mereka merasa ada sesuatu yang di sembunyikan oleh giffard karena tadi mukanya terlihat habis menangis


"Lang, kira-kira ada apa ya??"


tanya Angga yang kebingungan


"gak tau,udah yuk kita beberes aja..."


jawab Galang


Mereka pun beberes rumah nya setelah beberes mereka memutuskan untuk mandi beberapa menit kemudian mereka selesai mandi mereka kaget melihat banyak sekali orang-orang yang sedang memasang bangku di depan rumah mereka


tanya Angga kepada Galang


"gak tau, mungkin mau ada yang nikahan truss gak muat halaman rumahnya..."


jawab Galang


Mereka tidak mempedulikan orang-orang tersebut mereka fokus pada tugasnya masing-masing malam pun tiba mereka tertidur dengan sangat nyenyak Natasha dan Danial masih duduk bersama kedua orangtuanya


"besok kita datang ke rumah angga ya..."


kata giffard kepada anak anak nya


"emang ada apa sih pah??"


tanya natasha


"ada sesuatu tapi kamu dan Danial wajib memakai baju muslim..."


jawab giffard kemudian pergi ke kamarnya


Natasha pergi menuju kamar nya dia mencoba menghubungi Angga tapi tidak di angkat mungkin sudah tertidur kebesokan hari nya mereka sudah terbangun Natasha dan Danial sedang bersiap-siap setelah selesai mereka turun kebawah terlihat mama dan papanya yang sudah rapih serta wangi Danial Berniat memuji papa nya untuk mendapatkan uang jajan lebih


"wih papa ganteng banget..."


puji Danial


"Hmm,papa tau kok papa emang ganteng tapi kamu memuji papa karena mau mendapatkan uang jajan lebih kan??"


tanya papa nya membuat Danial terdiam


"hehehehe iya pah..."


jawab Danial


"emangnya uang di kartu ATM mu sudah habis??"


tanya papa nya lagi


"belum pah,tapi kan kalo ke kantin sekolah harus pake uang receh bukan pake kartu.."


jawab Danial


"maka nya ambil di bank kamu sih males banget tiduran aja kerjaannya..."


kata mama nya kepada Danial


"kak Danial kan kebo mah..."


ledek Natasha


Danial terdiam giffard yang melihat jam di tangan nya langsung mengajak berangkat anak anak nya itu mereka pun berangkat di sisi lain Angga dan Galang baru saja bangun tidur dia kaget melihat banyak sekali orang-orang yang mengenakan baju muslim


mereka menghampiri orang-orang tersebut betapa kagetnya mereka melihat kedua orangtuanya Galang sedang di bacakan Yasin Galang yang melihatnya langsung jatuh pingsan


"Galang.."


kata Angga yang kaget melihat Galang pingsan


Tidak beberapa lama mobilnya giffard sampai di kediaman Angga mereka kaget melihat Galang yang pingsan Danial dan natasha langsung menghampiri Angga


"Innalilahi.."


ucap Danial yang tidak percaya


Danial berusaha menenangkan Galang sedangkan Natasha mengambil kan minum untuk Galang yang terlihat pucat namun air matanya terus mengalir