Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
Acara lamaran galang



Acara pun berakhir orang orang kembali ke rumah nya masing masing kecuali geng nya angga dan natasha mereka masih mengobrol dengan natasha dan angga


"ehh,minggu depan gw yang bakalan melamar thea.."


kata galang kepada teman-teman nya


"lu melamar kalo gw nikahin luna dua minggu lagi.."


kata rangga yang tidak mau mengalah


"lah,gw disuruh cepetan nikahin si rayya soal nya kata om putra gak baik pacaran lama lama nanti jadi zina..."


kata danial dengan jujur


"apa cuma gw yang mau nikah pas umur 30 tahun??"


tanya farel yang enggan menikah di usia muda


Rangga menjadi kasihan dengan sang adik karena ternyata farel akan menikahi nya saat umur 30 tahun padahal tyas sudah sangat berharap akan di nikahi pada umur 21 biar seperti papa dan mama nya


satu minggu kemudian sekarang giliran galang yang melamar thea di rumah kediaman zaviero terlihat mereka sedang sangat sibuk mengatur semuanya natasha,rayya,dan luna membantu thea untuk merias diri sedangkan rangga membantu danial untuk mengecek semuanya,bukannya sibuk dengan persiapan acara farel dan tyas malah sibuk mengurus ryan yang mulai susah untuk di atur


"ayok mandi.."


ajak farel kepada ryan tapi ryan malah asyik loncat-loncatan di kasur


karena gemas farel menggendong ryan menuju kamar mandi sesampainya di kamar mandi farel menurunkan nya baru saja farel hendak mengambil sabun namun ryan sudah kabur duluan farel kelelahan dan menyerah sekarang giliran tyas yang membujuk ryan


"ryan lupa ya??kita kan mau ada acara masa sih ryan gak mandi,nanti ilang loh ganteng nya.."


kata tyas sambil membujuk ryan untuk mandi


mendengar perkataan tyas,ryan pun langsung mau disuruh untuk mandi sesampainya dikamar mandi mereka melihat farel sedang bersiap-siap


"papa,maafin iyan ya gegala iyan papa jadi kecapean.."


kata ryan yang merasa bersalah


"gak papa nak,ya sudah kamu mandi dulu sana papa mau keluar keluarga sonohara bentar lagi sampai.."


kata farel kemudian pergi dari kamar nya


Farel melihat sang adik yang sudah sangat cantik bagaikan seorang putri


"wow,adik gw cantik bener kayak mendiang bunda.."


puji farel kepada thea


Thea tersenyum malu mendengar perkataan farel baru pertama kali farel memuji dirinya cantik seperti mendiang ibu nya dulu


tanya luna sambil meledek farel


"kalo gw sudah sukses.."


jawab farel


"gini nih,orang yang tidak pernah bersyukur padahal farel sudah sangat kaya raya masih saja bilang belum sukses.."


gerutu natasha


"hmm,gw bukan gak bersyukur tapi sekarang perusahaan gw lagi naik turun apalagi semenjak di tipu sama si alvaro tuh malahan si alvaro kabur.."


kata farel sambil gerutu karena merasa kesal dengan alvaro


"bapak sama anak sebelas duabelas.."


kata thea yang ikutan kesal


"ith sebab nya aku gak mau jadi pacar nya si david.."


kata natasha dengan jujur


Rayya dan luna saling berpandangan satu sama lain karena mereka tidak mempunyai masalah dengan keluarga alvaro sebenarnya si ada tapi itu urusan papa nya


di lantai bawah rumah keluarga zaviero terlihat para tamu undangan yang sudah pada datang tidak beberapa lama keluarga zaviero datang


Mengetahui keluarga sonohara sudah datang thea dan yang lain segera turun ke bawah mereka semua terlihat sangat bahagia meskipun sekarang sudah tidak ada melly tapi thea masih memiliki teman teman cewek nya


mereka berjalan menghampiri galang terlihat galang yang sangat kagum angga berniat usil kepada galang


"galang,ada kodok di kepala lu.."


kata angga kepada galang


"akhh,mana??tolong gw takut sama kodok.."


tanya galang sambil ketakutan


"bercanda doank,ya kali ada kodok beneran.."


jawab danial dengan santai


gegara danial,angga jadi gagal mengerjai galang


thea sudah tiba di samping nya galang,setelah thea datang mereka langsung memulai acara


sama seperti angga,galang juga jongkok dan memakai kan cincin kepada thea cukup lama mereka menghadiri acara akhirnya acara itu selesai