Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
di beri tumpangan



Beberapa jam farel tertidur akhirnya dia telah sampai di bandara tempat dia berangkat yaitu bandara Indonesia


Farel turun setelah mengambil koper nya farel kebingungan dia harus naik apa karena dia tidak menghubungi adik adiknya kasihan ini sudah malam


"Ehh,anak muda yang tadi..."


Sapa nenek yang tadi duduk bersebelahan dengan farel


"Panggil saja saya farel,nek..."


Ujar farel kepada nenek itu


Farel kebingungan harus menaiki apa nenek tersebut penasaran kenapa farel belum juga pulang padahal sudah semakin malam


"Loh,cucu gak pulang ke rumah??"


Tanya nenek tersebut


"Bingung mau pulang naik apa nek, soalnya ini sudah sangat malam pasti keluarga saya juga sudah pada tidur kasihan jika di bangunin..."


Jawab farel


"Ya sudah bareng nenek saja kebetulan nenek di jemput oleh anak-anak buah cucu nenek..."


Ajak nenek tersebut


"Tidak merepotkan nenek kan??"


Tanya farel yang merasa tidak enak


"Tentu saja tidak..."


Jawab nenek tersebut


Farel dianterin menuju rumahnya dengan nenek tersebut sesampainya di depan rumah farel turun dan mengucapkan terima kasih kemudian farel masuk ke dalam rumahnya karena dia begitu merindukan ryan semua keluarga nya sudah pada tidur untung nya farel memegang kunci cadangan jadi dia dapat masuk farel melihat rumah nya yang telihat begitu sepi farel menuju kamar nya


"sebaik nya aku membersihkan diri dulu..."


Kata farel kepada dirinya sendiri kemudian masuk kedalam kamar mandi


Beberapa menit kemudian farel sudah selesai mandi farel merebahkan tubuh nya di kasur dan tertidur kebesokan hari nya farel terbangun dan langsung menuju kamar anak nya terlihat ryan yang masih tertidur pulas dengan wajah polos nya


"ryan,maafkan papa ya harus meninggalkan kamu selama 2 hari..."


Kata farel sambil mengusap-usap kepala anak nya itu


Ryan merasakan tangan sang papa jadi ryan bangun dan benar saja itu adalah papa nya ryan langsung memeluk farel


"papah,kok lama anget sih..."


Gerutu ryan yang sudah sangat merindukan farel


Tanya farel kepada ryan


"iyah,iyan baik-baik ajah..."


Jawab ryan sambil tepuk-tepuk tangan


Farel menggendong ryan dan membawa nya keluar dari kamar thea yang baru saja bangun melihat farel menggendong ryan namun dia mengira bahwa dia masih berada di alam bawah sadar thea tidak mengetahui jika farel sudah pulang


"bentar kok si unyil ryan ikut-ikutan masuk ke dalam mimpi ku ya??"


Tanya thea yang merasa bingung


"ihh tante,iyan bukan unyil iyan itu ganteng tau..."


Kata ryan dengan nada kesal nya karena thea selalu memanggil ryan dengan sebutan unyil


Farel tersenyum melihat tingkah anak dan adik nya itu


"dik,duduk sini kita makan bareng..."


Ajak farel


"bukannya ini mimpi??kok bisa terdengar jelas ya suara nya??"


Tanya thea yang masih setengah sadar


"ini nyata adik ku sayang...."


jawab farel kepada Thea


Thea hanya terdiam karena dia belum konek sama sekali maklum meskipun cantik Thea itu Lola alias loading lama apalagi kalo baru saja bangun tidur Thea masuk ke dalam kamar mandi dan mandi sedangkan farel sedang bermain bersama Ryan sesudah mandi Thea menuju lantai bawah rumah nya


terlihat Thea sudah sangat cantik dan wangi


"mau kemana dek??"


tanya farel kepada Thea


"ke rumahnya Galang kak,biasa aku menghibur Galang..."


jawab Thea sambil malu-malu


"oh,ya sudah hati hati di jalan ya..."


kata farel kepada Thea


Thea pun jalan menggunakan mobil nya di dalam perjalanan dia begitu senang karena bisa berjalan-jalan dengan sang kekasih