Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
Kejujuran



Danial yang menyadari bahwa Natasha berada diatas langsung beranjak naik ke lantai 3 kemudian diikuti oleh Angga dan Galang


Mereka melihat Natasha sedang rebahan di sofa sambil menonton televisi, kemudian Danial pun menghampiri adeknya secara perlahan lahan dan duduk di sofa yang Natasha tiduri tanpa sadar Natasha tidur dipangkuan kakaknya


Danial tersenyum melihat Adek kesayangannya itu yang sedang tertidur


"Tidak akan aku biarkan satupun orang yang berani menyakiti dan melukai perasaan mu jika mereka sampai menyakiti dan melukai perasaan mu...sama saja mencari mati dengan keluarga giffard"


Ucap Danial dan mengusap usap kepala sang adik, Galang dan Angga yang mendengarnya pun merinding seketika karena sudah mengetahui betapa kejamnya keluarga giffard terutama Danial


Tiba tiba Natasha terbangun dari tidurnya


"Kak Danial"


Kata Natasha yang masih setengah sadar itu namun Danial hanya tersenyum


Angga dan Galang yang melihatnya pun terharu dengan persaudaraan Danial dan Natasha yang begitu harmonis


Tiba tiba bi Ijah menghampiri mereka berempat


"Permisi tuan muda...kalian sudah ditunggu dibawah oleh nyonya dan tuan untuk makan malam"


Kata bi Ijah kepada Danial,kemudian bi ijah pun langsung turun lagi


"Yuk kebawah"


Ucap Danial kemudian langsung menuruni anak tangga dan di ikuti oleh Natasha,Angga serta Galang


Ketika mereka sampai bawah betapa kagumnya mereka dengan pemandangan rumahnya yang sangat mewah dan elegan itu,mereka berempat pun segera menuju meja makan


"Mah... sebenarnya ada apa sih??kenapa rumah kita di hias seperti ini,mau ada acara??"


Tanya Natasha kepada mamahnya dan duduk disamping Danial sedangkan Angga dan Galang duduk bersebelahan


"Iya nak..mau ada acara dirumah ini"


Ucap mamahnya kepada Natasha


"Acara apa mah??apakah acaranya begitu besar hingga membuat rumah kita dihias bahkan sampai membuat kakek Dateng ke Indonesia"


Ucap Natasha kepada sang mamah, sedangkan danial,Angga,Galang dan papah giffard pun hanya terdiam


Tiba tiba kakek Daniel Dateng seketika papah giffard pun langsung menunduk ketakutan


"Iya nak,acaranya begitu besar dan mewah bahkan dihadiri oleh semua keluarga konglomerat"


Kata kakek Daniel kepada Natasha kemudian duduk disampingnya papah giffard


"Uwaw..acara apaan tuh??kok Natasha gak dikasih tau sih,kan kalo gitu Natasha bisa ikut bantu bantu"


Kata Natasha kepada kakeknya


"Acara perjodohan"


Ucap kakeknya dan membuat Natasha yang sedang minum pun keselek


"Kak Danial mau di jodohin??pasti Ama salah satu anak konglomerat juga kan"


Tanya Natasha kepada kakeknya,Danial yang mendengarnya pun sedikit kesal karena membawa bawa nama dia


"Bukan njirr,bukan gw"


Ucap Danial seketika


"Siapa truss nya??aku'-'??


Tanya Natasha dengan polosnya


"Iya..."


Jawab singkat papahnya


"Whattt??hah??apa??dengan siapa??manusia??"


Ucap Natasha dengan sedikit mengeluarkan jiwa emak emaknya


"Iyalah sama manusia... emangnya lu mau sama buaya??"


Kata Danial yang sedikit kesal dengan ulah adiknya tersebut


"Siapa??jangan bilang kalo itu farel karena kan pasti kakek jodohin aku dengan sesama anak konglomerat juga"


Kata Natasha dan membuat semua orang yang sedang makan itupun terdiam


"Kamu kenal dengan farel??"


Tanya kakeknya pada Natasha


"Kenal,banget malahan..dia ngejar ngejar aku dari dulu tapi aku cuekin abisnya dia buaya sih"


Kata Natasha dengan polosnya


"Farel suka Ama lu??"


Tanya Danial dengan wajah serius nya


"Iya.."


Jawab Natasha dengan santainya


"Sejak kapan?? kenapa gw gak tau??"


Tanya Danial lagi


"Sejak SMP kelas 7 bahkan sampai sekarang dia masih nyepam chat ke aku tapi aku gak pernah bales"


Kata Natasha dengan polosnya


Mereka semua terdiam mengetahui bahwa Natasha adalah incarannya farel


Tiba tiba ponsel Natasha berdering


Dan ternyata itu adalah telfon dari farel,Danial yang melihatnya pun kaget karena farel benar benar mengincar adiknya


"Dek..ada telfon noh,angkat dulu gih"


Kata Danial yang memberi tahu Natasha


"Males ahh...yang nelfon farel kalo misalnya yang nelfon cogan lain aku mau angkat"


Ucap Natasha,seakan akan ia tidak takut sama sekali dengan farel


Setelah semuanya selesai makan natasha membantu bibinya untuk mencuci piring


"Ayok ke ruang kerja om..kita akan membicarakan ini"


Ucap papa giffard yang sudah kembali normal lagi


Trio DAG pun langsung mengikuti papa giffard dan kakek Daniel


Setelah semuanya masuk kedalam ruang kerja papa giffard mengunci pintunya supaya tidak ada yang bisa masuk kecuali orang orang yang sudah ada di dalam


"Bagaimana ini...ternyata Natasha di incar oleh seorang pria kejam dan berbahaya tersebut/farel"


Kata papa giffard dengan nada bingungnya karena ia sudah mengetahui kekuatan keluarga zaviero mereka begitu kuat dalam berbisnis meskipun tetap perusahaan sonohara lah yang nomor 1


Kata Danial dengan nada kesalnya


"Iya papah dengar,namun farel itu cukup berbahaya nak...bisa saja suatu saat dia berusaha merusak hubungan angga dan Natasha bahkan bisa saja dia mengadu domba keluarga Giffard dengan keluarga sonohara"


Kata papa giffard dengan nada cemasnya,ia tak ingin putri semata wayangnya kenapa kenapa namun ia lebih tak mau jika putrinya jatuh ke tangan pemimpin keluarga zaviero tersebut/farel


Semuanya terdiam termaksud kakek Daniel ia tak tau jika masalahnya akan rumit seperti ini


"Satu satunya cara adalah mempercepat pernikahan"


Ucap kakek Daniel seketika membuat semua orang yang berada didalam ruangan tersebut memandang nya


"Tidak.. Natasha masih kecil,dia masih harus mengurus perusahaan keluarga giffard terlebih dahulu"


Kata papa giffard dengan tegasnya


"Benar itu..rasanya baru kemarin Danial menggendongnya,rasa baru kemarin Danial berebutan balon dengan Natasha dan satu lagi Danial saja masih jomblo kek..ya kali Danial dibalap sama Adik sendiri"


Ucap Danial yang setuju dengan perkataan papahnya


"Ya sudah terserah kalian saja"


Ucap kakek Daniel


Kemudian mereka keluar dari ruang kerja papah Giffard dan terlihat mamah Miu sedang mematung di depan,ketika semua orang itu bubar mamah Miu segera menghampiri papah giffard


"Gimana pa..jadinya??"


Tanya mamah Miu


"Ya gitu...kita doakan saja semoga farel tidak berusaha merusak hubungan angga dan Natasha nanti"


Ucap papa giffard dengan nada pasrahnya


Trio DAG pun naik ke lantai atas untuk beristirahat namun mereka malah melihat Natasha sedang melamun di sofanya lalu mereka bertiga menghampiri Natasha


"Kenapa dik??"


Tanya Danial kepada adiknya


"Apakah kakak tau,siapa yang akan dijodohkan dengan ku??"


Tanya Natasha Kepada kakaknya


"Tau... bahkan kakak sangat mengenalnya"


Jawab Danial


"Siapa?? bagaimana sifat dan sikapnya apakah seperti farel??"


Tanya Natasha


"Tidak,dia sangat kalem..kenapa emangnya farel??"


Tanya balik Danial kepada Natasha,Galang dan Angga pun yang mendengarnya hanya terdiam saja


"Nyebelin,ngeselin dan buaya"


Jawab natasha


"Ohh"


Kata Danial


"Siapa kak,cowok tersebut??"


Tanya Natasha lagi


"Besok kamu juga mengetahuinya"


Jawab Danial


"Bukan farel kan??"


Tanya Natasha


"Bukan"


Jawab Danial


"Apakah dia ganteng??"


Tanya Natasha dan membuat Danial melirik kearahnya


"Lu nanya Ama gw..gw kan cowok ya kali muji sesama cowok njirr,tapi bagi cewek cewek sih ganteng kek oppa oppa Korea gitu"


Jawab Danial


"Seganteng para husbu husbu ku??"


Tanya Natasha lagi


"Gak tau...selera Luh itu aneh,cowok standar dibilang cakep sedangkan cowok cakep dibilang standar"


Kata Danial kemudian menuju kamar mandi namun Natasha masih terus menghalangi nya


"Sudah sana tidur besok kamu harus ke salon"


Ucap Danial kepada adiknya


"Lah..emangnya besok aku gak sekolah??"


Tanya Natasha


"Tidak,karena besok kan besok acaranya"


Ucap Danial


"Bukannya itu malem,kenapa aku sampai gak masuk sekolah segala"


Ucap Natasha


"Emangnya lu gak mau terlihat cantik di depan tuh Cowok??"


Tanya Danial Kepada Natasha


"Aku kan sudah cantik,lagian aku ingin mengujinya terlebih dahulu...takutnya dia seperti farel hanya memandang dari mukanya saja"


Ucap natasha dengan bangga nya,dia tak tau bahwa cowok yang dimaksud Danial ada di deketnya yaitu Angga


"Iya iya..terserah lu aja"


Kata Danial dan langsung berlari ke kamar mandi karena sudah tak tahan ingin membuang hajat kecilnya


Kemudian Natasha duduk di sofa bersebelahan dengan Angga


"Semoga aja.. sifat dan sikap nya cowok tersebut tidak berbeda jauh dengan Danial"


Gumam Natasha namun Angga dapat mendengar nya


Kemudian Natasha pun segera masuk kedalam kamarnya begitu juga dengan Galang dan Angga yang tidur disofa tersebut seperti biasa menarik sofa tersebut dan menidurkan tubuhnya serta menutupi sebagian badannya dengan selimut